Leo mendapati hobi barunya dengan menjadi fansite seorang member dari grup O’Clock, Baera. Namun, Leo harus melihat batasan itu sebagai penggemar dengan idola, bukan laki-laki dengan perempuan.
Leo mendapati hobi barunya dengan menjadi fansite seorang member dari grup O’Clock, Baera. Namun, Leo harus melihat batasan itu sebagai penggemar dengan idola, bukan laki-laki dengan perempuan.
Jejak yang Dibajak Penulis: Dyah Pramesti Purbowati – Universitas Negeri Jakarta Jiwa menatap ponsel miliknya kala banyak notifikasi yang ia dapatkan setelah beberapa saat lalu ia sengaja mengunggah sebuah poster sampul buku buatannya yang akan segera diangkat menjadi sebuah film layar lebar. Namanya kini semakin dikenal di kalangan masyarakat. Banyak orang yang mulai mengundangnya di… Continue reading Jejak yang Dibajak
Semuanya Untuk Ibu Penulis: Richie Kenza Efruan – UKI Sejak bokap meninggal dua tahun lalu, rumah ini kerasa kayak kapal bocor yang cuma bisa diselametin sama Kak Reno sendirian. Dia kerja serabutan: kadang narik barang, kadang jadi tukang cat, kadang nganterin pesanan pakai motor tua peninggalan bokap. Sementara nyokap, makin hari makin kurus. Nafasnya berat,… Continue reading Semuanya Untuk Ibu
Kala yang terlarang disiasati sedemikian rupanya, maka konsekuensi terburuk adalah jawabannya.
Serba-Serbi Duniawi Dyah Pramesti Purbowati – Universitas Negeri Jakarta Menatap ponsel selama berjam-jam menjadi aktivitas yang tak pernah membosankan bagi Arin. Entah ketika masih di kelas, pulang sekolah, sebelum tidur, hingga ketika baru bangun tidur pun ponsel merupakan benda yang selalu keberadaannya ada di tangannya. Menyelami aplikasi video singkat menjadi kegiatan rutin yang tak pernah… Continue reading Serba-Serbi Duniawi
Cinta yang Sia-Sia Penulis: Richie Kenza Efruan – UKI Rabu pagi itu lagi mendung dan hampir gerimis, gue langsung memutuskan untuk pergi ke sekolah setelah persiapan. Gue juga memutuskan untuk sarapan di rumah makan deket sekolah, ya sekalian bayar hutang nasi bakar dan tempe goreng yang belom gue bayar kemarin siang. Gue juga memutuskan untuk… Continue reading Cinta yang Sia-Sia
Kalau kakinya copot, masih bisa dimainkan, begitu pula kalau tangannya copot, tetapi kalau kepalanya copot, bisa apa kita?
Cantik Itu Kuasa Penulis: Dyah Pramesti Purbowati – Universitas Negeri Jakarta Tamara memandang dirinya di depan cermin. Ia terlihat sangat cantik di sana, tubuhnya yang gembul dengan beberapa lemak yang terlihat di bawah dagunya tak menjadi fokus utamanya. tatapan nya justru jatuh pada sebuah kalung yang baru saja datang setelah ia membelinya dari toko online… Continue reading Cantik Itu Kuasa
Jangan Remehkan Aku Penulis: Richie Kenza Efruan – UKI Kalau kalian pernah lihat siswa yang duduk paling belakang, kaki selonjor, headset nyangkut di leher, dan tangan asyik corat-coret sesuatu yang bukan catatan pelajaran… ya, itu gue. Murid kelas 11 yang, katanya, paling bandel se-sekolah. Duduk di pojokan belakang kelas bareng tiga sahabat gue: Jerry, Firman,… Continue reading Jangan Remehkan Aku
Menembus blackhole? Siapa takut!