WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Catatan untuk Para Pemberani yang Sedang Menyembuhkan Diri.

Jika kamu sedang dalam proses penyembuhan diri dari gangguan kesehatan mental yang lalu-lalu, perlu diingat bahwa kamulah Si Juru Kunci dari tim penyembuh itu! Semangat!

Proses penyembuhan diri dari salah satu isu kesehatan mental merupakan hal yang tidak mudah dilakukan. Meskipun sulit, namun bukan berarti ini adalah hal yang mustahil ya, Sunners. Justru sebaliknya, proses penyembuhan sangat memungkinkan terjadi. Tapi satu langkah paling penting dan paling utama adalah: kita perlu mendapatkan pertolongan profesional.

Tapi sebelum membahas lebih lanjut, sebetulnya bagaimana, sih, arti “penyembuhan” dalam kasus yang berhubungan dengan kesehatan mental?

Menurut rethink.org, proses penyembuhan ini dibagi ke dalam dua jenis, yaitu: Clinical recovery, yang berarti dokter atau tenaga kesehatan profesional yang menangani melihat bahwa sudah tidak ada gejala gangguan kesehatan mental pada diri kita. Namun, ternyata seperti yang kita tahu, arti sembuh tidak sesempit itu. Maka selain clinical recovery, ada pula personal recovery.

Personal recovery berarti kita bisa menjalani hidup yang penuh arti, atau hidup yang kita rasa lebih stabil dari sebelumnya. Ini juga berarti “penyembuhan” bukan hanya sekadar keadaan yang membaik, namun juga ada keinginan dalam diri kita untuk mencapai kehidupan yang penuh energi dan bahagia.

Proses penyembuhan membutuhkan waktu yang berbeda-beda. Bisa lama, bisa juga sangat cepat. Nggak perlu khawatir kalau waktu yang kita ambil untuk proses itu rasanya sangat lama. Semua orang punya lini masanya sendiri.
Dan perlu diingat juga, bahwa kita bisa melakukan proses itu dengan cara kita sendiri. Tidak ada cara yang salah atau cara yang benar, karena mungkin saja prosesnya akan berbeda untuk setiap individu.


Untuk minggu ini Sunday akan memberikan sedikit catatan yang juga bersumber dari rethink.org untuk kita semua yang mungkin saja sedang membutuhkan. Di dalam catatan ini akan dituliskan secara singkat apa saja, sih, yang dapat membantu kita untuk terus berproses dalam penyembuhan?

1. Harapan. Jika rasanya sangat sulit berharap untuk kesembuhan, kita bisa membaca-baca tentang “recovery journey” penyintas atau survivor lain yang berhasil melalui masa sulitnya. Hal itu bisa membantu kamu untuk terus berharap, karena jelas harapan yang kita punya sangatlah luas. Informasi-informasi tersebut bisa kita akses dari berbagai sumber di internet, lho. Jadi jangan khawatir, ya, kamu nggak sendiri.

2. Penerimaan. Menjadi realistis, mengakui, dan menerima bahwa terdapat gangguandan kesulitan yang menyebabkan kita sakit. Hal itu akan sangat membantu proses penyembuhan terasa lebih cepat. Menerima juga dapat mengubah sisi pikiran negatif dalam diri kita menjadi hal yang lebih positif.

3. Kontrol. Mengontrol diri. Kita adalah kontrol dari diri kita. Pilah apa saja yang menjadi pemicu dari ketidakstabilan mental kita, lalu hindari. Pilih apa saja yang membuat kita merasa lebih berharga, lalu jalani.

4. Kestabilan. Kekhawatiran terhadap tempat tinggal dan finansial tak jarang menjadi pemicu dari gangguan mental. Maka pastikan kita berada di tempat yang nyaman untuk mempercepat masa penyembuhan. Home Sweet Home~

5. Hubungan. Hubungi kembali teman yang sudah dikenal, khususnya mereka yang mampu membuat kita tetap stabil, dan positif. Baik secara tatap muka, maupun secara daring via pesan, telepon, atau panggilan video. Meskipun begitu, kita tidak perlu menyinggung tentang kesehatan mental kita kok, jika kita merasa tidak nyaman. Jika karena satu atau dua hal kita tidak bisa berhubungan dengan teman-teman, jadikan keluarga sebagai tempat bercerita, karena mereka adalah harta paling berharga.

6. Kelompok pendukung. Menjadi bagian dari forum tertentu akan membantu menjadikan kita lebih baik. Kita bisa berbagi pengalaman dan mendapatkan dukungan dari sesama pejuang.

7. Perawatan profesional. Meminta bantuan profesional, seperti melakukan terapi, menjalani perawatan khusus, meditasi, dan banyak lagi.

8. Gaya hidup. Perubahan kecil dalam gaya hidup dapat meningkatkan keadaan menjadi lebih baik. Perubahan itu bisa berupa melakukan hal rutin seperti sarapan di jam 7 pagi. Atau bisa juga dengan mempelajari hal baru, seperti menjadi relawan, berkeliling kompleks memberi makan kucing liar, dan sebagainya.

Kita juga bisa mengubah jam tidur, biasanya seseorang dengan gangguan kesehatan mental juga akan mengalami gangguan tidur. Hal ini bisa kita hindari dengan cara menggunakan kasur hanya saat jam tidur saja, mengurangi konsumsi kafein, tidur dalam dengan lampu yang redup atau dimatikan, dan memastikan tempat tidur kita bersih dan rapi.

 

Kita semua memang bisa mendapatkan nasihat, dukungan, rekomendasi, bantuan, dan bahkan cinta dari banyak pihak. Namun yang paling utama dalam proses penyembuhan dari gangguan kesehatan mental adalah diri kita sendiri. Perlu diingat juga, pencapaian sekecil apapun dalam proses ini adalah tetap suatu pencapaian. Maka jangan lupa beri hadiah atau ucapan selamat untuk diri sendiri. Jangan terlalu galak pada diri sendiri, ya, Sunners! <3

Ditulis Oleh: Dewi Sulistia, Universitas Negeri Jakarta.

Leave A Comment