Penulis: Lisa Ariyani – SMKN 48 Jakarta
Legenda Bloody Mary dikenal luas sebagai permainan ritual menyeramkan yang populer di Amerika Serikat dan Inggris, terutama di kalangan remaja. Cerita ini menyebutkan bahwa sosok arwah perempuan dapat muncul di cermin ketika namanya dipanggil berulang kali dalam ruangan gelap. Tradisi ini sering muncul saat Halloween atau acara menginap bersama teman. Dalam kajian folklor, kisah ini dikategorikan sebagai urban lejen yang berkembang secara lisan dan terus berevolusi dari generasi ke generasi.
Cerita ini kemungkinan besar bukan kisah hantu nyata, tapi berasal dari ritual ramalan masa lalu. Di beberapa versi tradisional, terutama dari abad ke-19 dan awal abad ke-20 di Barat, anak perempuan akan berdiri di depan cermin yang redup sambil memegang lilin lalu memanggil nama “Bloody Mary” berulang kali untuk melihat wajah calon suaminya di masa depan. Jika mereka “beruntung”, wajah itu muncul; kalau tidak, yang terlihat malah tengkorak atau bayangan menyeramkan.

Sebutan “Bloody Mary” awalnya dipakai sebagai julukan untuk Mary I dari Inggris, ratu abad ke-16. Ia punya reputasi sebagai pemimpin yang kejam karena mengeksekusi ratusan orang Protestan demi menerapkan agama Katolik, dan itu jadi sumber nama ini dalam budaya populer, meskipun tidak ada bukti kuat bahwa cerita hantu cermin langsung berasal dari dirinya. Karena legenda ini berkembang lisan dari generasi ke generasi, banyak versi berbeda tentang siapa Bloody Mary dan mengapa dia muncul dari cermin.

Legenda terebut adalah contoh urban legend yang terus berubah bentuk dari waktu ke waktu, berkembang lewat cerita yang dibisikan dari satu orang ke orang lain. Mitos ini punya banyak versi, nggak punya satu “fakta sejarah” yang pasti, dan lebih jadi bagian dari budaya populer horor daripada kejadian nyata. Kamu berani nyobain ritual ini gak nih? Sebaiknya jangan ya, apalagi buat kalian yang penakut, hihihi.
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.