Nama Penulis: Qonita Azzahra Prinindya Puteri
Semarang, 24 Desember 2025 — Kegigihan Galuh Amanda Putri, mahasiswa S1 Ilmu Hukum Universitas Semarang (USM) asal Kabupaten Demak, berbuah manis ketika ia menerima langsung surat resmi penerimaan Djarum Beasiswa Plus pada 1 November 2025 lalu. Dirinya berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos dalam seleksi nasional Djarum Beasiswa Plus Angkatan 41 Tahun 2025/2026. Di tengah persaingan ketat yang melibatkan ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, capaian ini menjadi bukti nyata atas konsistensi dan kemandirian yang ia bangun selama menempuh semester 5. Didorong motivasi mulia untuk meringankan beban orang tua, Galuh membuktikan bahwa kerja keras yang dilakukan dalam diam tetap mampu membuahkan hasil gemilang di kancah nasional. Keberhasilannya menjadi Beswan Djarum bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan manifestasi dari keyakinan diri bahwa setiap usaha mandiri yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan menemukan jalannya.
“Yang membuatku kepikiran untuk mendaftar Djarum Beasiswa Plus kali ini yaitu ingin meringankan beban orang tua, ingin menjadi bagian keluarga Beswan Djarum, dan merasa tertarik serta tertantang karena kata orang prosesnya sulit. Maka dari itu aku ingin membuktikan kalau kita berusaha, pasti apa yang diinginkan bisa tercapai,” ungkap Galuh Amanda Putri. Ia menjelaskan bahwa seluruh persiapan dijalaninya secara mandiri, mulai dari belajar materi tes daring melalui YouTube dan media sosial, hingga mengenali lebih dalam potensi diri sendiri. Meski begitu, restu orang tua dan doa tetap menjadi pondasi utama yang selalu ia pegang teguh dalam setiap tahapan seleksi.

Di luar kesibukan akademik, Galuh merupakan sosok organisatoris yang aktif menjabat sebagai Wakil Ketua Umum UKM Pengawal Ideologi Bangsa (PIB) Universitas Semarang dan Sekretaris II UKM Seni Tari. Dedikasinya juga meluas ke ranah sosial melalui KSR PMI Kabupaten Demak, keterlibatan dalam berbagai seminar serta kompetisi nasional, hingga dipercaya menjadi juri Pekan Olahraga dan Seni di Demak. Prestasi puncaknya di luar kampus tercatat saat ia terpilih sebagai Duta Kepemudaan Indonesia 2024, sebuah portofolio yang membuktikan kemampuannya dalam manajemen waktu antara pendidikan, organisasi, dan pengembangan diri.
Memasuki tahap wawancara yang menjadi fase paling krusial dalam seleksi Djarum Beasiswa Plus, integritas, pola pikir, dan kepribadian Galuh diuji secara mendalam di tengah persaingan ribuan peserta se-Indonesia. Meski sempat menghadapi keraguan hingga dibanding-bandingkan oleh lingkungan sekitar, ia tetap teguh pada prinsipnya. “Secara pribadi, saya tidak pernah ragu jika sudah memulai sesuatu, karena semboyan saya adalah ‘selesaikan apa yang sudah dimulai’. Keraguan dari orang lain justru menjadi katalisator bagi saya untuk membuktikan hasil akhir yang maksimal. Alhamdulillah, saya berhasil lolos menjadi Beswan Djarum,” jelasnya.

Menutup ceritanya, Galuh memberikan pesan motivasi bagi mahasiswa USM dan generasi muda yang tengah berjuang mengejar mimpi. Ia mendorong rekan sejawatnya untuk terus memperluas cakrawala pengetahuan dan tidak berhenti berikhtiar. “Tetap semangat dan teruslah belajar hal-hal baru. Berusaha, berikhtiar, serta berserah diri dengan keyakinan penuh kepada Tuhan. Percayalah pada kemampuan diri sendiri, karena proses yang sungguh-sungguh tidak akan pernah mengkhianati hasil,” pesannya optimis.
Keberhasilan Galuh Amanda Putri menjadi penegasan bahwa perpaduan kerja keras, konsistensi, dan keyakinan mampu menembus ketatnya seleksi nasional. Capaian ini tidak hanya menjadi inspirasi bagi mahasiswa Indonesia, tetapi juga semakin memperkuat posisi Universitas Semarang dalam jajaran perguruan tinggi pencetak mahasiswa berprestasi di kancah nasional.
*****
Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.