Majalah Sunday

Review Novel Seribu Wajah Ayah

Penulis: Aurora Nicole Irasti Sunarto – Universitas Sanata Dharma

Hai Sunners, berikut ulasan dari Novel Seribu Wajah Ayah karya Nurun Ala. Novel ini mengangkat tema mengenai Ayah yang membuat siapa saja yang membacanya hanyut dalam narasi yang dibawakan oleh sang penulis. Novel ini mengusung tema nostalgia dan penyesalan yang mengisahkan perjalanan seorang anak dalam menjelajahi kenangan-kenangan bersama ayahnya melalui beberapa keping foto dalam sebuah album lawas.  

Sinopsis Novel

Sosok “kamu” yang diceritakan dalam novel ini menggunakan sudut pandang sang anak. Dia lahir sebagai piatu karena ibunya meninggal saat melahirkannya. Ayahnya berperan sebagai orang tua tunggal yang membesarkannya. Dia mengenang kisah bersama ayahnya melalui beberapa foto kenangan dalam sebuah album lawas. Dia berasal dari keluarga sederhana dan hidup berkecukupan serta menerima kasih sayang tulus dari ayahnya.

Ayahnya sangat menyayanginya dengan mengurusnya setiap hari. Saat dia tamat SMP, dia dan teman-temannya merayakan kelulusan dengan mencoret-coret seragam sekolah hingga pulang larut malam. Hal ini membuat ayahnya marah dan dia menyesali perbuatannya. Saat SMA, dia menjadi salah satu anggota paskibra tingkat kabupaten. Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan ke kampus impiannya. Selama kuliah, dia jarang pulang karena sibuk dengan urusan kuliah. Saat wisuda ayahnya sangat senang bisa bertemu lagi dengan anaknya tersebut setelah lama tidak bertemu. Dia membawa kabar bahwa dia berhasil diterima S2 di luar negeri. Ayahnya keberatan memberi izin karena ingin anak satu-satunya itu selalu dekat dengannya.

Meskipun begitu, dia tetap teguh pada keinginannya untuk berkuliah di luar negeri yang membuat ayahnya kecewa. Saat dia berada di luar negeri, dia mencoba untuk menghubungi ayahnya namun tidak mendapat jawaban sama sekali dari ayahnya. Sehingga suatu saat dia mendapat kabar dari pamannya bahwa ayahnya tersebut telah meninggal dunia karena sakit akibat memiliki banyak pikiran. Kemudian dia merasa sangat terpukul dan menyesali perbuatannya tersebut. 

Seribu Wajah Ayah, sebuah novel bertema nostalgia dan penyesalan seorang anak dalam menjelajahi kenangan-kenangan bersama ayahnya.
Ilustrasi ayah dengan anak. Picture by Unsplash.

Kelebihan dan Kekuarangan Novel

Novel ini memiliki ukuran font tulisan yang pas sehingga terasa nyaman saat membaca dan bahasa yang digunakan oleh penulis mudah untuk dipahami. Juga terdapat beberapa gambar ilustrasi yang menarik sehingga tidak membosankan untuk dibaca. Akan tetapi, pembahasan novel terkadang membuat bosan membaca karena banyak sekali membahas tentang kutipan-kutipan dari penulis, tokoh, nabi atau sahabat nabi yang membuat jalan cerita pada novel tersebut terlalu lama dijeda.

Novel Seribu Wajah Ayah. Picture by edukasi.kompas.com.

Novel ini menarik untuk dibaca karena di dalamnya banyak pembelajaran yang kita dapati untuk menerapkannya dikehidupan kita sehari-hari seperti kita sebagai anak wajib menghormati dan berbuat baik kepada orang tua kita. Bagaimana Sunners, apakah kamu tertarik untuk membaca buku ini?

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 41