Majalah Sunday

Rekomendasi Tempat Wisata Semarang yang Bersejarah
dan Dapat Kamu Kunjungi Saat Sedang Singgah di Semarang!

Penulis: Aurora Nicole Irasti Sunarto – Universitas Sanata Dharma

Hai Sunners, kamu pasti tidak asing kan dengan Semarang, sebuah kota di Jawa Tengah yang terletak di sebelah utara. Hal apa yang tidak asing bagimu mengenai Semarang apakah tempat wisata, kuliner, atau hal-hal menarik yang berada di Semarang? Berikut aku rekomendasikan tempat wisata sejarah yang dapat kamu kunjungi ketika singgah di Semarang. Bisa menjadi pilihan destinasi wisata untukmu selain Lawang Sewu yang terkenal dan iconic.

Kota Lama Semarang

Kota Lama Semarang merupakan sebuah kawasan cagar budaya di mana terdapat banyak gedung tua dan bersejarah peninggalan Hindia Belanda yang berusia ratusan tahun. Pada masa itu, kawasan Kota Lama ini dialokasikan sebagai pusat pemerintahan. Arsitektur gedung-gedung tua ini bergaya Eropa yang khas dengan pintu utama dan jendela berukuran besar, mempunyai dekorasi, serta langit-langit bangunan yang tinggi. Beberapa spot iconic yang berada di seputaran kawasan ini yang menarik untuk dikunjungi seperti Gereja Blenduk, Taman Srigunting, Gedung Asuransi Jiwasraya, Gedung Bank Mandiri Mpu Tantular, Rumah Akar, Gedung Oudetrap, Semarang Art Gallery, De Spiegel, Marba, dan lain sebagainya.

Kota Lama Semarang. Picture by wonderfulindonesia.co.id
Kota Lama Semarang. Picture by wonderfullindonesia.co.id.

Klenteng Sam Poo Kong

Klenteng Sam Poo Kong, juga dikenal sebagai Klenteng Gedung Batu, adalah klenteng Cina tertua di Semarang, ibukota provinsi Jawa Tengah. Bangunan ini mempunyai luas 1.020 meter persegi serta dipengaruhi oleh gaya arsitektur Cina dan Jawa abad ke-14. Klenteng ini dicat dengan warna merah yang megah dan atap pagoda berlapis tiga khas Asia Timur. Pondasi klenteng ini pertama kali dibangun oleh Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah Muslim dari Cina Daratan. Setelah beberapa waktu, Cheng Ho meninggalkan Jawa tetapi banyak pengikutnya yang memutuskan untuk tetap tinggal menetap di daerah itu dan menikah dengan penduduk setempat. Pada 1704, kuil dan gua yang asli runtuh karena tanah longsor. Masyarakat setempat membangunnya kembali pada 20 tahun kemudian di lokasi berbeda yang lebih dekat dengan pusat kota. Kuil tersebut berfungsi dengan baik sebagai tempat ibadah dan tempat suci menghormati Cheng Ho untuk jasanya kepada masyarakat.

Klenteng Sam Poo Kong. Picture by Jejak Persepsi.

Mercusuar Tanjung Emas (Mercusuar Willem III)

Terletak dekat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas I Tanjung Emas berdiri kokoh menara kurang lebih 30 meter yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1879 dan selesai tahun 1884. Pada tahun 1830-an, Belanda mulai memikirkan pelabuhan baru yang lebih fleksibel. Belanda memutuskan membangun kanal dengan mengubah kali (sungai) Semarang yang semula berkelok-kelok menjadi lurus sehingga membuat perjalanan menjadi lebih singkat. Di depan Mercusuar ini terdapat sungai buatan baru yang dibuat oleh Belanda sekitar tahun 1850 hingga tahun 1860-an dan mulai beroperasi pada tahun 1870-an. Sungai baru tersebut dibuat dengan lebar 23 meter dan panjang sekitar 1,3 kilometer. Di situlah cikal bakal pelabuhan baru dan pusat aktivitas perkapalan di Semarang.

Kemudian menyusul pembangunan pelabuhan dan dibangun Mercusuar Willem III. Akan tetapi, sungai baru tersebut tidak berfungsi lama karena terjadi pendangkalan sungai yang cukup cepat. Padahal, Semarang jadi titik penting pemberangkatan hasil perkebunan dari daerah sekitar seperti Salatiga, Ambarawa, dan Kendal, untuk menjadi komoditas ekspor ke Eropa. Berbagai upaya pengerukan sungai dilakukan namun tidak membuahkan hasil. Hingga tahun 1985, Pelabuhan Tanjung Emas dikelola oleh PT Pelindo III dan keberadaan Mercusuar Willem III ini menjadi saksi aktivitas perdagangan yang dahulu membawa hasil perkebunan Indonesia menuju Eropa.

Mercusuar Willem III Semarang. Picture by ANTARA News
Mercusuar Willem III Semarang. Picture by ANTARA News.

Bagaimana Sunners, apakah kalian tertarik dengan rekomendasi tempat wisata sejarah di Semarang tersebut atau kamu punya rekomendasi tempat wisata sejarah yang lain di Semarang?

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 3