Majalah Sunday

Cara Bikin Konten Edukatif Anti Boring Buat Remaja

Penulis: Nasywa Almira Febrianti – Universitas Islam Negeri Jakarta

Di tengah ramainya dunia digital, konten hadir dalam berbagai bentuk dan warna. Setiap hari, pelajar disuguhi video singkat, gambar menarik, dan tren baru yang terus berganti. Sayangnya, konten edukatif sering kalah perhatian karena dianggap kurang seru dan terlalu serius. Padahal, belajar tidak selalu harus identik dengan penjelasan panjang atau bahasa yang kaku.

Media digital sebenarnya membuka peluang besar bagi pelajar untuk belajar dengan cara yang lebih menyenangkan. Informasi bisa dikemas lewat visual menarik, cerita ringan, atau video singkat yang mudah dipahami. Dengan pendekatan yang tepat, konten edukatif justru bisa terasa lebih dekat, relevan, dan tidak membosankan. Di sinilah peran kreativitas pelajar sangat dibutuhkan.

Sebagai generasi yang tumbuh bersama teknologi, pelajar tidak hanya menjadi penikmat konten, tetapi juga memiliki kesempatan untuk ikut berkarya. Melalui konten edukatif yang dikemas secara kreatif, pelajar bisa berbagi ilmu, mengasah kemampuan digital, sekaligus menciptakan dampak positif di ruang digital. Konten edukatif pun tidak lagi sekadar soal belajar, tetapi juga tentang cara menyampaikan pesan dengan cara yang menarik dan bermakna.

Tidak Lelah, tapi Sulit Fokus: Memahami Gangguan Atensi dalam Proses Belajar

Konten Edukatif itu Apa Sih?

Konten edukatif adalah konten yang tujuannya ngasih pengetahuan atau insight, tapi dikemas dengan cara yang ringan dan mudah dipahami. Konten ini nggak harus kelihatan “pintar banget” atau serius seperti buku pelajaran. Justru, konten edukatif yang bagus adalah yang bikin orang paham tanpa ngerasa lagi belajar berat.

Konten edukatif bisa muncul dalam banyak bentuk dan gaya, tergantung kreativitas pembuatnya. Selama ada pesan atau ilmu yang bisa diambil, itu sudah termasuk konten edukatif.

Ciri-ciri konten edukatif:

1. Memberi informasi atau pengetahuan baru

2. Dikemas dengan bahasa santai dan nggak kaku

3. Bisa berupa video, gambar, atau tulisan

4. Tidak harus panjang, yang penting pesannya nyampai

Kenapa Konten Edukatif Sering Dianggap Boring?

Banyak remaja menganggap konten edukatif itu membosankan karena cara penyampaiannya sering terlalu serius. Bahasa yang terlalu formal dan tampilan yang monoton bikin orang malas buat nonton sampai habis. Padahal, masalahnya bukan di materinya, tapi di cara menyampaikannya.

Selain itu, konten edukatif juga sering terasa jauh dari kehidupan sehari-hari remaja. Akibatnya, pesan yang sebenarnya penting jadi kurang menarik perhatian.

Alasan konten edukatif sering terasa membosankan:

1. Bahasanya terlalu formal dan kaku

2. Minim visual, animasi, atau cerita

3.Terlalu panjang dan bertele-tele

4. Topiknya kurang relate dengan kehidupan pelajar

Tips Bikin Konten Edukatif Biar Nggak Ngebosenin

Supaya konten edukatif lebih menarik, kuncinya ada di cara penyampaian. Pelajar bisa mengemas informasi dengan gaya yang santai dan kreatif, tanpa menghilangkan isi pentingnya. Konten yang fun justru lebih mudah dipahami dan diingat.

Nggak perlu takut salah atau ngerasa harus sempurna. Yang penting, kontennya jujur, bermanfaat, dan sesuai dengan gaya diri sendiri.

Tips praktis yang bisa dicoba:

1. Pakai bahasa sehari-hari, seperti ngobrol

2. Angkat topik yang dekat dengan kehidupan pelajar

3. Tambahkan storytelling atau humor ringan

4. Buat konten singkat, padat, dan to the point

Ide Konten Edukatif yang Bisa Dicoba Pelajar

Banyak ide konten edukatif yang sebenarnya simpel dan bisa langsung dicoba. Pelajar bisa mulai dari hal-hal kecil yang mereka pahami atau alami sendiri. Dari situ, konten akan terasa lebih natural dan nggak dipaksakan.

Ide konten yang relate juga cenderung lebih disukai karena terasa dekat dengan keseharian audiens.

Beberapa ide konten edukatif:

1. Tips belajar versi santai dan realistis

2. Fun facts dari pelajaran sekolah

3. Edukasi lewat video pendek atau carousel

4. Konten Q&A atau myth vs fact seputar pelajaran

Platform Digital yang Cocok Buat Berkarya

Setiap platform digital punya karakter yang berbeda. Pelajar bisa menyesuaikan jenis konten dengan platform yang digunakan agar hasilnya lebih maksimal. Nggak harus pakai semua platform sekaligus, cukup pilih yang paling nyaman.

Yang terpenting bukan platformnya, tapi konsistensi dan kualitas kontennya.

Pilihan platform untuk konten edukatif:

1. TikTok untuk video singkat dan cepat

2. Instagram untuk carousel, reels, dan infografis

3. YouTube untuk konten edukatif yang lebih panjang

Tetap Bijak Saat Berkarya Digital

Walaupun ingin bikin konten yang seru, pelajar tetap perlu ingat soal tanggung jawab di dunia digital. Konten yang dibagikan bisa berdampak ke banyak orang, jadi penting untuk tetap bijak dan berhati-hati.

Menjadi kreator bukan cuma soal viral, tapi juga soal sikap dan etika.

Hal yang perlu diperhatikan saat berkarya digital:

1. Jangan asal ambil atau meniru konten orang lain

2. Pastikan informasi yang dibagikan benar

3. Hargai audiens dan sesama kreator

4. Ingat bahwa jejak digital bisa berdampak jangka panjang

Jadi di era digital seperti sekarang, belajar tidak lagi terbatas pada buku pelajaran atau ruang kelas. Konten edukatif bisa hadir dalam bentuk yang lebih ringan, kreatif, dan menyenangkan. Dengan cara penyampaian yang tepat, informasi yang awalnya terasa berat justru bisa jadi lebih mudah dipahami dan dinikmati. Pelajar pun punya kesempatan besar untuk memanfaatkan media digital sebagai ruang belajar sekaligus tempat berkarya.

Melalui konten edukatif yang dikemas secara fun, pelajar bisa menyalurkan kreativitas, melatih skill digital, dan berbagi hal positif ke lingkungan sekitar. Tidak perlu menunggu jadi ahli atau punya peralatan canggih. Mulai dari hal sederhana, topik yang dikuasai, dan gaya yang sesuai dengan diri sendiri sudah cukup untuk menciptakan konten yang bermanfaat.

Yuk, mulai ubah cara pandang tentang belajar di dunia digital. Jangan cuma jadi penonton, tapi coba jadi kreator konten edukatif versi kamu sendiri. Pilih satu topik yang kamu suka, kemas dengan cara yang seru, dan bagikan ke media sosial. Karena, konten sederhana yang kamu buat bisa membantu orang lain belajar dengan cara yang lebih menyenangkan.

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 22