Majalah Sunday

Sebuah Puisi Akrostik - Borobudur

Penulis: Adelia Maliki – SMAN 2 Cibinong

Siapa sih yang tidak mengenal Borobudur? Dunia pun mengakui keindahannya dan banyak wisatawan yang datang untuk merasakan keindahannya.

Sebuah Puisi Akrostik - Borobudur

Banyak yang datang, singgah, lalu pergi lagi

Orientasi yang tak tau menetap atau berlalu tanpa harap

Rasa-rasanya kenangan senja di Borobudur kala itu telah terhempas dari cahayamu

Obat rindu itu sudah mati dimakan waktu

Bingar yang tak kencang malah menelusup menyakiti begitu dalam

Ubah saja aku dalam netramu, menjadi kenangan yang ku harap kau rekam

Dari senja terakhir di Borobudur aku tau, bahwa yang maha indah pun tak selamanya ada

Untuk yang tersayang di masa lalu

Rindu aku tolong selesaikan, jangan renjana datang berulang

*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 30