Majalah Sunday

Sebuah Puisi - Romantika 90-an

Penulis: Monalisa Sitohang, SMA St Yoseph

Cinta, konon katanya tak lekang oleh waktu. Sama seperti puisi “Romantika 90-an” berikut, menghantarkan kisah asmara yang romantis.

Romantika 90-an

Jika waktu kembali
Akankah kenangan terhapus?
Kata-kata yang tak bisa ku katakan
Apakah kau tahu kata-kataku?

Aku membuatmu merasa lelah
Membuatmu hidup dalam air mata
Hatiku terasa menyesal seperti ini

Telah kukatakan kepadamu
Aku tak bisa hidup tanpamu
Bagiku, itu hanyalah dirimu
Waktu berlalu jika diisi bersamamu

Aku mencintaimu, terima kasih banyak
Tolong peluk aku dengan hangat
Sehingga aku bisa hidup dalam cinta ini

Cinta adalah seperti ini, benarkan?
Tidak peduli apa yang kau katakan
Aku merasa seperti itu tak bisa memenuhi hatiku
Bisakah kau mendengar hatiku?

Ini keserakahanku
Meski aku berpikir lagi
hati ini tak bisa dengan mudah hilang

Jika aku bisa kembali, akankah aku bertahan lagi?
Itu waktu yang sangat sulit
Saat aku melihat bahwa kau tak tergoyahkan
Bibirku gemetar

Kau juga tahu, aku telah mengatakan kepadamu
Aku tak bisa hidup tanpamu
Bagiku, itu hanyalah dirimu
Waktu berlalu jika hanya diisi bersamamu

Aku mencintaimu, terima kasih banyak
Tolong peluk aku dengan hangat
Dalam cinta ini, aku bisa hidup

Sebuah Puisi - Romantika 90-an

*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 15