WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Yuk! Berkenalan dengan Fobia-Fobia Unik

Semua orang memiliki ketakutannya masing-masing, tapi ada juga fobia dimana mereka merasa bahwa objek yang mereka lihat itu menyeramkan dan sangat bahaya. Padahal, sebagian orang melihat itu biasa saja. 

Fobia adalah rasa takut yang sangat berlebihan pada suatu objek yang dianggap menyeramkan yang menimbulkan rasa takut yang berlebihan. Banyak sekali macam-macam fobia yang dimiliki setiap orang. Seperti ophidiophobia yaitu rasa takut pada hewan ular, memang semua orang takut pada jenis hewan yang melata ini, ada juga sebagian orang yang menjadikan hobi mereka untuk memelihara berbagai jenis ular, orang yang takut dengan ular karena takut terkena bisanya, tapi bagi sebagian orang takut karena bentuk tubuhnya yang panjang dan cara ia menggerakkan tubuhnya, dan kulitnya yang bersisik.

Memiliki fobia sulit untuk dihilangkan, orang yang memiliki fobia biasanya trauma pada masa kecil yang kurang menyenangkan. fobia dibagi menjadi 2 yaitu:

Fobia Spesifik: fobia yang takut dalam objek tertentu, misal: hewan, atau situasi tertentu. Biasanya fobia spesifik yang umum adalah:

● fobia takut ketinggian
● fobia pada hewan (seperti, laba-laba, ular, kecoa)
● fobia jarum suntik
● fobia darah

Fobia Kompleks: fobia ini sering timbul ketakutan pada suatu situasi tertentu yang mereka tidak bisa untuk menghindarinya, fobia ini dibagi menjadi 2 yaitu:

Agorafobia, fobia jenis ini membuat penderitanya sulit mendapatkan pertolongan dalam kondisi yang menyulitkan. Contoh: penderita takut ketika ada orang yang ingin berbuat jahat padanya tapi ia kesulitan berbicara karena rasa takutnya sudah membuat orang sulit untuk mencerna apa yang penderita maksudkan.
fobia sosial, fobia ini muncul rasa takut dalam lingkungan sosial. Contohnya, rasa nervous dalam berbicara di depan banyak orang, atau berdialog di atas panggung yang orang biasanya menyebutnya demam panggung.

Faktor yang bisa menyebabkan orang memiliki fobia:

⮚ Memiliki orang tua yang super over protective atau kurang menjalin hubungan dengan keluarganya.
⮚ Memiliki anggota keluarga yang sama dengan fobia kita, misalnya takut dengan ular atau cicak.
⮚ Faktor usia, karena dalam masa pertumbuhan anak, dan dalam masa merebut anak harusnya dikenali dengan berbagai objek yang ada disekitar mereka.
⮚ Memiliki trauma yang tidak menyenangkan.

Macam-macam fobia umum yang ada di sekitar kita yaitu:

Arachnophobia
Sunners, siapa yang disini takut dengan hewan laba-laba? Banyak orang takut dengan hewan yang satu ini, bentuknya yg aneh, mata yang aneh, kakinya ada 8 seperti monster 😀 Fobia jenis ini biasanya disebut Arachnophobia. Orang yang takut dengan laba-laba kemungkinan akan berani menyentuh laba-laba yang ada di dekatnya, tapi orang yang memiliki fobia ini biasanya menyentuh pun tidak berani apalagi kalau kita sudah melihat dia nempel di tembok auto lari ketakutan 😄

Cynophobia
Kita tidak bisa lepas dari hewan yang satu ini, sebagian orang akan memelihara untuk menjaga rumah mereka, anjing biasanya paling umum yang ditakuti orang. Ketakutan kita pada anjing mungkin semasih kita anak-anak pernah kena gigitannya, terlebih lagi jika ukuran anjingnya besar. fobia jenis ini disebut Cynophobia. Ketika kita melihat anjing di rumah tetangga kita biasanya kita mencari alternatif lain untuk tidak melewati rumah tersebut. Gejala yang dialami biasanya orang akan bersembunyi ditempat yang tinggi atau gemetar lalu menangis.

Astraphobia
Sunners, semasa kecil kalian pasti takut dengan petir atau kilat ya 😀 saat awan terlihat gelap dan disertai angin kencang, hujan akan turun. Hujan seringkali ditandai dengan adanya kilat atau petir, suaranya yang kencang, kilatnya cahaya yang kadang muncul secara tiba-tiba, membuat orang panik dan takut. fobia jenis ini disebut Astraphobia. fobia jenis ini tidak memandang usia, begitu juga dengan hewan juga bisa takut dengan fobia jenis ini. Gejala yang biasanya dialami pada fobia ini, tubuh gemetar, jantung berdebar kencang dan telapak tangan berkeringat berlebihan.

Acrophobia
Sudah tidak asing lagi denger fobia yang satu ini 😁 yupss fobia ketinggian. Seseorang yang memiliki fobia ini merasa takut ketika ia menaiki gunung atau menyebrangi jembatan, dipikiran mereka seolah-olah jembatan yang mau mereka sebrangi akan runtuh. fobia jenis ini disebut Akrophobia. Gejala yang biasanya dialami penderita adalah menjerit dan menangis ketakutan, sekujur tubuh akan berkeringat dingin, merasakan pusing, perut tiba-tiba sakit tanpa sebab.

Phasmophobia
Sunners, siapa yang disini sehabis nonton film hantu? Tiba-tiba takut untuk tidur sendiri 😀 timbul rasa cemas berlebihan. Beberapa orang takut dengan hantu terlebih mereka berkunjung ke museum yang ada lukisan kuno, baju kuno peninggalan zaman belanda atau jepang mereka melihat itu semua seolah-seolah seperti hidup kembali atau mereka merasa diawasi oleh seseorang. Atau kita melihat guling yang biasanya dipakai tidur seolah-olah mirip pocong. Gejala yang biasanya dialami oleh orang yang memiliki Phasmofobia biasanya jantung berdebar, rasa panik dan keinginan untuk bersembunyi di lemari yang dianggap tempat yang aman atau menutupi dengan selimut. fobia jenis ini disebut Phasmophobia.

 

Bentuk rasa takut itu sendiri datang dari dalam diri sendiri. Setiap orang memiliki rasa takut yang berbeda dan situasi apa yang sedang dihadapinnya.

Bagaimana cara mengatasi takut yang berlebihan yang ada pada dalam diri kita sendiri:
1. Tingkatkan rasa percaya diri

Rasa percaya diri kita adalah cara lain untuk menghilangkan rasa takut kita.
Untuk meningkatkan rasa percaya diri kita bisa melakukan banyak kegiatan seperti: belajar ilmu bela diri, atau berkumpul dengan teman-teman agar suasana hatimu lebih ceria.

2. Olahraga

Olahraga dapat membantu menghilangkan rasa takut dan dapat menyegarkan pikiran. Olahraga setiap pagi kita cenderung dapat berkonsentrasi pada kegiatan olahraga yang kita lakukan.

3. Hindari dan kurangi konsumsi gula dan kafein

Diantara kita menghindari rasa takut dengan mengkonsumsi minuman berkafein, perbanyaklah makan buah dan sayur untuk menghindari mengkonsumsi gula berlebihan. Kadar gula yang ada ditubuh kita berpotensi menimbulkan rasa cemas.

4. Melakukan terapi

Kebanyakan orang Indonesia jarang sekali ke tempat terapi, padahal mengunjungi tempat terapi dapat mengurangi rasa takut yang ada di dalam diri kita.

Semoga tips untuk mengatasi rasa takut dapat bermanfaat ya Sunners 😊

Penulis : Syifa Lisniawati, Universitas Kristen Indonesia

Leave A Comment