Majalah Sunday

Pahala Selama Bulan Ramadan Dilipatgandakan, Kalau Dosa Gimana?

Penulis: Jasmine – SMKN 1 Jakarta
Editor: Fidya Damayanti – Universitas Negeri Jakarta

Hola Sunners, bagi kamu yang beragama muslim pasti sudah menantikan bulan suci ini dong? Yap bulan Ramadhan di mana semua orang berbondong-bondong untuk melakukan banyak kebaikan di bulan suci ini sebab pahala yang didapat akan dilipatgandakan. Namun, pernah kepikiran gak sih kalo pahala kita dobel apakah dosa kita juga dobel? Lalu apakah kita boleh berbuat dosa dan bermaksiat ketika sudah berbuka nanti? Daripada jadi kepikiran yuk simak penjelasan berikut!

Pahala dan Dosa di Bulan Ramadhan

Bagi kamu yang sedang melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan pasti banyak banget cobaan yang kamu hadapi dari pagi hingga sore, terutama godaan untuk melakukan maksiat atau dosa. Namun, kamu pernah berpikir seperti ini gak sih? “Daripada puasa aku batal, mending aku melakukan dosa setelah berbuka saja”. Nah, loh! Sebenarnya boleh saja sih kamu melakukan dosa dan bermaksiat setelah berbuka puasa, tapi jangan berpikir kamu bisa aman dari catatan dosa mu loh.

Allah SWT berfirman dalam Q.S Al-A’raf ayat 97-99 yang berbunyi:

“(97) Maka apakah penduduk negeri itu merasa aman dari siksaan Kami yang datang malam hari ketika mereka sedang tidur? (98) Atau apakah penduduk negeri itu merasa aman dari siksaan Kami yang datang pada pagi hari ketika mereka sedang bermain? (99) Atau apakah mereka merasa aman dari siksaan Allah (yang tidak terduga-duga?) Tidak ada yang merasa aman dari siksaan Allah selain orang-orang yang rugi.”

Nah, gimana nih Sunners? Masih mau melakukan dosa setelah berbuka puasa? Pikirin dua kali lagi deh! Ngomong-ngomong soal dua kali, apakah dosa yang kita lakukan di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan juga? Soalnya semua perbuatan kita selama di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan.

Dari Ummi Hani’ berkata, Rasulullah Saw bersabda:

“Sesungguhnya umatku tidak akan dihinakan selama mereka menegakkan puasa Ramadan.” Kemudian seorang laki-laki bertanya, “Apakah kehinaan mereka menyia-nyiakan bulan Ramadan?” Rasulullah bersabda, “Melanggar perkara yang diharamkan pada bulan Ramadan, siapa saja yang melakukan keburukan, zina atau minum khamr, maka Allah tidak menerima ibadah Ramadannya. Allah akan melaknatnya, juga malaikat dan langit, sampai tahun berikutnya. Apabila ia mati sebelum bertemu Ramadan berikutnya, maka ia tidak lagi memiliki kebaikan di sisi Allah yang bisa menjauhkannya dari api neraka. Berhati-hatilah dengan bulan Ramadan sesungguhnya kebaikan dilipatgandakan dalam bulan Ramadan dengan kelipatan yang berbeda dari bulan lain. Demikian pula amal keburukan akan dilipatgandakan.”

Setelah membaca penjelasan diatas dilipatgandakannya dosa memiliki 2 makna yaitu, dosa yang dicatat hanya satu tapi dosa itu sangat amat berat dan satunya lagi ialah dosa yang dicatat akan ditulis berkali-kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat. Namun, mau yang manapun tetap saja gak ada yang mau mendapatkan dosa seberat itu kan?

ramadhan

Perbanyak Pahala di Bulan Suci Ramadhan, pict by canva.com

Walaupun dosa yang disebutkan adalah zina dan meminum khamr, bukan berarti dosa sekecil apapun kita sepelekan ya, Sunners! Bisa jadi dosa yang kecil itu akan terus menumpuk menjadi bukit apabila kamu terus melakukannya. Meskipun begitu, bulan Ramadan juga disebut bulan penuh pengampunan, jadi bagi kamu yang merasa pernah berbuat dosa, kamu bisa meminta pengampunan kepada Allah SWT atas dosa-dosamu sebelum terlambat.

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 585
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?