WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Note to Self: Jangan Terlalu Keras Sama Diri Sendiri!

Ada nggak Sunners di sini yang suka ingin melakukan semua tugas sendiri, mudah stres kalau kerjaan teman satu kelompoknya nggak beres, selalu merasa kalau usaha yang dilakukan itu kurang, jarang bersantai, sering lupa waktu, dan ingin segala sesuatunya memiliki hasil sempurna? Kalau Sunners memiliki ciri-ciri di atas, itu tandanya kalian adalah orang yang perfeksionis.

 

Perfeksionis itu apa sih? Apa baik dan buruknya buat diri kita? Perfeksionis itu sebutan buat orang yang ingin segala-galanya berakhir sempurna. Perfeksionis dianggap baik sampai kamu mengenyampingkan kesehatan, baik mental maupun fisik kamu lho, Sunners! Memang mendapatkan hasil yang sempurna itu menimbulkan kepuasan di dalam diri kita, tapi menomorduakan kesehatan juga bukanlah pilihan yang tepat.

 

Memiliki sikap yang perfeksionis itu berarti mempunyai standar yang tinggi, ekspektasi yang kita pasang untuk diri kita juga tinggi. Nah, kalau sudah begitu orang yang perfeksionis pasti akan melakukan cara supaya tujuannya tercapai. Nggak sedikit dari orang yang perfeksionis itu terpuruk kalau hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan ekspektasinya.

 

Mendambakan hasil yang sempurna itu wajar kok, yang nggak wajar itu memforsir diri kita demi meraih hasil sempurna. Menuntut diri melakukan banyak hal, lupa merawat diri, enggan beristirahat itu nggak baik. Ayo belajar untuk mengapresiasi diri setelah berusaha. Mengapresiasi diri itu banyak macamnya, bisa dengan meluangkan waktu untuk melakukan hobi, bisa membeli jajanan yang paling disukai, bisa menyetel lagu favorit di daftar putar, bisa juga menonton serial drama yang sempat terlewatkan.

Intinya, di satu sisi, menjadi sosok yang perfeksionis itu bukan suatu hal yang buruk. Namun cukup jadikan sikap perfeksionis itu sebagai motivasi. Sebisa mungkin seimbangkan waktu untuk belajar dan bermain. Jangan sampai sikap perfeksionis itu merenggut masa muda kita ya, Sunners.

Jadi nggak ada salahnya bertindak lebih pelan-pelan. Nggak perlu seutuhnya lepas dari perfeksionis kok, cukup tanamkan catatan buat diri supaya jangan terlalu keras pada diri sendiri. Usaha itu perlu, tapi jangan sampai usaha itu menyerang diri sendiri seperti peluru. Ayo sama-sama tepuk pelan punggung kalian, karena kalian semua sudah berusaha dengan sebaik mungkin hari ini!

 

Ditulis oleh: Siti Hutami Mahmudah, UNJ

Leave A Comment