WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Membahas Seputar Desain: Design Class the Principles of Design

Hai Sunners! Kalian tau nggak sih kenapa desain itu sangat penting? Nah ini penjelasannya, simak dengan baik ya! Menurut penelitian Social Science Research ternyata 65% dari manusia itu pembelajar visual. Maksudnya kita menjadi lebih tertarik dengan visual seperti gambar, bentuk, warna, dll. Ada juga data yang menyertai bahwa otak manusia itu memproses gambar 60.000 kali lebih cepat daripada teks.

 

Selain itu, ada 3 alasan mengapa desain itu sangat penting di masa kini nih Sunners! Apa aja ya? Menurut Farrel Christian sih kayak gini!

  • Lebih minat

Jadi ketika kita melihat infografis sama sebuah susunan paragraf mungkin kita akan tertarik untuk melihat infografis itu sendiri, karena di infografis ada warna, bentuk, dan info2 yang lebih simpel, padat, dan jelas.

  • Komunikasi Efektif

Jadi melalui desain2 ini kita bisa menyampaikan sebuah desain atau data karena lebih efektif dan dapat dengan mudah untuk dipahami.

  • Diferensiasi

Desain sendiri ada untuk membuat diferensiasi dari satu dengan yang lain.

 

Sunners mau nyoba-nyoba buat bikin desain? Ada Banyak nih aplikasi yang bisa di pakai. Contohnya: Adobe Illustrator, Adobe Photoshop, CorelDraw dan masih banyak yang lainnya. Kalian masih awam sama aplikasi tersebut? Tenang aja! Ada rekomendasi aplikasi desain yang lebih simpel buat digunakan. Contohnya: Canva, PicsArt, dan lainnya.

 

Sebelum memulai desain, harus tau dong unsur-unsurnya? Nah ini nih 5 unsur desain yang wajib kamu pelajari!

 

  1. Unsur desain 

 

Garis

Merupakan unsur dari perhubungan titik, contohnya; garis lurus, lengkung, zigzag, bergelombang, dll. Setiap garis juga memiliki fungsi dan makna tersendiri.

 

Bentuk

Bentuk adalah perhubungan dari garis dari titik yang dihubungkan akan menjadi garis, garis yang disatukan akan menjadi bentuk. Bentuk memiliki ciri khusus yaitu tinggi, lebar, panjang, dan diameter. Bentuk memiliki 2 jenis yaitu: bentuk natural dan bentuk geometris. Bentuk geometris adalah bentuk yang dapat diukur. Sedangkan bentuk natural yaitu bentuk yang tidak dapat diukur atau disebut abstrak atau bebas. Biasanya dua bentuk ini dapat dikombinasikan secara harmonis ditujukan untuk desain itu sendiri.

 

Tekstur

Salah satu unsur desain yang penting karena dapat menghidupkan karya desain yang dibuat, Cara menghidupkannya dari indra peraba dan penglihatan.

 

Ukuran

Ukuran sebagai penuntun untuk informasi yang akan ditampilkan, jadi setiap membuat desain harus mengetahui ukurannya agar tidak berakibat fatal.

Ukuran yang diperhatikan itu ada elemen dan layout.

 

Warna

Warna dapat menciptakan sebuah kesan, dan juga membangkitkan mood dan citra dari warna itu sendiri.

 

Selain unsur desain, ada juga nih prinsip desain. Apa aja ya prinsipnya?

  1. Prinsip Desain

 

Kontras

Kontras adalah perbedaan pada warna gelap dan terang. Mengapa dibedakan? Tujuannya untuk menonjolkan suatu elemen desain sesuai karakter dari warna desain itu sendiri.

 

Emphasis

Emphasis adalah elemen desain yang sengaja untuk dibedakan supaya bisa menjadi perhatian utama.

 

Kesatuan

Kesatuan adalah sebuah konsistensi dan kesinambungan antara elemen desain agar menciptakan sebuah keharmonisan.

 

Irama

Irama adalah bentuk pengulangan yang konsisten dalam bentuk, posisi, maupun ukuran. Irama digunakan sebagai prinsip untuk membuat pattern atau pola.

 

Keseimbangan

Penempatan elemen desain untuk menyeimbangkan keseluruhan desain.

Keseimbangan ada 2 yaitu: Symmetrical balance dan Asymmetrical balance

Symmetrical balance: keseimbangan yang diciptakan dari 2 elemen yang sama

Asymmetrical balance: Sebuah keseimbangan yang memang bukan dari bentuk yang sama persis, Namun bentuk yang mengisi ini bisa mengisi space kosong yang tidak seimbang.

 

Warna

  • Warna Primer : Merah, Kuning, Biru.
  • Warna Sekunder : Oranye, Hijau, Ungu.
  • Warna Tersier : Gabungan dari warna primer dan sekunder.

Selain tiga warna di atas, ada juga Warna Komplementer dan Monochrome. Berikut penjelasanya:

  • Warna komplementer merupakan warna yang berseberangan namun saling melengkapi.
  • Warna monokrom untuk warna monokrom sendiri dilihat dari warna pekat dan pudarnya, semakin pekat warnanya semakin kelihatan, sedangkan pudar menuju ke warna putih.

 

Sementara waktu menggunakan grafis secara digital, ada 2 settingan yaitu RGB dan CMYK.

RGB banyak digunakan di platform online misalnya instagram, website, thumbnail youtube, karena RGB lebih fokus ke platform online atau ke layar komputer/gadget.

Sedangkan CMYK lebih fokus ke printer atau mesin cetak.

 

Ada bagian yang harus diperhatikan juga nih Sunners. Kalian sering melihat Poster? Kalau sering pasti akan melihat atau membaca judul dari Poster tersebut. Kalian tau nggak huruf-huruf di Poster itu disebut apa? Yaps betul! Tipografi, Kalian tau nggak apa maksud dari Tipografi? Tipografi adalah teknik menata atau mengatur huruf agar elemen-elemen huruf mudah terbaca dan apa yang ingin disampaikan mudah dimengerti.

 

Selain Tipografi ada juga Layout, kalian pasti udah nggak asing dong sama kata Layout? Layout adalah penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan kedalam sebuah bidang sehingga membentuk susunan artistik. Hal ini bisa juga disebut manajemen bentuk dan bidang. Tujuan utama layout adalah menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan. Kalian pasti nggak nyaman dong kalau melihat susunan yang berantakan? Maka dari itu saat ingin membuat atau mendesain sesuatu harus memperhatikan Layout ya!

 

Sunners ingin menjadi desainer untuk pekerjaan masa depanmu? Kebetulan nih, ada tahapan yang harus Sunner perhatikan:

 

Tahapan Desain

 

Desain Thinking

 

Implementasi Desain Untuk Karier

  • Empathize

– Mencari informasi perusahaan

– Berkoneksi dengan perusahaan

– Baca berita dan pengalaman

  • Define

– Menyimpulkan seluruh informasi perusahaan yang sudah terkumpul

– Tetapkan batasan-batasan informasi sebagai pedoman

  • Ideate

– Tentukan jenis CV (Formal atau kreatif)

-Susun CV agar memiliki isi yang relevan

– Data diri yang dilampirkan secukupnya

– Ubah hobi menjadi interest

– Perhatikan tata cara penulisan tahun

  • Prototype

– Membuat referensi/moodboard

– Sketsa awal desain

– Penerapan unsur dan prinsip desain

– Gunakan desain baca Letter “F” (membaca dari kiri ke kanan)

– Eksekusi secara digital

 

  • Testing

– ATS Scanner

– Jasa testing CV

– Pendapat koneksi

– Coba melamar

 

Studi Kasus

 

Menurut pengalaman Ferrel Christian saat ingin menjadi CO BEM FEB UNAIR. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

 

Tahap Empathize

  • melihat potensi, apakah cocok di posisi tersebut
  • menggali informasi tentang posisi yang diminati
  • pengalaman di bidang atau posisi tersebut

 

Membuat CV

  • mencari ide atau referensi
  • membuat sketsa atau gambaran kasad untuk tata letak cv
  • mulai membuat cv di aplikasi desain grafis
  • testing cv: melalui koneksi, mulai melamar
  • minimal mempunyai 2 cv. cv formal dan cv kreatif. karena setiap perusahaan mempunyai syarat dan ketentuan tertentu.
  • sebisa mungkin bangun linkedin, untuk cv back up

 

Gimana Sunners? Menarik bukan, setelah membaca artikel diatas apakah Sunners tertarik bekerja di bidang Desain?

 

Penulis: Retania & Mei, SMKN 16

 

Leave A Comment