Majalah Sunday

Sebuah Puisi – Capaikan Harap

Sebuah Puisi – Capaikan Harap Penulis: Tania- SMA SANTA URSULA Kita tentu ingin semua rencana yang baik, terjadi dalam hidup kita. Semoga puisi ini “Capaikan Harap” menguatkan dirimu! Capaikan Harap Menjadi sang yang dipuja Tanpa suara, kegirangan Sebab kemapanan itu  Membuat hasrat gejolak membara   Kusimpulkan kecup manis Dalam benak ini  Membisikkan patah kata “Jangan… Continue reading Sebuah Puisi – Capaikan Harap

Sebuah Puisi – Tanpa Aku

Sebuah Puisi – Tanpa Aku Penulis: Virissya Thalia Tanpa kamu, aku merasa hancur. Tapi harapku, tanpa aku, kamu masih mendapatkan kebahagiaan. Sebuah puisi hati yang lara, yang mungkin juga cocok untukmu Tanpa Aku Ketika aku jatuh, kamu hadir di hadapanku Aku dibuat tersenyum dan tertawa oleh kamu Rasanya tanpa kamu, aku merasa ada yang hilang … Continue reading Sebuah Puisi – Tanpa Aku

Sebuah Puisi – Rindu Teman

Sebuah Puisi – Rindu Teman Penulis: Cindy Aurelia S. – SMA Marie Joseph Semakin lama, semakin bertambah usia dan orang di dekat kita pun berganti. Sebuah puisi “Rindu Teman” mungkin akan beresonansi denganmu! Rindu Teman Rasa pilu menghantui mimpiku saat kumencoba untuk memejamkan mataku. Ingatan dan kenangan indah di antara kita berdua seperti menambah garam… Continue reading Sebuah Puisi – Rindu Teman

Sebuah Pantun – Kemerdekaan

Sebuah Pantun – Kemerdekaan Penulis:Az-Zahra Indriani – SMP Negeri 205 Jakarta HUT RI ke-80 akan kita rayakan sebentar lagi. Mari kita marakkan semangat kita dengan pantun kemerdekaan berikut! Kemerdekaan Si Andi punya kamera  Kameranya bekas hadiah  17 Agustus telah tiba Mari rayakan dengan meriah    Si Ana pergi ke tempat wisata  Di sana banyak burung… Continue reading Sebuah Pantun – Kemerdekaan

Sebuah Puisi – Indahnya Liburan

Sebuah Puisi – Indahnya Desaku Penulis: Liana Yulistio Sudah masuk padatnya sekolah atau perkuliahan? Pasti kangen dong sama yang namanya liburan. Yuk cek puisi berikut “Liburan”! Liburan Lama sekali rasanya untuk menunggumu datang. Indah dan berwarnanya duniaku seketika kau datang . Bagaikan mentari, kau menyinari hari-hariku dan memberi kehangatan. Ungkapan dengan kata-kata tidak cukup untuk… Continue reading Sebuah Puisi – Indahnya Liburan

Sebuah Puisi – Siap Merdeka

Sebuah Puisi – Siap Merdeka Penulis: Jimi Aditiya Rahman — SMP Negeri 205 Jakarta HUT RI ke-80 akan kita rayakan sebentar lagi. Mari kita marakkan semangat kita dengan puisi “Siap Merdeka” berikut! Siap Merdeka Di atas tanah Yang menjadi saksi bahwa kita t’lah merdeka Terukir sudah segala perjuangan Walau dulu semua seperti angan-angan Namun kini… Continue reading Sebuah Puisi – Siap Merdeka

Sebuah Puisi – Sahabat

Sebuah Puisi – Sahabat Penulis: Cindy Aurelia S. – SMA Marie Joseph Tidak hanya hadir di saat kita sedang bahagia, sahabat akan menemani juga kita di saat berduka. Selamat menikmati puisi “Sahabat” berikut! Sahabat Sehari-hari mukamu menyinari hariku yang suram. Apa dayaku hanya bisa memanggilmu sahabatku. Hatiku nyeri pilu setiap kali membayangkan garis pembatas diantara… Continue reading Sebuah Puisi – Sahabat

Sebuah Puisi – Borobudur

Sebuah Puisi – Borobudur Penulis: Adelia Maliki, SMAN 2 Cibinong Borobudur bukan hanya sekadar objek wisata, tetapi keindahan semesta yang terpancar dalam kerinduan insani. Borobudur Banyak yang datang, singgah, lalu pergi lagi Orientasi yang tak tahu menetap atau berlalu tanpa harap Rasa-rasanya kenangan senja di Borobudur kala itu telah terhempas dari cahayamu Obat rindu itu… Continue reading Sebuah Puisi – Borobudur

Sebuah Puisi – Jari-Jemari Langit

Sebuah Puisi – Jari-Jemari Langit Penulis: Johanes Coco Mungkin kita memiliki hal yang berbeda dan tak bisa dinikmati orang lain Seperti curahan hati yang tertuang dalam puisi “Jari-Jemari Langit” berikut ini, enjoy! Jari-Jemari Langit Kita, orang lain memahami akan sesuatu yang indah Kesenangan tersendiri dapat menikmatinya Jemari-jemari yang mengundang setiap kata yang terukir Bahwa ada… Continue reading Sebuah Puisi – Jari-Jemari Langit

Sebuah Puisi – Indahnya Desaku

Sebuah Puisi – Indahnya Desaku Penulis: Liana Yulistio Kalau kamu capek dengan kehidupan di kota, kembalikan ke kampung atau desa keluarga. Seperti puisi “Indahnya Desaku” berikut ini, enjoy! Indahnya Desaku Matahari terbitAyam berkokokGesekan daunUdara sejukIbuBapakSemuanya ituTak dapat lepas dibenakku   Kicauan burung di pagi hariHembusan angin sejukSelalu membuat diriku teringatAkan indahnya desaku Warga yang ramahKehidupan… Continue reading Sebuah Puisi – Indahnya Desaku