Skip to main content

Majalah Sunday

Sebuah Cerpen – Berlari Mengejar Angin… yang Ternyata Mati

Sebuah Cerpen – Berlari Mengejar Angin… yang Ternyata Mati Penulis: Afifah Fayza – Universitas Kristen Indonesia Dua Kursi Sakti & Para Pejuang Keringetan Kelas XII IPA sebenarnya kelas biasa… kalau saja tidak seperti oven kos-kosan yang lupa dimatiin. Di tengah neraka itu, cuma ada dua kursi sakti di samping jendela: tempat angin AC keluar dengan… Continue reading Sebuah Cerpen – Berlari Mengejar Angin… yang Ternyata Mati

Sebuah Cerpen – Plotwist Hidup Si Pembully

Sebuah Cerpen – Plotwist Hidup Si Pembully Penulis: Cindy Trianita – UKI Namaku Rasya, Aku bukan tipe cowok populer di sekolah. Aku rapi, nilai oke, dan temenku lebih banyak cewek karena… ya mereka nggak ribet. Tapi buat sebagian orang, itu cukup jadi bahan tuduhan. Sejak awal kelas 11, ada berbagai rumor muncul: “Eh, si Rasya… Continue reading Sebuah Cerpen – Plotwist Hidup Si Pembully

Sebuah Cerpen – Jam Buka Praktik

Sebuah Cerpen – Jam Buka Praktik Penulis: Raditya Bhanu – Universitas Brawijaya Kisah Kasih “Nomer Mbah Dukun sudah saya kasih ya bu, tinggal kontak aja dan coba reservasi. Jangan lupa kasih sesembahan biar mulus,”  kata seseorang dalam telepon. Bu Narsih segera mematikan teleponnya dan bangkit dari sofa ruang utama untuk berjalan menuju kamar anaknya. Dilihat kamar tersebut… Continue reading Sebuah Cerpen – Jam Buka Praktik

Sebuah Cerpen – Library Intern

Sebuah Cerpen – Library Intern Penulis: Shafa Nurul Azmi P – UPI Kami memulai minggu pertama di sebuah sekolah sekitar Bandung Utara, sekolah yang berdiri di tahun 1990 ini berdiri kokoh dan tumbuh di antara rumah-rumah warga dengan suasana yang ramai. Di antara suara itu, deruan motor plat D menghampiri bangunan yang dituju, suara itu… Continue reading Sebuah Cerpen – Library Intern

A Short Story – A Ripple in the Glass

A Short Story – A Ripple in the Glass Penulis: Grace Prikasih – UKI “I slipped beneath the silver skin,A breath erased, a fading grin.I reach, unseen, through glass and fear—A name forgotten, trapped in here.” Gilded Walls, Restless Soul I didn’t plan on ending up at Hotel Spiegelvallei.Honestly, it was more of an escape… Continue reading A Short Story – A Ripple in the Glass

Sebuah Cerpen – Cinta sama Adek sendiri?

Sebuah Cerpen – Cinta sama Adek Sendiri? Penulis: Cindy Trianita – UKI                Aku Nathan, anak perantau dari sebuah kota kecil yang kini mencoba bertahan hidup di Ibu Kota Jakarta. Bagi orang sepertiku, Jakarta selalu terasa seperti kota yang terlalu besar, terlalu cepat, dan terlalu ramai untuk dikejar. Aku… Continue reading Sebuah Cerpen – Cinta sama Adek sendiri?

Sebuah Cerpen – Track Line

Squirrels crossed on power lines

Sebuah Cerpen – Track Line Penulis: Raditya Bhanu – Universitas Brawijaya Semua Pelari Bersiap Pada pagi hari yang cerah sebuah kompetisi balap lari akan berlangsung komentator membuka kompetisi “Selamat datang dalam Track Line para pemain, dan seluruh pendukung di kompetisi balap lari hari ini! Kita akan menyaksikan dua pelari terbaik menunjukkan kecepatan, ketangguhan, dan strategi… Continue reading Sebuah Cerpen – Track Line

A Short Story – Hot, Fiery, and Socially Anxious

A Short Story – Hot, Fiery, and Socially Anxious Penulis: Grace Prikasih – UKI “Demon, demon, hear my call. Please accompany this lonely soul… to a Ball? I need your help, so hear my plea. I’m begging you, Help me!!!” What a Coincidence We both Have… This is… a nightmare coming true. I just receive… Continue reading A Short Story – Hot, Fiery, and Socially Anxious

Sebuah Cerpen – Aku Benci Papaku, Tapi Aku Butuh (Uang) Dia

Sebuah Cerpen – Aku Benci Papaku, Tapi Aku Butuh (Uang) Dia Penulis: Afifah Fayza- UKI Keluarga yang Terlihat Sempurna Deni, mahasiswa pertama di salah satu Universitas di Surabaya. Deni tumbuh di keluarga yang dari luar kelihatan bahagia banget. Rumah besar, mobil di garasi, makan malam lengkap tiap minggu. Papanya pengusaha sukses di Surabaya, mamanya ibu… Continue reading Sebuah Cerpen – Aku Benci Papaku, Tapi Aku Butuh (Uang) Dia

Sebuah Cerpen – Para Anjing Yang Mengeruk

Sebuah Cerpen – Para Anjing Yang Mengeruk Penulis: Raditya Bhanu – Universitas Brawijaya Excavator dan Bulldozer Pada siang hari yang terik, suara gemuruh mesin-mesin berat muncul terus-menerus dari tanah tandus berpasir Terlihat pada lahan yang gersang terdapat dua mesin berat yang sedang menatap penuh emosi. Excavator berkata: “Wahai Bulldozer, cukuplah tidak perlu susah payah untuk… Continue reading Sebuah Cerpen – Para Anjing Yang Mengeruk