WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Yuk, Kita Mulai SADARI (Periksa Payudara Sendiri)!

Hai, Sunners, saat ini kita sudah mulai memasuki akhir bulan Oktober, nih. Tapi, ada yang tahu gak kalau bulan Oktober itu diperingati sebagai Bulan Kesadaran Kanker Payudara Sedunia, loh. Selain itu, tanggal 13 Oktober kemarin juga diperingati sebagai Hari Tanpa Bra Sedunia. Dengan menggunakan tagar kampanye #NOBRADAY di media sosial, peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran wanita terhadap bahaya dari kanker payudara. Selain tagar #NOBRADAY, kampanye ini juga mempopulerkan istilah SADARI, yaitu ajakan bagi para perempuan untuk mulai Periksa Payudara Sendiri. Kanker payudara di ketahui sebagai ‘pembunuh’ no. 2 setelah kanker leher rahim. Di Indonesia sendiri, tercatat 10 dari 100.000 penduduk Indonesia menderita kanker payudara.

Lalu, apakah kita perlu melakukan pemeriksaan payudara?

Ya, tentu saja kita perlu melakukan pemeriksaan rutin terhadap payudara kita, hal ini bertujuan untuk mengetahui gejala-gejala sedini mungkin, sehingga bila memang terdapat gejala kanker payudara, kita bisa menanganinya sebelum menjadi parah. Dilansir dari laman pitapink-ykpi.or.id 70% penderita kanker payudara di Indonesia, baru memeriksakan keadaannya ke dokter setelah keadaan kanker berada di stadium akhir, dan salah satu penyebabnya adalah karena tidak menyadari penyakit yang sedang diderita. Maka dari itu, penting banget bagi kita untuk mulai melakukan pemeriksaan payudara kita secara rutin. Pemeriksaan payudara paling baik dilakukan 10 hari setelah masa menstruasi, Sunners.

Ribbon vector created by freepik – www.freepik.com

Mengutip dari p2ptm.kemkes.go.id, berikut adalah 6 langkah untuk melakukan SADARI:

  1. Posisikan badan tegak dengan menghadap ke cermin. Pada langkah pertama ini, kita harus memperhatikan kondisi payudara, apakah terdapat perubahan bentuk payudara, perubahan tekstur kulit disekitar payudara, dan perubahan/pembengkakan pada puting. 
  2. Angkat kedua tangan ke atas, lalu tekuk siku dan posisikan tangan ke belakang kepala. Dorong kedua siku ke depan dan ke belakang secara bergantian. Pada tahap ini kita cermati bentuk dan ukuran payudara kita.
  3. Selanjutnya, posisikan kedua tangan pada pinggang, lalu condongkan bahu ke depan sehingga payudara menggantung, dan dorong kedua siku ke depan, kemudian kencangkan otot dada. Kita harus perhatikan bila ada cekungan atau benjolan pada payudara.
  4. Angkat lengan kiri ke atas, kemudian tekuk siku sehingga menyentuh punggung bagian atas. Lalu raba dan tekan payudara kiri dengan menggunakan jari tangan kanan hingga ke area ketiak, kemudian raba payudara dengan gerakan ke atas – ke bawah, gerakan lingkaran, dan gerakan lurus dari payudara ke puting, dan sebaliknya. Lakukan hal yang sama dengan payudara bagian kanan, ya, Sunners.
  5. Cubit puting, bila ada cairan yang keluar dari puting, harus segera dikonsultasikan ke dokter, ya Sunners.
  6. Posisikan badan tiduran dan letakkan bantal di bawah pundak kanan. Angkat tangan ke atas lalu cek payudara dengan gerakan yang sama seperti pada langkah no. 4, cek area payudara hingga ketiak. Jangan lupa, lakukan juga dengan bagian kiri.

Nah, itu dia langkah-langkah untuk melakukan SADARI. Selain melakukan pemeriksaan rutin, jangan lupa juga untuk mencegah kanker payudara dengan menerapkan pola hidup sehat. Bagaimanapun, mencegah lebih baik dari pada mengobati, kan?

 

Nurul Azizah

UNJ

Leave A Comment