WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Yuk, Kenali Perbedaan Astringent dan Toner

   Memilih produk untuk perawatan kulit wajah harus sangat berhati-hati apalagi untuk kita-kita, remaja yang bingung dalam memilih produk yang akan digunakan

   Banyak sekali orang yang beranggapan bahwa astringent dan toner merupakan produk yang sama. Padahal astringent dan toner memiliki sejumlah perbedaan. Kamu harus mengetahui apa bedanya astringent dan toner. Kamu juga harus mengetahui mana yang cocok untuk tipe kulit kamu. Apakah cocok menggunakan astringent atau cocok dengan toner? Yuk simak apa itu perbedaan astringent dan toner.

   Meski fungsinya sama, astringent dan toner memiliki kandungan yang berbeda. Astringent terbuat dari air dan umumnya mengandung alkohol. Astringent mengandung asam salisilat untuk melawan jerawat, komedo, dan asam sitrat. Tetapi ada beberapa juga astiringent yang mengandung bahan alami seperti witch hazel dan cuka apel. Astringent memiliki manfaat untuk menghilangkan minyak berlebih pada kulit wajah, astringent cocok untuk tipe kulit wajah yang kombinasi, berminyak, dan juga berjerawat. Jika kamu memiliki tipe kulit wajah yang kering, sebaiknya kamu tidak menggunakan astringent karena akan memperparah kondisi kulit kering. Sedangkan toner terbuat dari air dan memiliki kandungan seperti gliserin, urea, hyaluronic acid, AHA yang memiliki manfaat untuk melembabkan kulit, dan membuat kulit terasa lebih halus. Toner sangat cocok untuk segala jenis kulit, tetapi lebih ditujukan untuk tipe kulit wajah normal, kering, dan sensitif.

Bagaimana cara memakai astringent?

   Cara memakai astringent sama seperti kamu memakai toner, yaitu dengan memakainya sesudah kamu mencuci muka tepatnya sebelum menggunakan pelembab dengan cara gunakan kapas dan taruh astringent ke muka atau jika astringent berbentuk semprotan, kamu bisa menggunakannya dengan cara menyemprotkan produk tersebut ke wajah. Penggunaan astringent dapat membuat kulit wajah kering, kamu bisa menggunakannya 1 kali saja dalam sehari. Jika kulit wajahmu berubah menjadi merah, terasa panas ataupun iritasi sebaiknya hentikan penggunaan tersebut.

Apakah bisa astringent dan toner dipakai secara bersamaan?

   Boleh, asalkan kulit wajah kamu benar-benar sedang berminyak. Atau kamu bisa menggunakkan astringent pada pagi hari untuk mendapatkan hasil makeup yang matte. Kemudian gunakan toner pada malam hari untuk melembabkan wajah kamu atau kamu bisa menggunakan astringent terlebih dahulu, lalu diamkan kering selama 25-30 menit, kemudian pakai toner wajah setelahnya. Gunakan astringent ketika cuaca sedang panas dengan udara yang lembab, sebaliknya gunakan toner jika cuaca dingin dengan udara yang kering. Sebelum kamu memakai astringent dan toner secara bersamaan, kamu harus memeriksa kondisi kulit wajah kamu terlebih dahulu. 

   Segera hentikan pemakaian astringent dan toner jika wajah kamu menjadi kemerahan, terasa panas atau perih, ataupun mengalami iritasi.

 

 

DIAJENG GENTALIA RIFANI-Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta

Leave A Comment