WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Wajib Tahu! Tanda-tanda Pubertas pada laki-laki dan Perempuan

Setiap manusia pasti mengalami yang namanya pubertas, termasuk Sunners nih pasti sudah ada yang mengalami atau juga akan mengalaminya, nih. Pubertas seseorang juga bukan hanya dilalui satu momen aja tapi ada tahapan-tahapannya.

Daripada penasaran, yuk, simak apa aja, sih, tanda-tanda pubertas pada remaja lelaki dan perempuan.

Sebagian besar anak perempuan memulai masa puber ketika mereka berusia antara 8 sampai 13 tahun.
Sementara pada anak laki-laki, pubertas akan dialami saat mereka memasuki usia 10 hingga 16 tahun. Ya, anak laki-laki memang mengalami masa puber lebih lambat daripada anak perempuan.

Di fase ini akan terjadi puncak pertumbuhan (growth spurt), yang merupakan masa pertumbuhan kedua tercepat setelah masa bayi.

Ciri-ciri pubertas anak perempuan

Perubahan fisik anak laki-laki dan perempuan saat memasuki masa puber berbeda. Bahkan, usia mulai terjadinya puber pun juga berbeda antar keduanya. Biasanya, anak perempuan lebih cepat memasuki usia pubertas daripada laki-laki.

Tanda pertama pubertas pada anak perempuan

Ciri awal dari remaja perempuan saat mengalami pubertas adalah pertumbuhan payudara. Pertumbuhan payudara ini bahkan bisa saja terjadi tidak secara bersamaan.
Sebagai contoh, payudara yang satu terbentuk lebih dahulu dibanding payudara yang lain.

Selain itu, ciri awal lainnya yang dialami anak perempuan saat puber adalah pertumbuhan rambut pada lengan dan kaki. Tidak hanya itu saja, rambut di area organ seksual dan di ketiak juga mulai tumbuh.
Jika anak sudah mengalami pertumbuhan payudara dan pertumbuhan rambut pada kemaluan dan ketiak, tandanya sebentar lagi akan mencapai puncak pertumbuhannya.

Ciri-ciri lanjutan pubertas anak perempuan

Ciri pubertas yang dialami oleh anak perempuan tidak hanya berhenti pada tanda awalnya saja. Selanjutnya, remaja perempuan akan mengalami beberapa ciri pubertas lainnya, seperti:
– menarche atau menstruasi pertama,
– mulai tumbuh jerawat pada wajah,
– payudara terus tumbuh hingga seperti orang dewasa,
– rambut di area organ seksual dan ketiak menjadi semakin lebat,
– munculnya kumis tipis pada beberapa anak perempuan,
– lebih mudah berkeringat,
– mulai mengalami keputihan,
– tinggi badan meningkat drastis sejak menstruasi, biasanya 5-7.5 cm setiap tahun,
– berat badan mulai meningkat, dan
– pinggul membesar sementara pinggang mengecil.

Ciri-ciri pubertas pada anak laki-laki

Sedikit berbeda dengan anak perempuan, anak laki-laki akan menunjukkan ciri pubertas yang lebih lambat daripada anak perempuan.

Ciri-ciri pubertas pada laki-laki, yaitu:

Tanda pertama yang menunjukkan laki-laki memasuki masa pubertas adalah membesarnya ukuran testis. Umumnya, hal ini terjadi pada usia 11 tahun.
Setelah itu, diikuti dengan membesarnya ukuran penis. Berikutnya, rambut keriting pada area organ seksual mulai tumbuh, juga pada ketiak.

Ciri-ciri lanjutan pubertas pada laki-laki

Selain ciri pubertas yang dialami pada masa awal puber, berikut adalah beberapa tanda lain yang dialami anak selama masa pubernya:
– pertumbuhan penis dan testis,
– skrotum anak laki-laki akan berubah menjadi semakin gelap,
– rambut di area organ seksual dan ketiak menjadi lebih tebal,

– produksi keringat bertambah,

– mengalami mimpi basah,

– terjadinya perubahan suara yaitu, menjadi lebih berat,
– mulai tumbuh jerawat baik di area wajah mau pun badan,
– tinggi anak laki-laki bertambah hingga 7-8 cm setiap tahun,
– terbentuk otot-otot pada tubuh, dan
– mulai tumbuh rambut pada wajah

Memasuki masa puber, anak laki-laki sudah bisa mengalami ereksi dan juga ejakulasi. Ejakulasi pertama kali atau spermarche biasanya menjadi ciri pubertas pada laki-laki yang paling mudah dikenali.

Ejakulasi ini biasanya ditandai dengan mimpi basah, tapi ereksi sendiri bisa terjadi secara spontan saat anak bangun tidur tanpa alasan yang jelas.

 

Ahmad Rizki Ramdani-Polmed

 

Leave A Comment