Majalah Sunday

The Hungry Ghost Festival:
Ketika Para Hantu Berkeliaran di Bumi

Penulis: Imani – UNJ

“The Hungry Ghost Festival” adalah hari di mana para hantu yang berkelana di bumi sedang berada di puncak kelaparan, kehampaan, dan penderitaan. Pada hari itu, masyarakat mengadakan sebuah festival untuk menghormati para arwah yang bergentayangan demi menjaga keamanan serta ketentraman dunia manusia.

Mengenal "The Hungry Ghost Month"

hantu festival hungry ghost
Gerbang neraka dibuka lebar-lebar untuk mempersilakan para hantu bergentayangan turun ke bumi, pict by canva.com

Bulan ketujuh kalender Imlek adalah saat di mana pintu neraka dibuka lebar-lebar, mempersilakan para penghuninya turun ke bumi untuk berkelana mencari hiburan. Bulan ini menjadi satu bulan yang paling ditakuti oleh masyarakat Cina, karena pada saat inilah hantu-hantu yang berkeliaran itu menghibur diri mereka. Oleh karena itulah, banyak orang yang memilih untuk menetap di rumah setelah gelap daripada di luar dan menjadi sasaran kejahilan para hantu.

Hantu-hantu yang bergentayangan ini adalah mereka yang semasa hidupnya tidak memiliki rumah, meninggal dalam keadaan tak terawat, atau menanggung dosa yang sangat besar. Hari kelima belas bulan ini menjadi hari di mana para hantu ini berada di puncak penderitaan, kesepian, dan kelaparan. Berangkat dari situlah “The Hungry Ghost Festival” diadakan, dengan tujuan untuk menghormati mereka yang sudah meninggal serta menjaga keamanan dari serangan hantu-hantu yang tengah lapar ini.

Kisah Mulian, Awal Mula dari "The Hungry Ghost Festival"

hantu festival hungry ghost
Persembahan untuk para hantu agar tidak mengganggu kehidupan manusia, pict by canva.com

Alkisah seorang biksu bernama Mulian, meminta pertolongan kepada Buddha untuk menyelamatkan ibunya. Ibu dari Mulian sendiri berubah menjadi sosok hantu karena tanggungan dosa yang besar semasa hidupnya. Mulian tidak tega melihat kondisi ibunya yang selalu dilanda rasa lapar, dan semakin merasa sedih ketika setiap makanan yang ia berikan kepada ibunya selalu menjadi abu.

Meminta saran kepada Buddha, Buddha menjawab bahwa ibu dari Mulian tidak bisa dilepas dari alam hantu kecuali dengan kekuatan para biksu dari sepuluh penjuru. Para biksu itu akan berkultivasi pada tanggal 15 April hingga 15 Juli kalender Imlek, dan akan mendapatkan sebuah pencerahan di hari terakhir. Buddha memerintahkan Mulian untuk memberikan para biksu sebuah persembahan, yang nantinya akan menimbulkan timbal balik yang baik bagi Mulian serta ibunya.

Mengikuti saran sang Buddha, akhirnya Mulian bisa membebaskan sang ibu dari alam hantu kelaparan. Legenda Mulian ini menjadi sebuah kebiasaan yang melahirkan tradisi “The Hungry Ghost Festival” untuk menghormati para hantu serta menjaga keamanan dunia manusia dari gangguan mereka.

Tentang "The Hungry Ghost Festival"

hantu festival hungry ghost
Hari kelima belas bulan ketujuh menjadi puncak para hantu mengalami kesengsaraan dan kelaparan, pict by canva.com

Pada hari kelima belas bulan ketujuh kalender Imlek, hari di mana para hantu mencapai puncak emosinya, masyarakat Cina mengadakan sebuah upacara khusus untuk merayakan hari ini. “The Hungry Ghost Festival” adalah hari di mana orang-orang memberikan persembahan berupa makanan untuk disajikan kepada arwah yang bergentayangan, hingga kertas yang dibuat menyerupai uang untuk dibakar bersama baju-baju sebagai persembahan.

Semua dilakukan untuk menghindari malapetaka akibat hantu yang marah, mengingat para hantu yang bergentayangan ini sedang mencapai puncak kesengsaraannya dan khawatir akan membahayakan ketentraman dunia manusia. Oleh karena itulah, bulan ketujuh kalender Imlek menjadi waktu di mana orang-orang menjadi lebih hati-hati terhadap segala aktivitas yang mereka lakukan, agar tidak menjadi sasaran empuk bagi para arwah penasaran yang kesepian.

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Hati-hati, kisah yang kamu baca mungkin benar, berwaspadalah! Dapatkan cerita misteri lainnya dari Majalah Sunday.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 65
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?