WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Serunya Nge-Gigs Daring di The Sense of ARTEFAC UNS: ART AND SPORT 2020

Setelah ditunda karena adanya pandemi COVID-19, konser Artefac UNS yang diimplementasikan oleh mahasiswa FEB UNS akhirnya diselenggarakan pada tanggal 26 September 2020 dengan tema Living Life In Color. Acara dipandu oleh tiga MC, yaitu Putri Manjo, Fauzan Yoman, dan Alit Jabangbayi.

MC (Alit Jabangbayi, Putri Manjo, dan Fauzan Yoman)

Acara dimulai pada jam 18.30 melalui website Artefac UNS. Walapun secara daring, namun konser tetap berjalan dengan baik dan diiringi dengan antusias penonton yang tinggi melalui comment section. Konser ini merupakan puncak dari rangkaian The Sense of ARTEFAC UNS: ART AND SPORT 2020.

Project Officer Artefac 2020, Fernanda Januar, menceritakan tujuan dari Artefac UNS 2020 adalah bagaimana cara mengumpulkan teman-teman untuk pengalaman, dengan hasil sebagai manusia yang lahir dan besar setelah acara Artefac 2020. Selain itu, mengembangkan softskill dan perayaan Dies Natalis UNS juga menjadi tujuan dari acara ini. Acara puncak semula dijadwalkan pada tanggal 27 Maret 2020, namun ditunda pelaksanaannya.

Acara dibuka oleh ketiga MC yang lucu dan membawa humor nan segar, kemudian dilanjutkan dengan penampilan dari band Neeloa yang membawakan tiga lagu, dengan lagu berjudul “Kita”, “Haru Membiru” yang akan masuk ke dalam album pertama mereka, dan lagu dengan tajuk “Nama” sebagai penutup manis penampilan dari Neeloa.

Neeloa

Performer kedua salah satu yang ditunggu-tunggu, siapa lagi kalo bukan Kunto Aji. Dengan perform semua lagu di album Mantra-Mantra, Kunto Aji menyihir penonton dengan ‘terapi psikologinya’.

Penampilan Kunto Aji bersama timnya

Setelah itu dilanjut dengan penampilan dari band yang penampilannya khas banget dengan setelannya, The Changcuters! Energi dari performance mereka tersalurkan banget ke penontonnya. Serong kanan, serong kiri!

Penampilan dari The Changcuters

Beralih dari penampilan energik, kita diajak untuk menikmati musik jazz dari Maliq & D’Essential. Dengan perform secara live, mereka juga menerima request-an lagu dari penonton untuk dinyanyiin bareng-bareng, salah satunya lagu ‘Himalaya’. Seru abis! Maliq & D’Essential ngajak para penonton untuk interaksi walaupun secara daring.

Maliq & D’Essential

Nah, kini hampir di penghujung acara. Baskara Putra dengan nama panggung Hindia, jadi penutup acara yang apik dan udah banyak banget di mention sama penonton Artefac UNS 2020. Hindia bersama dengan timnya menyanyikan total sembilan lagu. Bagi para anak zaman kontemporer zaman sekarang, tentunya nggak asing lagi sama Hindia dan karyanya.

Penampilan Hindia bersama timnya

Puncak acara The Sense of ARTEFAC UNS: ART AND SPORT 2020 ini bisa dikatakan menuai kesuksesan. Semua yang menikmati musik dimanjakan dengan berbagai genre dari para guest. Intinya, penuh warna. Kayak tema Artefac UNS tahun ini. Sunners, kalian juga bisa kok nge-gigs dengan asyik walaupun lewat layar gadget! Sukses terus Artefac UNS 2020! Sampai jumpa di event berikutnya!

Dewi Amalia Fadzilah, Universitas Negeri Jakarta

Leave A Comment