WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Mengendalikan Emosi dan Menghindari Menyakiti Diri Sendiri

Halo, Sunners!

 

Manusia diberi anugerah berupa emosi dari Tuhan atas ekspresi dari segala hal yang terjadi pada hidup. Emosi ini banyak sekali jenisnya, ada senang, sedih, marah, dan lainnya. Dan kesemua emosi itu merupakan hal normal yang dirasakan makhluk hidup seperti kita.

 

Tiap tindakan kita biasanya terpengaruhi oleh emosi yang saat itu kita rasakan, misalkan ketika bahagia pasti kita akan sering tersenyum dan melakukan berbagai aktivitas dengan baik. Lain lagi jika kita sedang marah, kerjaan terkadang dilakukan kurang maksimal, bawaannya berat. Sehingga interaksi dengan orang lain juga renggang karena beberapa orang sering melampiaskan marah kepada orang yang tidak tepat.

 

Kali ini, pembahasan lebih difokuskan dengan emosi marah yang susah dikendalikan sampai menyakiti diri sendiri. Beberapa orang selain melampiaskan kemarahannya pada barang, orang lain, dan ada juga yang memilih menyakiti diri sendiri. Kesemuanya sangat merugikan bagi dirinya juga lingkungan sekitar.

 

Jadi, baiknya kita mengetahui cara mengontrol emosi marah dan mengalihkan keinginan kita dari pikiran menyakiti diri sendiri sebagai pelampiasan. Pertama, kamu harus tahu dulu apa penyebab dari kemarahanmu. Hindari sejenak penyebab tersebut, tak apa untuk memberi ruang pada dirimu sendiri. Dari pada kamu bertindak impulsif melampiaskan kemarahanmu. Nah, berikut cara mengendalikan emosi yang dapat kamu lakukan yang dilansir dari klikdokter.com:

 

  1. Atur Napas

 

Biasanya saat marah, napas kita menjadi lebih pendek dan sedikit memburu, berbeda ketika emosi kita normal. Maka dari itu, cobalah atur napas kita, tarik perlahan dan dalam lewat hidung lalu embuskan melalui mulut. Ulangi beberapa kali sampai ritme napas dan jantung kembali normal.

 

  1. Tenangkan Diri

 

Setelah kita mengatur napas, langkah selanjutnya ialah menenangkan diri. Sebenarnya dengan kita mengatur napas pun diri kita menjadi lebih tenanag dari sebelumnya. Jauhi sumber kemarahan, beri ruang dan waktu untuk diri sendiri. Lalu kita bias memikirkan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

 

  1. Lakukan Aktivitas Lain

 

Coba alihkan emosimu dengan melakukan aktivitas lain yang positif dan menyenangkan buatmu. Misalnya, mendengarkan lagu dengan nada tenang danceria, menonton video di youtube, membaca novel, atau bermain game. Jika sudah tenang, baru Sunners bias berpikir lebih jernih apa yang harus Sunners lakukan untuk menyelesaikan permasalahan.

 

 

Tiga cara di atas sudah Sunners lakukan, Nih. Namun, keinginan untuk melampiaskan kemarahan masih bersarang di pikiran. Takut nantinya lampiasan impulsif yang Sunners lakukan mengakibatkan kerugian diri sendiri dengan menyakiti diri dan sekitar, lebih baik coba cara berikut yang dilansir dari hellosehat.com yang bias kamu lakukan, berikut caranya:

 

  1. Menangis

 

Sunners gak salah baca, kok. Menangis kan juga hal normal bagi manusia, menangis bukan berarti kita lemah dan tidak berdaya, tapi merupakan salah satu hal yang menunjukkan kalau kita manusia normal yang memiliki rasa dan hati. Menangis tidak harusnya diidentikkan dengan perempuan, karena pada dasarnya laki-laki juga dapat menangis. Dan itu normal, tak apa untuk menangis, jangan dengarkan perkataan orang lain soal kita yang tidak boleh menangis. Mereka tidak selalu mengetahui segala hal tentang kita. Coba keluarkan rasa marah, sesak, kesal melalui luruhnya air mata. Pasti rasanya sedikit berkurang beban di hati dan pikiran.

 

  1. Jauhkan Benda Tajam atau yang Dapat Melukai Diri

Keinginan untuk menyakiti diri pada beberapa orang baisanya muncul sebagai bentuk pelampiasan rasa kesal, marah, tertekan, dan lainnya. Sehingga diharuskan untuk menjauhi benda-benda yang sekiranya dapat menyakiti diri sendiri. Hindari benda tumpul dan keras juga harus dilakukan.

 

  1. Tulis Perasaanmu

 

Sunners bias coba tulis segala kemarahan, kekesalan, dan amarah pada sebuah kertas yang kemudian Sunners coret=coret di atas tulisan tersebut. Robek hingga menjadi serpihan, anggap itu sebagai pelampiasan. Bisa juga kalian menuliskannya di sebuah buku diari untuk nantinya saat sudah tenang Sunners renungi dan dijadikan pelajaran. Karena belajar bukan hanay tentang materi pelajaran, tapi juga tentnag kehidupan.

 

  1. Alihkan Diri

 

Sama seperti mengontrol emosi, menyalurkan emosi agar tidak melukai diri sendiri dapat dilakukan dengan mangalihkan diri melalui kegiatan positif lainnya. Sunners bias mencengarkan lagu, menonton tv atau video di youtube, membaca buku, memakan makanan dan minuman manis, bermain game baik di elektronik atau non elektronik. Pokoknya lakukan segala aktivitas yang Sunners sukai dann dirasa nyaman.

 

  1. Curhat

 

Curhat atau curahan hati kepada seseorang yang Sunners percayai boleh dilakukan. Suatu emosi atau masalah tidak harus seluruhnya kamu pendam, berbagilah walau tidak secara rinci. Banyak orang yang tulus saying dan ingin membantu Sunners, jangan menganggap kalau kalian sendirian tanpa ada seseorang di samping Sunners. Kita semua makhluk social yang butuh satu sama lain. Menceritakan beban dapat meringankan beratnya beban yang dipangku. Tak apa, cerita sedikit saja.

 

  1. Konsultasi Pada Ahli

Jika semua tips di atas sudah dilakukan, tapi rasa ingin menyakiti sendiri masih ada. Coba konsultasikan hal tersebut pada ahli yang lebih mengerti. Satu hal yang harus Sunners pahami ialah untuk itdak self diagnosis. Banyak artikel yang memberikan ciri-ciri suatu kesehatan mental, lalu Sunners merasa hal tersebut sama dengan apa yang dirasa, belum tentu gangguan kesehatan mental tersebut terjadi pada Sunners. Maka dari itu, mengkonsultasikan pada yang lebih ahli sangat diharuskan. Selain mengetahui gangguan yang Sunners alami, kalian juga dapat mengkonsultasikan segalanya seputar yang Sunners rasakan pada ahli. Lalu Sunners juga mengetahui cara menanganinya dengan baik dan benar.

 

 

Semoga cara-cara di atas dapat membantu Sunners dalam mengendalikan emosi dan menghentikan menyakiti diri sendiri. Sunners, sayangi diri kalian karena kalian berharga, semua perasan kalian valid, kalian pantas disayangi.

 

penulis: Siti Nurhikmatullaela

Leave A Comment