WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Bagi Remaja, Perlukah Bantuan Orang Tua untuk Melakukan Self-Care?

Sunners, apa sih yang kamu ketahui selama ini tentang self-care? Perawatan diri? Menjaga kesehatan tubuh dengan baik? Mengatur pola makan dan rutin minum vitamin? Atau mungkin hanya memikirkan kebahagiaan diri sendiri, tanpa memikirkan orang-orang di sekitar, hingga akhirnya menganggap dirimu sendiri egois? Kalau memang benar begitu yang ada di kepalamu selama ini, maka kamu keliru.

 

Ternyata self-care sendiri pun memiliki arti yang cukup luas, yaitu memberikan perhatian yang cukup pada diri sendiri. Bukan hanya memberi perhatian pada tubuhmu, tetapi juga harus diseimbangkan dengan mental dan emosional. Kamu harus melakukannya secara rutin bersama-sama. Tidak bisa jika hanya salah satu. Mengapa? Karena fisik dan mentalmu-lah yang saling bekerja sama membantumu melakukan segala aktivitas setiap waktu.

Setelah lelah dengan segala aktivitas, tugas sekolah yang tiada habisnya, sehingga begadang menjadi sering dilakukan dan menjadi sebuah kebiasaan rutin setiap malamnya. Belum lagi masalah pertemanan, percintaan, hingga orang tua dan keluarga. Maka, kamu sangat perlu beristirahat. Seperti mengasingkan diri dari dunia, mengisi kembali energi yang terkuras habis.

Berlibur sepertinya akan menjadi pilihan yang muncul begitu saja, bukan? Ingin rasanya pergi sendirian sejauh mungkin. Ingin mengurung diri di kamar seharian penuh tanpa melakukan aktivitas apa pun di luar ruangan. Ingin melakukan hal-hal yang dianggap bisa membuat dirimu terasa lebih baik. Tapi, ternyata kamu tidak bisa melakukan itu semua.

Sebagai remaja yang masih sering dianggap belum dewasa, atau bahkan disebut anak kecil, rasanya ruang gerakmu menjadi lebih sempit. Semua hal yang ingin kamu lakukan masih sering dianggap salah, atau bahkan bisa membahayakan dirimu sendiri. Padahal kamu ingin mulai belajar untuk mengambil keputusan sendiri. Atau bahkan memulai untuk mengenal dirimu sendiri dengan baik, agar bisa memberikan perhatian untuk diri sendiri yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh dirimu.

Sebagai anak yang baik, remaja yang sedang tumbuh dan belajar untuk menghadapi dunia yang sebenarnya, kamu harus bisa memberi pengertian pada orang-orang di sekitarmu, terutama orang tua. Dimulai dengan sering berdiskusi dan bertukar pikiran, agar orang tuamu bisa mempercayai dirimu untuk melakukan hal-hal yang kamu mau, dan tentunya tidak akan membahayakan dirimu atau merugikanmu.

Kamu juga harus membiasakan diri untuk lebih terbuka terhadap orang tuamu. Misal, bercerita aktivitasmu, apa saja yang kamu lakukan hari ini, masalah apa yang sedang kamu hadapi, apa yang membuatmu merasa sedih, marah, kecewa, atau emosi lain yang sedang kamu rasakan. Dengan begitu, bisa saja kamu akan lebih mengenal dirimu sendiri, dan tentunya bisa tahu bagaimana melakukan self-care yang baik dan benar sesuai dengan dirimu. Karena ternyata self-care setiap orang berbeda-beda, lho!

Lalu, mengapa peran orang tuamu sangat penting dalam menentukan self-care apa yang sebenarnya harus kamu lakukan terhadap dirimu sendiri? Karena bisa saja kamu keliru mengenal dirimu sendiri, dan orang tuamu yang sudah merawat dan selalu bersamamu selama ini bisa membantumu mengenali dirimu.

Jika itu semua sudah kamu lakukan, dan kamu sudah menemukan jawabannya, maka mulailah melakukan self-care pada dirimu. Berikan perhatian yang cukup pada fisik maupun mentalmu. Kamu yang melakukannya, dan orang tuamu akan membantumu untuk mengingatkannya, kalau-kalau kamu melampaui batas.

Setelah itu kamu akan sadar, jika dengan berdiskusi dan menceritakan segala hal pada orang tuamu ternyata tidak buruk, ya? Beban yang selama ini kamu simpan sendirian terasa lebih ringan. Dan rasa khawatir orang tuamu yang berlebihan bisa berkurang.

 

Puja Sindia
Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta

Leave A Comment