Majalah Sunday

Disney Princess Punya Masalah Mental, Beneran?

Siapa sih yang tidak kenal dengan Disney Princess?

Disney Princess adalah istilah atau merek dagang yang dimiliki oleh The Walt Disney Company dan merupakan salah satu produk merchandising paling populer dari perusahaan ini. Disney Princess mengacu pada serangkaian karakter fiksi putri yang muncul dalam film animasi disney. Karakter-karakternya memiliki ciri utama seperti kecantikan, kebaikan hati, dan keterlibatan dalam kisah romantis. Jumlah film Disney Princess yang resmi terdaftar saat ini ada 12 judul dengan karakter yang berbeda-beda. 

Para putri ini memiliki daya tarik yang besar, sehingga perusahaan telah menghasilkan banyak produk mainan, pakaian sampai aksesoris. Karakter Disney Princess juga telah menjadi subjek dapat terkait dengan representasi gender dan stereotip dalam media hiburan. Penggunaan karakter fiksi termasuk dianggap mampu membantu remaja memahami dan mengatasi masalah emosional bahkan masalah mental yang mereka hadapi. 

Cek fakta unik mengenai gangguan kesehatan mental para disney princess

Disney Princess Punya Masalah Mental, Beneran? Pict by canva.com

Siapa saja Karakter Disney Princess yang dikaitkan dengan gangguan kesehatan mental?

Ada beberapa penjelasan psikologi yang mengaitkan karakter Disney Princesses dengan gangguan kesehatan mental. Walaupun tidak ada satu karakter pun yang secara resmi dikaitkan dengan gangguan kesehatan mental, akan tetapi beberapa penjelasan populer ini mengidentifikasi kemungkinan gejala atau perilaku yang terkait dengan hal tersebut.

Princess Cinderella dari “Cinderella”

Cinderella dikisahkan sebagai seorang yatim piatu yang tinggal dan ‘dieksploitasi’ oleh ibu tiri dan saudara tirinya, sehingga dia mengalami trauma berat dalam hidupnya. Dalam dunia psikologi, beberapa gejala PTSD muncul pada karakter Cinderella selama film seperti mengalami mimpi buruk dan flashback. Selain itu, karakter Cinderella dianggap memiliki kesedihan dan depresi karena perlakuan ibu dan saudara tirinya.

Belle dari “Beauty and The Beast”

Karakter Belle memiliki perilaku yang sangat terstruktur dan ritualistik, seperti membaca buku yang sama dan menjaga kamarnya agar selalu rapi. Hal ini yang mengasumsi bahwa Belle tampak memiliki beberapa gejala OCD lainnya seperti ketidaknyamanan terhadap perubahan dan kekhawatiran berlebihan terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. 

Princess Rapunzel dari “Tangled”

Masa anak hingga menginjak usia remaja, Rapunzel selalu menghabiskan hari-hari di menara dan terisolasi dari dunia luar. Sampai pada adegan ketika dia akhirnya memutuskan untuk melarikan diri dari menara itu dan menjalani petualangan barunya, Rapunzel sering terlihat sanggung dan gelisah di hadapan orang asing maupun saat menghadapi situasi sosial yang baru. Karakter Rapunzel dianggap mewakili karakter seseorang yang mengalami trauma, isolasi sosial, dan gangguan kecemasan sosial 

Elsa dari “Frozen”

Ada beberapa penjelasan psikologi yang mengaitkan karakter Disney Princesses dengan gangguan kesehatan mental. Walaupun tidak ada satu karakter pun yang secara resmi dikaitkan dengan gangguan kesehatan mental, akan tetapi beberapa penjelasan populer ini mengidentifikasi kemungkinan gejala atau perilaku yang terkait dengan hal tersebut.

Ariel dari “The Little Mermaid”

Princess Disney yang satu ini sering dikaitkan dengan gangguan makan seperti bulimia atau anoreksia karena dia memiliki obsesi kuat terhadap tubuhnya dan makanan. Ariel berkeinginan kuat untuk menjadi manusia agar bisa dekat dengan Pangeran Eric, sehingga dia rela mengorbankan suara indahnya untuk bisa memiliki tubuh manusia yang cantik. Selain gangguan makan, Ariel juga diasumsikan mewakili seseorang yang memiliki impulsive behavior dan kecanduan dalam kisah perjuangannya.

keterbelakangan mental dinesy princess

Apakah isu kesehatan mental disney princess tersebut nyata? Pict by canva.com

Apakah kesehatan mental pada Disney Princess tersebut nyata?

Perlu diingat bahwa pengaitan karakter Disney Princess dengan gangguan kesehatan mental hanya sebatas pandangan dan pendapat individu. Sejak awal karakter Disney Princess memang sudah diciptakan sebagai kisah fiksi. Penting untuk tidak menyamakan mereka dengan manusia yang sebenarnya karena karakter fiksi diciptakan untuk kebutuhan hiburan dan inspirasi. Jadi, kalau sunners merasa memiliki gejala atau masalah kesehatan mental, segera cari bantuan dari profesional untuk penanganan lebih lanjut. 

Baca Juga: Pengaruh Personal Space pada Kesehatan Mental Seseorang

Penulis : Windiarti Juliarso – Polimedia Jakarta

Editor: Nur Amalina Husna – Universitas Kebangsaan

Ikutan berkarya di Majalah Sunday

Chat Di Sini!
Post Views: 428
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?