WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Urban Legend Baba Yaga: Penyihir dari Slavia

  Baba Yaga merupakan salah satu tokoh dongeng yang paling terkenal dari mitologi Slavia. Berbeda dari tokoh mitologi lain yang biasanya berperan jahat, Baba Yaga digambarkan memiliki karakter ambigu antara kebaikan dan keburukan. Baba Yaga sering digambarkan sebagai penyihir tua yang menakutkan dengan rambut putih, kaki yang seperti ayam, badan yang membungkuk dan hidung yang panjang serta sifatnya yang suka menculik anak-anak untuk dimakan.

  Seperti cerita penyihir lainnya, Baba Yaga juga bisa terbang, namun ia terbang bukan dengan sapu melainkan dengan duduk di sebuah mangkuk raksasa untuk menggiling makanannya sampai lututnya menyentuh dagu. Baba Yaga biasanya terbang dengan cepat di atas hutan dengan alu (alat penggiling) di tangan kanannya sebagai kemudi dan sebuah sapu di tangan kirinya sebagai penyapu jejak keberadaan dia. Biasanya, kemunculan Baba Yaga ditandai dengan timbulnya angin liar yang mulai bertiup, pohon yang mengerang, serta daun yang berputar-putar di udara.

  Baba Yaga juga memiliki rumah gubuk di tengah hutan yang lebat. Berbeda dengan rumah penyihir lainnya yang biasanya hanya terlihat menyeramkan, gubuk milik Baba Yaga memiliki kaki besar seperti ayam yang bisa bergerak, serta jendelanya yang terlihat seperti mata. Halaman rumah Baba Yaga juga dikelilingi oleh pagar yang terbuat dari tulang-tulang manusia dan dihiasi dengan tengkorak manusia yang matanya menyala merah.

  Dalam cerita, para korban Baba Yaga tidak pernah terlihat keluar lagi setelah masuk ke rumah itu. Para korban tersebut dimanjakan dengan makanan yang disuguhkan Baba Yaga kepada mereka sebelum akhirnya mereka duduk di atas spatula raksasa dan dimasukan ke dalam oven. Namun, bukan berarti tidak ada yang selamat dari Baba Yaga, konon cara agar selamat adalah dengan bagaimana para korban tersebut duduk di atas spatula tersebut. Ada juga versi cerita lain di mana cara agar bisa selamat adalah dengan menjawab pertanyaan Baba Yaga “Apakah engkau datang karena niat sendiri atau disuruh seseorang?” entah jawaban apa yang benar, hanya Baba Yaga yang tau.

 

Kekuatan dan Kebaikan Baba Yaga

  Dibalik semua cerita tentang seberapa menyeramkan Baba Yaga, ia merupakan sosok yang bijak, mengetahui segala hal, melihat semua hal serta mengatakan seluruh kebenaran kepada mereka yang cukup berani untuk bertanya. Baba Yaga dalam cerita, juga menguasai semua elemen alam dan memiliki pelayan setia yang berwujud penunggang kuda putih, penunggang kuda merah, dan penunggang kuda hitam. Baba Yaga memanggil mereka dengan julukan “My Bright Dawn, Red Sun, Dark Midnight” karena menurut Baba Yaga, mereka lah yang mengendalikan fajar, matahari terbit, dan malam hari. 

  Karena kekuatan serta pengetahuan Baba Yaga itulah, banyak orang yang mencari dan memasuki rumah Baba Yaga. Konon, banyak pahlawan zaman dahulu memasuki gubuk Baba Yaga untuk mencari kebijaksanaan, pengetahuan, kebenaran serta bantuan Baba Yaga seperti dalam cerita Vasilisa.

  Cerita Vasilisa merupakan kisah yang mirip seperti Cinderella, namun dengan tambahan boneka ajaib di mana ibu Vasilisa meninggal dan ayahnya menikah dengan wanita kejam yang juga memiliki anak yang jahat. Suatu malam ketika ayah Vasilisa pergi bekerja, Vasilisa dipindahkan oleh ibu tirinya ke sebuah pondok gelap di tengah hutan. Vasilisa diperintahkan untuk menyelesaikan tugas yang mustahil karena kurangnya penerangan. Vasilisa pun keluar dari pondok tersebut untuk mencari cahaya, namun malah bertemu Baba Yaga yang memberikan boneka ajaib yang akan menuntun Vasilisa semasa hidupnya, dan sebuah lentera dengan api yang memungkinkan Vasilisa menyelesaikan tugasnya. Namun, lentera itu juga lah yang nanti membakar keluarga jahat Vasilisa. Beruntungnya, cerita Vasilisa ini berakhir bahagia dengan Vasilisa menikahi Tsar Rusia.

 

Asal Usul Baba Yaga

  Banyak cerita mengenai asal usul Baba Yaga, seperti, Baba Yaga merupakan perempuan yang melakukan kesepakatan dengan setan dan terjebak dalam kutukan dosa yang menyebabkan ia berubah menjadi penyihir. Ada juga versi di mana Baba Yaga merupakan makhluk pengirim orang dari alam dunia ke alam kematian, dikarenakan dalam tradisi Slavia kuno, orang mati biasanya ditempatkan di sebuah rumah kecil dengan dua buah penyangga dan disitulah Baba Yaga tinggal. Bahkan, ada juga versi dimana Baba Yaga merupakan dewi kematian yang menjaga pintu masuk ke dunia bawah dan mengantar jiwa orang yang meninggal ke kerajaan orang mati. 

Penulis: Sulthan/SMKN 67 Jakarta

Editor: Valerizma Mutia Sari/ Polimedia Jakarta

Leave A Comment