Majalah Sunday

Trauma Keluarga: Tips Menyembuhkan Luka Masa Kecil

Penulis: Anjelia Panggabean, Universitas Kristen Indonesia
Editor: Fidya Damayanti – Universitas Negeri Jakarta

Hai Sunners!!! Masa anak-anak adalah masa yang menyenangkan bukan? Masa transisi di mana anak-anak bermain sambil belajar tanpa harus memikirkan masalah hidup. Pada masa anak-anak ini, kasih sayang dari orang tua sangatlah dibutuhkan untuk membantu perkembangan anak. Namun, bagaimana jika yang terjadi semasa kecil kita memiliki trauma keluarga yang terpendam sampai sekarang?

Anak tidak mendapatkan perhatian dari orang tua, anak yang dituntut dewasa  sebelum waktunya karena keadaan, anak yang harus menyaksikan pertengkaran orang tuanya tapi tidak bisa mencegah pertengkaran itu dan anak dijadikan sebagai tempat pelampiasan kekesalan orang tua. Pastinya tidak menyenangkan dan akan meninggalkan luka hati yang mendalam sampai detik ini. Bingung cara mengatasi trauma masa lalu? Cobain tips berikut yuk!

Trauma Keluarga

Luka Masa Kecil Akan Terus Membekas, pict by canva.com

Tips Menyebuhkan Trauma Keluarga

Sebagai seorang anak jika hal yang menyakitkan datang dari orang terdekat, apalagi itu dari orang tua kita sendiri, kita akan susah untuk melupakannya. Hal yang menyakitkan itu bisa membuat kita memiliki  trauma yang akan menghantui kita setiap waktu dan membuat kita sulit untuk mengobati luka itu. 

Namun, apa bisa luka hati disembuhkan? Katanya dengan memaafkan bisa menyembuhkan luka hati. Ketika orang yang melukai hati kita meminta maaf dan kita bisa memberi maaf kepada orang itu akan membuat luka kita sembuh. Bagaimana jika luka hati itu berasal dari orang terdekat kita sendiri, apa akan semudah itu?  

Terus cara menyembuhkan luka hati karena masalah keluarga itu apakah mudah? Nah, ada 3 cara untuk mengobati luka hati karena keluarga nih Sunners! Yuk kita terapkan bersama!

1. Berdamai Dengan Diri Sendiri

Berdamai dengan sendiri merupakan hal yang penting dilakukan untuk menyembukan luka hati. Memang tidaklah mudah untuk berdamai dengan sendiri. Namun, Sunners perlu berdamai dengan diri kalian sendiri dulu jika ingin sembuh dari luka hati.

Berdamailah dengan diri kalian sendiri dengan cara minta maaf karena harus melalui masa yang menyakitkan itu. Kemudian, ucapkan terima kasih pada diri kalian karena sudah kuat sampai titik ini, kalian bisa melewati, dan bertahan meskipun luka yang kalian rasa sangatlah sakit.

Dan juga beranikan diri kalian untuk  berbicara kepada orang tuamu tentang apa yang kalian rasakan dan apa yang masih mengganjal dalam hati kalian. Katakan kepada mereka bahwa kejadian di masa kecil masih meninggalkan luka dalam hati kalian. Dengan begitu Sunners akan cukup kuat untuk mengobati luka hati dan perlahan kalian akan bisa sembuh dari luka lama itu.

Trauma Keluarga

Berdamai Dengan Diri Sendiri dan Menjalani Positive Vibes, pict by canva.com

2. Memaafkan Mereka yang Menyakiti Kalian

Mengapa harus memaafkan? Memaafkan adalah salah satu cara untuk memulihkan luka hati meskipun tidak akan sembuh sepenuhnya. Meskipun begitu, memaafkan bukanlah perkara yang mudah untuk dilakukan bagi orang yang sudah terlalu sakit hati karena perlakuan orang kepada kita. Kita bisa memaafkan kesalahan orang lain namun, kita tidak bisa melupakan atau menghapusnya dari ingatan kita.

“Luka hati itu diibaratkan dengan menancapkan paku di dinding, kamu bisa mencabutnya tapi bekas pakunya tidak akan bisa hilang.”

Sama halnya dengan luka hati, Sunners bisa memberi maaf kepada orang yang melukai hati kalian, tapi tidak dengan menghapus luka yang pernah diberikan kepada kalian.

Luka itu akan tetap membekas dalam ingatan walaupun sudah tidak sakit lagi. Jadi, dengan memaafkan orang yang memberi luka hati dan berusaha menghilangkan rasa marah, rasa benci yang ada pada diri kalian bisa membantu untuk mengobati luka hati.

3. Konsultasi ke Psikolog

Nah ini cara yang terakhir Sunners! Kalau kalian merasa bahwa sakit hati sudah tidak bisa teratasi karena sudah dalam tahap yang tinggi, kalian bisa konsultasi ke Psikolog. Sunners bisa menceritakan bahwa luka hati akibat masalah keluarga masih menghantui kalian dan sulit untuk mengobati luka itu. 

Ceritakan apa yang membuat Sunners sulit untuk berdamai dengan diri sendiri dan sulit memaafkan karena luka yang diberikan oleh orang tua sangat dalam. Selain itu, kalian juga masih merasa terjebak dengan masa lalu. Dengan begitu Sunners akan bisa terlepas dan sembuh dari luka hati yang membebani kalian akibat masalah keluarga dari masa lalu. 

Trauma Keluarga

Pergi Berkonsultasi ke Psikolog Menjadi Jalan Terbaik, pict by canva.com

Nah, itulah tiga cara untuk mengobati luka hati karena trauma keluarga. Sulit ya? Tapi mustahil pun tidak. Dengan meyakini sendiri kalau bisa sembuh dan Sunners memiliki kemauan untuk sembuh dari luka hati yang menghantui, kalian pasti bisa sembuh. Dengan demikian, berdamai dengan diri sendiri dan memaafkan orang tua yang menyakiti kalian adalah cara yang paling tepat. Namun, jika itu terlalu sulit, kalian bisa mencoba cara terakhir. 

Mulai sekarang mari berhenti untuk membenci atau menyakiti orang lain yuk Sunners! Baik itu keluarga, teman atau pacar. Mari tanamkan dalam diri sendiri untuk mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Jangan mendendam karena itu hanya akan membebani diri kalian sendiri. Semoga membantu ya, Sunners!

” Don’t let the sun go down on your anger. That is, the night must also be completed. “

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 1,069
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?