WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Tips Sukses Wawancara Kerja, Sudah Kamu Terapkan?

“Sebutkan tiga kekurangan dan kelebihan dirimu?”

Apa yang akan kamu katakan jika HRD atau usermu bertanya demikian? Apakah kamu akan menjawabnya dengan: Saya tipe orang kalem, cantik, dan banyak teman? Saya tipe yang malas, suka ceplas-ceplos, dan takut? Duh, hati-hati, jangan sampai kamu menjawabnya dengan asal dan berakhir tak diterima kerja, deh!

Setelah lolos seleksi berkas atau administrasi, biasanya seseorang tak langsung dipekerjakan. Hal itu karena ada tahapan rekrutmen lain yang harus dijalani. Apa itu? Ya, wawancara kerja! Bagi sebagain orang, wawancara kerja dipandang sebagai tahapan yang menyeramkan. Bikin panas dingin dan cemas minta ampun. Padahal, jika mereka tahu tips dan triknya, wawancara kerja bisa berlalu begitu saja, bahkan sudah seperti teleponan dengan sahabat, loh! Nah, berikut tips dan triknya untuk kamu, Sunners.

1. Jika HRD Berkata, “Ceritakan tentang Dirimu!”

Man and Woman Near Table

Di dalam wawancara kerja, HRD pasti akan bertanya, “Ceritakan tentang dirimu!” Biasanya pertanyaan ini akan diajukan pertama kali wawancara dilakukan. Nah, apa yang akan kamu katakan? Apakah kamu akan menjawabnya seperti ini:

“Saya Manda, mahasiswa jurusan Sastra. Saya anak kedua dari tiga bersaudara. Hobi saya main game, saya juga suka mendengarkan musik dan menonton film. Aktor favorite saya Kim Min-jae.”

Jika kamu menjawabnya demikian, maka kamu salah langkah! Maksud ditanyakan pertanyaan tersebut yaitu untuk melihat kemampuan dan kegiatan yang telah dijalankan, maka dengan kamu menjawab seperti di atas, tentu saja kamu sudah mendapatkan nilai minus dari HRD. Lalu, jawaban apa yang sebaiknya diberikan?

“Saya Manda, mahasiswa jurusan Sastra. Selama kuliah, saya tergabung ke beberapa organisasi kampus seperti BEM, dan beberapa kepanitiaan lomba. Saya juga pernah magang sebagai conten writer di Perusahaan A, dan sebagai copywriter di Perusahaan B. Beberapa artikel yang telah saya buat juga telah menempati halaman 1 Google.” Dengan menjawab kemampuan dan prestasi yang telah didapat seperti itu, pastinya kamu telah mendapatkan nilai plus di mata HRD (apalagi jika posisi yang didaftarkan sesuai).

2. Jika HRD Bertanya, “Apa yang Kamu Ketahui tentang Perusahaan Ini?”

Two Woman in Black Sits on Chair Near Table

Pertanyaan lain yang biasanya diajukan HRD ketika wawancara kerja adalah, “Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan ini?” Nah, pertanyaan ini sebetulnya ingin menguji kamu seberapa tahu dirimu tentang perusahaan yang sedang kamu lamar tersebut. Usahakan untuk menjawabnya dengan lugas dan tanpa tergagap ya! Usahakan juga agar kamu terlihat percaya diri ketika menjawab pertanyaan tersebut. Lalu, bagaimana mengusahakannya? Kamu bisa melakukan riset mengenai perusahaan tersebut sebelum melakukan wawancara kerja. Kumpulkan banyak informasi penting sebagai bekal menjawab pertanyaan ini.

3. Jika HRD Bertanya, “Kelebihan dan Kekuranganmu?”

Crop businessman giving contract to woman to sign

Pertanyaan lain yang selalu ditanyakan oleh HRD ketika mewawancarai calon pekerja adalah “Sebutkan kelebihan dan kekuranganmu!” Apa yang akan kamu berikan sebagai jawabannya? Apakah seperti yang di atas, bahwa kamu cantik, sopan, banyak teman, tetapi tipe orang yang malas, ceplas-ceplos, dan penakut?  Atau justru kamu akan menjawabnya seperti ini: “Kata teman saya, saya tipe orang yang ….”

Well, jangan berikan jawaban seperti di atas! Berikan jawaban yang masih berkaitan dengan posisi yang sedang kamu perjuangkan tersebut. Lalu, jawaban apa yang sebaiknya diberikan? Berikut satu contoh untuk menjawab pertanyaan terkait kelemahan.

“Saya bukan tipe orang yang cepat dalam melakukan sesuatu, misalnya dalam menulis. Hal itu karena saya termasuk tipe orang yang perfeksionis, semua harus sempurna, dari EYD, fakta logika, dan sebainya. Oleh karena itu, untuk memastikan kesempurnaan artikel yang saya buat, saya harus mengeceknya berulang kali, dan tentunya hal tersebut memakan waktu yang lumayan.”

Nur Hidayah – Universitas Negeri Jakarta

Leave A Comment