WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Tips Membuat Esai yang Menarik

Kamu pasti pernah mendapat tugas membuat esai kan, Sunners? Sebelum mencari tahu bagaimana cara membuat esai yang menarik, kamu perlu tahu definisi esai. Berdasarkan pengertian dari KBBI, esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya.

Sebelum menyimak tips membuat esai, alangkah baiknya kamu mengetahui bagian-bagian yang ada dalam esai. Pertama, bagian pendahuluan yang berisi latar belakang. Kedua, bagian isi. Bagian isi merupakan bagian yang sangat penting karena isi memaparkan subjek yang menjadi topik esai. Ketiga, bagian penutup yang berisi kesimpulan. Yuk, simak langkah-langkah membuat esai yang menarik berikut ini!

1. Tentukan Tema

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah menentukan tema. Sebelum membuat esai, tema perlu dipikirkan dengan baik agar kualitas esai makin menarik. Jika tema penulisan esai tidak ditentukan, kamu bisa mencari topik yang menarik. Carilah topik yang aktual atau ramai diperbincangkan. Kamu juga bisa memilih tema yang sesuai dengan minatmu, Sunners!

2. Buat Kerangka Penulisan

Kerangka penulisan secara garis besar diperlukan agar kamu tidak kewalahan saat menulis esai. Kamu bisa membuat outline dengan menuliskan sub-sub topik yang ingin kamu sampaikan dalam esai. Outline atau kerangka penulisan ini penting, lho! Saat menulis esai, kita sering kali merasa bingung ketika hendak melanjutkan tulisan. Karena itu, outline diperlukan agar tulisan kita menjadi lebih terarah dan sistematis.

3. Mengumpulkan Sumber

Sebelum berlanjut ke langkah penulisan, kamu perlu mengumpulkan materi-materi yang berkaitan dengan topik esai yang akan kamu tulis. Pastikan sumbernya jelas dan bisa dipercaya ya, Sunners!

4. Menulis Esai

Langkah ini merupakan kegiatan utamanya, yaitu melakukan penulisan. Tulislah esai dengan bahasa yang singkat, jelas, dan rinci. Kamu tidak perlu menyampaikan gagasan dengan kalimat yang bertele-tele. Fokuskan topik yang akan kamu sampaikan dalam esai dengan tata bahasa yang baik. Kamu boleh menggunakan gaya penulisan yang khas untuk memperkuat karakter penulisanmu. Namun, tetap perhatikan ejaan yang berlaku, ya!

5. Memeriksa Kembali

Setelah penulisan esai selesai, langkah terakhir adalah membaca keseluruhan esai dan memeriksa ulang isi tulisanmu. Perhatikan apakah ada typo dalam tulisanmu. Jangan lupa cermati bagian pendahuluan, isi, dan penutup apakah sudah sesuai dengan outline yang kamu buat di awal. Selain itu, periksa kembali format penulisan yang kamu gunakan, seperti huruf, spasi, margin, dan sebagainya.

Setelah membaca langkah-langkah menulis esai, kini waktunya kamu coba membuat esai. Jangan lupa untuk memerhatikan struktur penulisan dan tata bahasa yang berlaku ya, Sunners! Selamat menulis!

Hanan Afifah – Universitas Negeri Jakarta

Leave A Comment