WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Sustainable Fashion untuk Pelajar di Masa Pandemi

Sunners, kamu hobi fashion? Tau ga apa itu Sustainable Fashion?

Jika Sunners hobi fashion, Sunners bisa lho terapin Sustainable Fashion yang ternyata memiliki dampak positif bagi lingkungan. Ga percaya? Nih, Sunday punya cara menerapkan Sustainable Fashion terutama di masa pandemi seperti sekarang ini, cus disimak!

Konsep sustainable fashion tengah menjadi perhatian dunia, pasalnya industri fashion selama ini menyebabkan dampak negatif terhadap kerusakan lingkungan. Dikutip dari Komisi Ekonomi Eropa PBB, industri fashion dunia setiap tahunnya menyumbangkan tidak kurang dari 20 persen limbah air dan 10 persen emisi karbon dioksida.

Sustainable memiliki arti berkelanjutan, sehingga sustainable fashion merupakan fashion yang berkelanjutan.

Konsep ini diharapkan bisa menjadi tren fashion di Indonesia untuk mengurangi dampak negatif kerusakan dan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh industri fashion.

Sangat tepat waktunya bagi kita untuk mulai memperhatikan konsep sustainable fashion.

Mendukung tren sustainable fashion, “Modest Fashion Indonesia Sharia Economic Festival” (ISEF) tahun 2020 mengangkat tema ‘Sustainable Fashion, Sustainable Lifestyle’. Tema ini dianggap menjadi suatu pesan yang kuat agar semakin peduli dalam menjalani gaya hidup berkelanjutan dengan memperhatikan keselarasan lingkungan dan kesejahteraan bersama.

“Konsep sustainable fashion diproyeksikan akan menjadi tren fashion di tahun 2021” ujar Ali Charisma, National Chairman “Indonesian Fashion Chamber” (IFC).

Sustainable Fashion di Masa Pandemi

“Indonesia sangat mampu untuk menerapkan sustainable fashion. Tentunya hal ini juga harus didukung oleh generasi muda, khususnya para pelajar. Karena seringkali pola konsumtif muncul pada diri pelajar. Terutama di saat munculnya sebuah tren, otomatis pasti kita akan membelinya” ujar Shelinda Amelia, alumni International Institute of Fashion Design Jakarta.

Shelinda mengungkapkan pelajar harus lebih bijak dalam memilih pakaian yang akan dibeli, terutama disaat muncul sebuah tren pakaian. Di masa pandemi seperti ini, usahakan untuk tidak terburu-buru dalam membeli barang walaupun dengan tawaran harga yang murah. Karena bisa saja dibalik itu justru terdapat kualitas rendah dan menggunakan bahan baku yang berbahaya bagi lingkungan.

Nah Sunners, sebagai pelajar kita bisa menerapkan Sustainable Fashion di masa pandemi lho! Ini dia langkah-langkah sederhana yang dapat Sunners lakukan :

1. Merawat pakaian yang dimiliki

Sunners, inilah hal yang paling sederhana. Rawat dengan baik dan cuci dengan hati-hati. Ini membuat jangka waktu pemakaian barang jauh lebih lama dan tentunya barang lebih awet.

2. Menjahit atau custom pakaian

Pakaian custom dibuat sesuai ukuran badan kita, sehingga menghemat bahan baku kain. Hal ini juga dapat membantu ekonomi para penjahit yang membuat pakaian kita.

3. Membeli adalah opsi terakhir

Ada baiknya Sunners menghemat pengeluaran di masa pandemi seperti ini. Buat rincian pembelian kebutuhan sebelum memutuskan membeli pakaian baru. Tetapi apabila ingin memiliki pakaian baru, dapat menggunakan urutan seperti ini: pinjam, tukar, sewa, beli bekas, buat, dan beli.

4. Update berita tentang sustainable fashion

Sebagai pelajar, kita harus update berita ya Sunners! Dengan begitu kita akan melek informasi dan tetap termotivasi mendukung gerakan positif ini, yang tentunya sangat bermanfaat bagi lingkungan sekitar kita.

Tak perlu menunggu pemerintah, mulailah dari diri sendiri. Sebagai konsumen atau pengguna, kitalah yang mengambil langkah serius dengan mempraktikan mindful consumption alias konsumsi yang berkesadaran.

Siapkah Sunners dengan tren Sustainable Fashion?

 

Dionisius Arya, Universitas Kristen Satya Wacana.

Leave A Comment