WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Risih Sama Teman yang Kepo dengan Hidup Kita? Yuk Ketahui Cara Mengatasinya!

Hai Sunners!! Sebelumnya apa kalian tahu apa sih kepo? Pasti tidak sedikit dari kalian yang sudah mengetahui arti Kepo, Anak jaman sekarang sudah tidak asing lagi dengan sebutan “Kepo”. Kepo dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) adalah rasa ingin tahu yang berlebihan tentang kepentingan atau urusan orang lain.

 

Kita semua pasti sering ditanya pertanyaan-pertanyaan yang menurut orang itu hanya basa-basi, tapi Pernah gak sih kalian bertemu dengan orang yang sangat kepo dengan kehidupan pribadi kalian? Sampai merasa risih atau tidak nyaman dengan pertanyan-pertanyaan tersebut. Biasanya yang suka kepo kadang teman sendiri loh!! mungkin merasa teman dekat dan akhirnya ingin tahu semua masalah yang lagi kita hadapi, Padahal kita juga punya hak untuk tidak semua masalah diketahui oleh orang lain.

 

Yuk simak cara untuk mengatasi orang yang terlalu kepo :

  1. Bersikap Cuek

Jika kita sudah merasa orang ini sudah terlalu kepo, pasti ada tanda-tandanya yaitu muncul pertanyaan-pertanyaan yang memancing . jika kalian sudah merasa terpancing dan tidak ingin memberitahu, cuekin saja dan alihkan pandangan ke yang lain.

  1. Alihkan Pembicaraan

Jika setelah dicuekin tetapi orang ini tetap memancing kamu untuk menjawab,coba dengan cara alihkan pembicaraan atau memotong pembicaraan yang mengarah pada topik yang lain. Seperti membicarakan yang sedang viral di sosial media atau sebisa mungkin tidak mengarah ke topik yang ingin diketahui si orang yang kepo ini.

  1. Pura-Pura sibuk dengan Handphone

Jika orang ini, masih terus menerus berjuang untuk menemui jawaban dari kamu, coba dengan cara memegang Handphone dan berpura-pura sibuk membalas chat orang penting.

  1. Terus terang merasa tidak nyaman

Jika tetap terus menanyakan, kamu mungkin harus lebih tegas berbicara dengan jujur bertanya mengapa terlalu kepo dan terus terang jika kamu merasa tidak nyaman dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut.

  1. Kasih jawaban singkat lalu pergi

Jika tetap terus menanyakan, kamu mungkin bisa menjawab yang menurut kamu jawaban singkat tapi tak mendalam lalu pergi tinggalkan.

 

 

Penulis : Fildzah Putri Amalia | Politeknik Negeri Media Kreatif

Leave A Comment