Majalah Sunday

Precordial Catch Syndrome: Dada Terasa Sakit Secara Tiba-Tiba

Penulis: Hikmah Magfiroh Fajri – Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
Editor: Pelangi Adelia Primadiani – Universitas Kristen Indonesia

Tiba-tiba terasa sakit pada dada di satu titik, terasa tajam sekali seperti ditusuk, dan ketika ambil nafas atau gerak sedikit saja justru rasa sakitnya malah semakin bertambah, tetapi durasinya hanya sebentar, nanti hilang dengan sendirinya, tidak ada keluhan lain, dan keesokan harinya tidak merasakannya lagi. Pernahkah kamu mengalaminya? Apakah itu termasuk serangan jantung atau malah Precordial Catch Syndrome?

Apa Itu Precordial Catch Syndrome?

Sering sekali orang merasa panik ketika tiba-tiba merasakan sakit pada dada di satu titik seperti ditusuk. Banyak yang mengira bahwa kejadian tersebut adalah serangan jantung, padahal kejadian tersebut bukanlah serangan jantung loh! Kondisi seperti itu disebut sebagai Precordial Catch Syndrome (PCS).

Precordial catch syndrome (PCS) adalah kondisi sakit pada dada yang terasa menusuk tajam. Precordial artinya ‘di depan jantung’, maka sumber rasa sakitnya hanya terpusat pada dada bagian depan jantung. Penyakit ini paling sering menyerang anak-anak usia 6 tahun, remaja, dan dewasa muda mulai usia 20 tahun, yang tidak memiliki riwayat kelainan atau gangguan jantung apapun yang mungkin mendasarinya. 

Sakit dada akibat penyakit ini bukanlah kondisi medis serius maupun gawat darurat, karena biasanya tidak membahayakan. Penyakit ini biasa dialami oleh orang-orang yang tidak memiliki riwayat kelainan jantung apapun. Itu sebabnya, penyakit ini seringnya tidak memperlihatkan gejala atau perubahan fisik berarti. Namun, gejala yang paling umum adalah napas dangkal yang berkepanjangan. Beberapa tanda dan gejala lain bisa meliputi:

• Sakit pada dada saat sedang istirahat, terutama saat sedang membungkuk.

• Seperti terasa tertusuk jarum di bagian dada.

• Rasa sakit yang terpusat hanya pada satu bagian dada, biasanya di bawah puting susu bagian kiri.

• Rasa sakit semakin memburuk saat melakukan pernapasan dalam.

• Terjadi sangat singkat, hanya satu kali atau lebih dari satu kali dalam sehari.

Gejala sakit dada akibat penyakit ini pun dapat memburuk seiring tarikan napas, namun umumnya berangsur hilang sendiri setelah berlangsung hanya kurang dari beberapa menit.

Apa Penyebab Precordial Catch Syndrome?

Kebanyakan kasus precordial catch syndrome tidak jelas diketahui apa penyebabnya. Diperkirakan, rasa sakit dada akibat penyakit ini timbul disebabkan oleh kram otot atau saraf yang terjepit pada lapisan pembungkus paru (pleura). Gejala-gejalanya bisa hilang dan muncul secara tiba-tiba dalam waktu yang singkat, mulai dari sakit pada dinding dada, tulang rusuk, atau jaringan ikat. Selain itu, precordial catch syndrome dapat terjadi karena lonjakan pertumbuhan (growth spurt), postur tubuh yang buruk seperti kebiasaan membungkuk saat duduk atau menonton TV, atau trauma akibat pukulan di bagian dada.

Pengobatan Precordial Catch Syndrome

Sakit pada dada akibat precordial catch syndrome umumnya akan hilang dengan sendirinya, sehingga tidak memerlukan pengobatan khusus. Namun, bila sakit dirasa terlalu mengganggu, dokter mungkin akan memberikan obat antiinflamasi untuk membantu meringankan rasa sakit.

Precordial Catch Syndrome

Apa kalian pernah mengalami rasa sakit seperti Precordial Catch Syndrome?, pict by canva.com

Bila kamu merasakan sakit di bagian dada saat menarik napas dalam-dalam, maka segera ambil napas dangkal sampai rasa sakitnya hilang. Langkah selanjutnya yaitu, memperbaiki postur tubuh yang salah secara bertahap, misalnya dari kebiasaan membungkuk saat duduk menjadi lebih tegak dengan bahu ke belakang. Hal ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dada akibat precordial catch syndrome.

*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 1,017
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?