Majalah Sunday

Pahami Selaput Dara & Keperawanan, Yuk!

Penulis: Hikmah Magfiroh Fajri – Politeknik Media Kreatif Jakarta
Editor: Afindi Ranika Dewi – UNJ

Ini bukan tentang pornografi. Jauh dari pornoaksi. Ini adalah pengetahuan tentang anatomi alat reproduksi wanita khususnya tentang hymen atau selaput dara beserta keperawanan.

Selaput dara atau hymen adalah membran tipis yang menjadi pintu masuk vagina. Seorang wanita terlahir dengan bentuk hymen yang berbeda-beda, tetapi rata-rata bentuk hymen wanita itu seperti bulan sabit. Tidak semua wanita terlahir dengan hymen, bahkan ada juga wanita yang mempunyai hymen yang sama sekali tidak berlubang, atau biasa disebut hymen imperforata.

Hymen imperforata merupakan suatu kelainan ringan yang cukup sering dijumpai. Pada dasarnya wanita yang memiliki hymen imperforata tidak akan bisa menstruasi karena hymen (selaput dara)-nya menutupi seluruh lubang vagina hingga darah menstruasi tidak bisa keluar.

Jenis-jenis hymen, kenali selaput dara & keperawanan

Ternyata bentuk selaput dara bermacam-macam, lho, pict by yoona.id

Apakah selaput dara berhubungan dengan keperawanan?

Keperawanan merupakan hal yang cukup sensitif untuk diperbincangkan, apalagi hubungannya dengan moral dan isu religius seseorang membuat keperawanan sangat sakral. Akibatnya, tidak banyak orang yang mengetahui konsep keperawanan yang sebenarnya.

Masyarakat hanya mengetahui bahwa keperawanan selalu berhubungan dengan selaput dara. Telah timbul pemahaman bahwa selaput dara yang rusak akan membuat seorang wanita disebut tidak lagi perawan. Dengan begitu, selaput dara yang robek hingga keluarnya darah ketika berhubungan seks pertama kali dianggap sebagai tanda masih perawan. Padahal, ada penjelasan secara medis mengenai hubungan selaput dara dan konsep keperawanan yang ada. 

Hubungan selaput dara dengan keperawanan

Bagaimana pendapat medis mengenai konsep keperawanan yang berkembang di masyarakat? pict by freepik.com

Pada umumnya hymen ini elastis, namun tingkat elastisitasnya tidaklah sama antara seorang wanita satu dengan wanita lainnya. Bahkan banyak wanita yang sudah melakukan hubungan seksual lebih dari satu kali tetapi hymen-nya tetap utuh dan tidak mengeluarkan darah sama sekali.

Karena elastisitas hymen pada wanita itu berbeda-beda, jadi, utuh atau tidaknya selaput dara tidak dapat menjadi patokan untuk keperawanan, atau menentukan apakah seorang wanita sudah pernah melakukan hubungan seksual. Ada berbagai faktor lain yang dapat menyebabkan selaput dara robek, bisa karena kecelakaan, masturbasi, dan lain sebagainya.

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 5,523
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?