Majalah Sunday

OSKM ITB 2023: Memulai Langkah Penuh Warna Menuju Masyarakat Madani

OSKM ITB 2023 sebagai rangkaian penyambutan mahasiswa baru ITB 2023 telah resmi berakhir. Berbagai rangkaian kegiatan telah dilalui oleh mahasiswa baru selama keberlangsungan acara OSKM ITB 2023. Terhitung sejak tanggal 16 hingga 19 Agustus 2023. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, resmi membuka rangkaian kegiatan OSKM ITB 2023, menitipkan pesan penting bagi para mahasiswa baru untuk menjaga perjalanan bangsa Indonesia. “Untuk 20 – 30 tahun ke depan, kita harus merebut bendera emas sebagai negara super power di dunia.” ujar beliau.  Diiringi dengan tagline “Memulai langkah penuh warna menuju masyarakat madani”, pembukaan acara secara resmi, diikuti pemakaian jaket almamater sebagai simbolis yang dipimpin oleh Pak Ridwan Kamil menjadi awal keberlangsungan OSKM ITB 2023.

Day 1 OSKM ITB 2023

OSKM ITB

Teks terkait gambar, pict by canva.com
(Klik gambar di atas, masukkan keyphrase pada alt text)

Rangkaian acara Day 1 OSKM ITB 2023 dilanjutkan oleh penampilan dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa rumpun seni budaya ITB. Seperti Studi Teater Mahasiswa (STEMA) ITB, Keluarga Paduan Angklung (KPA) ITB, Mahasiswa Bumi Sriwijaya (MUSI) ITB, Unit Kesenian Sumatera Utara (UKSU) ITB, Unit Kebudayaan Jepang (UKJ) ITB, dan Korean Culture Club (KCC) ITB. 

UKM-UKM tersebut berhasil memeriahkan pembukaan OSKM ITB 2023. Talkshow “Tentang ITB dan KM ITB”. Pada Day 1 OSKM ITB 2023 juga sukses diselenggarakan dengan mendatangkan narasumber-narasumber inspiratif yang berperan dalam sejarah maupun keberlangsungan KM ITB, seperti Muhammad Yogi Syahputra (Ketua Kabinet KM ITB), Taufiq Pangestu (MWA WM ITB), Matthew Justin Lesmana (PJS Kongres KM ITB),  Alga Indria S.Sn., M.Ds. (Direktur ITB Press), dan Denda Alamsyah, S.T. (Wakil Ketua Umum IA ITB).

OSKM ITB
OSKM ITB
OSKM ITB
OSKM ITB

Rangkaian kegiatan Day 1 OSKM ITB 2023 (Sumber: dokumentasi OSKM 2023)

Day 2 OSKM ITB 2023

Hari kedua pada tanggal 17 Agustus 2023 dipenuhi dengan rangkaian kegiatan yang menginspirasi dan memberikan wawasan baru bagi para mahasiswa baru ITB 2023. Dimulai dengan upacara yang penuh makna, sebagai peringatan atas hari kemerdekaan Indonesia. Suasana khidmat dipertegas oleh pembacaan mahasiswa terbaik melalui sesi wawasan ITB. Dilanjutkan sambutan oleh rektor, suasana bertambah semarak dengan pemberian penghargaan Satya Karya Lencana kepada tenaga kependidikan yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi perkembangan kampus.

Momentum kemerdekaan Indonesia dimanfaatkan oleh panitia untuk mengisi OSKM dengan kegiatan talkshow bertemakan “Tentang Bangsa, Mahasiswa, dan Peran Perguruan Tinggi”. Harapannya, dengan diberikan pada waktu yang tepat, materi tersebut dapat semakin mengena dalam diri mahasiswa. Talkshow pertama disampaikan oleh Laksamana Sukardi, mantan menteri BUMN era Kabinet Gotong Royong, dengan topik berkisar pada urgensi memberantas pancasalah, lima penyakit bangsa yang sulit dihilangkan, sebagai komorbid yang dapat menghambat generasi mendatang. 

Pak Laksamana menekankan bahwa keahlian dalam bidang jurusan bukan sekadar mengenai mata kuliah, melainkan juga pola pikir kritis dan disiplin yang menjadi pondasi penting dalam dunia kerja. Selanjutnya, sesi talkshow kedua diisi oleh Bu Karlina, Direktur Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara. Berhasil menggugah kesadaran akan keistimewaan mahasiswa dan pentingnya kolaborasi antar disiplin ilmu untuk memecahkan permasalahan. “Lulusan perguruan tinggi hanya 10% sehingga mahasiswa dapat dibilang sebagai kelompok privilege kecil yang nantinya akan memiliki ilmu yang dipakai saat bekerja,” tutur Bu Karlina. Selain itu, mahasiswa diingatkan bahwa dalam perjalanan belajar, kegembiraan juga memiliki peran penting dalam memupuk tanggung jawab.

 

Tidak hanya diisi dengan talkshow, para maba diberikan waktu untuk berinteraksi dengan fakultas atau sekolah di ITB. Guna memberikan pemahaman mendalam tentang keberagaman himpunan yang ada dalam fakultas mereka. Melalui sesi ini, mahasiswa baru dapat mengenal lebih dekat komunitas non-akademik di sekitar mereka serta menyadari bahwa mereka berada dalam suatu komunitas yang sama, yaitu fakultas. Berbagai acara yang menginspirasi dan memberikan pemahaman ini berhasil menciptakan kesadaran bagi para maba agar mau berkontribusi bagi bangsa dan masyarakat.

OSKM ITB
OSKM ITB
OSKM ITB
OSKM ITB

Rangkaian kegiatan Day 2 OSKM ITB 2023 (Sumber: dokumentasi OSKM 2023)

Day 3 OSKM ITB 2023

Day 3 menjadi hari yang ditunggu tunggu para maba. Selama kegiatan berlangsung, antusias dan semangat para maba yang berada di podium lapangan indoor sangat terasa. Bagaimana tidak? OSKM Day 3 menghadirkan Iman Usman, Co-Founder & COO Ruangguru, dan Kevin Anggara, Content Creator, sebagai narasumber di sesi talkshow “Progresivitas Diri”. Talkshow ini menyinggung 3 poin penting, yakni urgensi perubahan, visi hidup, dan kesadaran diri.

 

“Hidup bukanlah lomba lari dengan garis start dan garis finish yang sama bagi setiap pesertanya. Dalam hidup, kondisi semua orang berbeda-beda sehingga ketika kita mau berubah dan berproses, hal yang harus diperhatikan bukanlah perbandingan dengan orang lain, melainkan bagaimana cara kita bisa lebih baik lagi dibanding sebelumnya,” ujar Iman

Kegiatan dilanjutkan dengan mentoring “Identitas Mahasiswa dan PoPoPe” yang membahas mengenai arti dan pengaplikasian posisi, potensi dan peran mahasiswa dalam masyarakat sebagai insan akademis serta “Organisasi dan Kaderisasi” yang membahas arti serta fungsi dari organisasi dan kaderisasi. Kegiatan ini sekaligus memberikan kesempatan bagi para mahasiswa baru untuk kembali berkumpul bersama “ayah dan ibu” dalam keluarga mentoring-nya masing-masing. Day 3 OSKM ditutup dengan mentoring agama yang diisi oleh UKM keagamaan.

OSKM ITB
OSKM ITB
OSKM ITB
OSKM ITB

Rangkaian kegiatan Day 3 OSKM ITB 2023 (Sumber: dokumentasi OSKM 2023)

Day 4 OSKM ITB 2023

OSKM Day 4 menjadi penutup rangkaian acara OSKM ITB 2023 sekaligus sebagai bukti nyata warna-warni kemahasiswaan di Kampus ITB. Lorong massa, pawai, orasi warna-warni, serta salam Ganesha menjadi penutup yang sekaligus berhasil menjadikan Day 4 sebagai salah satu hari kegiatan yang paling memorable.

“Lorong massa menjadi salah satu bukti keindahan warna-warni yang ada di ITB. Keindahan tersebut terangkai dalam sebuah lorong yang terbentuk dari barisan perwakilan berbagai UKM dan HMJ di ITB. Para perwakilan berdiri berdampingan menggunakan identitasnya masing-masing yang biasanya berupa jaket UKM/HMJ”. Cerita Ketua Pelaksana OSKM ITB 2023, Steven Siahaan. Penyambutan mahasiswa baru melalui lorong massa tentunya sangat berkesan bagi setiap individu yang terlibat, terutama setelah mata acara ini sempat tidak terlaksana luring di beberapa kesempatan terakhir penyelenggaraan OSKM ITB akibat pandemi COVID-19.

Kegiatan dilanjutkan dengan pawai dari HMJ. Kegiatan anggota HMJ mengitari mahasiswa baru dengan membawa bendera HMJ serta menggemakan jargon/yel-yel mereka. Dan orasi warna-warni yang memberikan kesempatan bagi setiap perwakilan HMJ. Umumnya diwakili oleh ketua himpunan, untuk menyuarakan suara mereka di hadapan ribuan mahasiswa baru. 

Rangkaian kegiatan OSKM ITB 2023 secara simbolis ditutup dengan pesan dari Ketua Pelaksana OSKM ITB 2023 yang diikuti penulisan pesan pada post-it oleh para mahasiswa baru. Tidak lupa, Salam Ganesha, salam kebanggaan mahasiswa ITB, yang dipimpin oleh Ketua Kabinet KM ITB. OSKM ITB 2023 setelahnya resmi ditutup dengan penampilan dari ITB Jazz.

OSKM ITB
OSKM ITB
OSKM ITB
OSKM ITB

Rangkaian kegiatan Day 4 OSKM ITB 2023 (Sumber: dokumentasi OSKM 2023)

Saat tirai OSKM ITB 2023 ditutup, cerita penuh inspirasi dan semangat baru telah terukir dalam setiap langkah para mahasiswa baru. Dalam momen ini, mereka telah melewati babak awal dari perjalanan kampus dan meninggalkan jejak tak terhapuskan dalam hati serta jiwa.

*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 291
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?