WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Menjaga Lisan Itu Lebih Baik

Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat menyenangkan bagi Anya, Hasnah, dan Tasya. Mereka banyak membuat jadwal kegiatan untuk menghabiskan waktu bersama di bulan Ramadan, seperti ngabuburit, bukber, salat tarawih sampai salat subuh berjamaah di masjid. Aktivitas ini sudah mereka lakukan sejak kelas VII SMP sampai sekarang mereka berada di kelas XI SMA. 

Pada minggu kedua puasa, mereka memutuskan untuk ngabuburit ke Pasar Kota Keren yang terkenal dengan banyaknya takjil yang dijual. 

“Anya nanti di pasar jangan membuat ribut di kios Nada ya.” ucap Hasnah.

“Aku tidak berjanji.” sahut Anya sambil tertawa.

Selama di perjalanan, Hasnah dan Tasya sangat khawatir bahwa Anya akan melakukan hal yang tidak terduga pada Nada. Hal itu bisa terjadi karena Anya tidak suka dengan Nada yang dapat lebih unggul dan terlihat baik di depan guru ataupun teman lainnya.

“Aduh masih satu jam lagi azan magribnya, gimana kalau kita mampir ke kios Nada aja? Seru pasti di sana.” sahut Anya dengan nada bersemangat.

“Udahlah pulang aja, Nya. Kalau mau cari takjil lagi di jalan pulang aja nanti.” saran Hasnah pada Anya.

“Iya bener itu. Ayo pulang aja, Nya.” ucap Tasya sambil menarik tangan Anya.

Ajakan Hasnah dan Tasya tidak dihiraukan oleh Anya. 

“Halo, Nada, Tante.” sapa Anya ke Nada dan Mama Nada.

“Halo juga, Anya. Halo Hasnah, Tasya. Kalian mau beli takjil apa? Ada banyak pilihan ni dari makanan dan minuman yang pas buat berbuka.” ucap Nada dengan ramah.

“Hmm niat awal si mau beli tapi diliat-liat kok takjilnya tidak menggugah selera. Warnanya sudah tidak cantik. Pembeli pasti gak akan suka sama rasa takjilnya. Kalau gitu kita gak jadi beli deh. Meragukan sekali.” ucap Anya dengan nada bicara yang sangat keras.

Hasnah dan Tasya kaget mendengar perkataan Anya yang cukup menjatuhkan usaha Nada. Mulai saat itu, ketika berburu takjil lagi, Hasnah dan Tasya sering memperhatikan kios Nada yang semakin sepi dari pelanggan. Sesekali mereka melihat Nada dan mamanya mengeluh karena pelanggan sudah tidak percaya lagi sehingga menyebabkan mereka rugi. 

“Anya, sekarang bulan Ramadan. Karena perkataan kamu kemarin, Nada dan mamanya jadi kesulitan. Kalau kamu tidak mau beli, lebih baik bilang tidak jadi beli. Kasian mereka lagi cari nafkah tapi kamu malah memutus rezekinya. Nanti puasa dan amalan yang kamu lakukan sia-sia karena merugikan orang lain.” nasihat Tasya pada Anya.

“Iya kalau begini kamu itu jahat. Udah terlalu sering kamu menjatuhkan Nada di depan orang tapi Nada hanya diam supaya tidak memperkeruh keadaan. Tidak suka terhadap seseorang boleh saja Nya tapi kamu tidak boleh mengucapkan hal-hal yang tidak baik apalagi sampai membuat hidupnya lebih sulit. Karma itu nyata, Nya. Jadi mulai sekarang coba jaga ucapan kamu ke orang lain supaya tidak ada yang merasa tersakiti.” lanjut Hasnah pada Anya.

“Iya Anya lebih parah lagi kalau orang yang kamu sakiti mengadu kepada pencipta-Nya. Kamu tidak bisa apa-apa dengan takdirmu nanti. Mulai sekarang tanamkan pemikiran menjaga lisan itu lebih baik untuk menjaga perasaan orang yang ada di sekitarmu.” sahut Tasya.

Anya yang mendegar nasihat dari sahabatnya sangat tertampar dan merasa perlakuannya kepada Nada sudah keterlaluan. Anya memutuskan untuk meminta maaf kepada Nada dan Mama Nada sekaligus memberikan uang sebagai ganti rugi serta membantu mereka berjualan takjil untuk menebus kesalahannya. Setelah itu, Anya menjadi pribadi yang lebih baik lagi, yakni dapat menjaga lisannya supaya tidak menyakiti atau merugikan orang lain.

Penulis: Siti Alfiati Majid

Catatan

  1. Ngabuburit: kegiatan yang biasa dilakukan oleh orang yang berpuasa untuk menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada bulan Ramadan. Kegiatan ngabuburit diantaranya bermain dan berbincang-bincang dengan teman; jalan-jalan untuk mencari takjil ke pasar kuliner; atau menghabiskan waktu di suatu tempat. Selain itu, ngabuburit dapat berupa kegiatan keagamaan seperti mendengarkan ceramah atau mengaji.
  2. Bukber: kegiatan yang direncanakan oleh orang yang berpuasa untuk buka puasa bersama di bulan Ramadan. 
  3. Salat tarawih: ibadah salat sunnah yang dilakukan umat muslim setelah salat isya pada saat bulan Ramadan.
  4. Takjil: makanan yang biasa disajikan dan disantap untuk berbuka puasa. Biasanya berupa gorengan; makanan/minuman manis seperti kolak pisang, es buah, bubur mutiara/sum-sum, es pisang ijo, dan lain sebagainya.

Leave A Comment