WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Mengenal Jurusan SMK TEI dan TGB, Apa Saja yang Dipelajari?

Halo Sunners! Ada banyak nih pertanyaan tentang SMK nah salah satunya berkenaan dengan jurusan. Dari sekian banyak jurusan di SMK pasti kalian bingung kan tentang detail dari jurusan tersebut, kali ini akan mimin bahas jurusan TEI dan TGB, penasaran kan? Simak sampai habis ya!

Jurusan TEI

Perkembangan Teknologi sangat pesat terutama dalam bidang robotika. Untuk itulah dibutuhkan tenaga-tenaga terampil untuk dapat menjawab tantangan perkembangan tersebut dan jurusan Teknik Elektronika Industri (TEI) menjadi solusinya. Selain itu lulusan Teknik Elektronika Industri banyak dibutuhkan di dunia kerja, karena saat ini semua perusahaan rata-rata memanfaatkan sistem elektronika untuk melakukan proses produksi seperti PT Pindad Persero, PT Sinar Sosro dan masih banyak lagi perusahaan lainnya.

Jurusan Teknik Elektronika Industri mendidik siswa agar mempunyai kemampuan/ keterampilan kepada anak didik dalam bidang system control dan maintenance peralatan industri berbasis “electrical control” dan “microprocessor”. Dimana kompetensi di atas meliputi pengetahuan dan keterampilan Listrik dan Elektronika umum, Mikrokontroler dan Mikroprosesor, Pneumatic dan PLC, serta Programming berbasis komputer yang erat kaitannya dengan proses produksi di Industri. 

Apa saja yang dipelajari di Jurusan TEI ?

Materi yang dipelajari meliputi aplikasi sistem elektronika digital, elektronika komputer, sistem mikroprosesor dan mikrokontroler, rangkaian elektronika terapan dan elektronika Industri, program sistem pengendali elektronik berbasis mikroprosesor,  mikrokontroler, PLC dan Komputer,  sistem pengendali dan sistem otomasi elektronika.

Jurusan ini memiliki pembelajaran yang kompleks dengan peralatan dan ruang praktik yang memadai. Bisa dikatakan peralatan dan media pembelajaran untuk memproduksi benda elektro udah berkualitas tinggi. Selain itu, dengan adanya mesin CNC (Computer Numerical Control) untuk PCB (Printed Circuit Board) yang mempermudah dan mempercepat mencetak PCB tanpa proses pelarutan.

Tak hanya itu ya, jurusan TEI ini tidak hanya berkecimpung di dunia elektro aja lho, tapi juga mempelajari beberapa materi di jurusan lain, misalnya materi Pneumatik yang populer di kalangan anak-anak Teknik Mekatronika. Selain itu, materi Control Panel yang terkenal Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik juga dipelajari.

Ruang Lingkup Kerja Jurusan TEI

Lulusan Teknik Elektronika Industri memiliki kesempatan yang luas untuk bekerja di semua sektor industri manufaktur sebagai tenaga:

  • Teknisi Elektronika Industri
  • Teknisi Robotika
  • Maintenance Peralatan Sistem Kontrol Industri

Jurusan TGB

Mungkin asing bagi kalian mendengar kata “Teknik Gambar Bangunan” , pasti dalam benak kalian membayangkan tentang kuli bangunan. Hal ini salah, karena jurusan TGB ada kaitanya dengan arsitek bukan kuli bangunan. Untuk lebih lanjutnya akan saya jelaskan sedikit mengenai jurusan ini.

Jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB) adalah jurusan yang ada dalam sekolah menengah kejuruan atau yang biasa disebut SMK/STM. Jurusan ini mempelajari tentang dasar ilmu bangunan gedung dan teknik menggambarnya yang nantinya dapat dikembangkan ke jenjang yang lebih tinggi. Jadi jurusan ini adalah jurusan awal atau dasar sebelum menjadi arsitek, pemborong, konsultan, ataupun semacamnya. 

Apa saja yang dipelajari di Jurusan TGB ?

Pembelajaran / Materi yang diberikan biasanya adalah mengenai dasar-dasar ilmu bangunan dan teknik menggambar baik secara manual dan digital. 

Dasar ilmu bangunan tersebut meliputi :

– Mengenal nama, fungsi, material, pembuatan dari bagian-bagian bangunan gedung beserta ukurannya. misal (pondasi,dinding,kusen,atap,dll)

– Mengetahui cara pemasangan bagian-bagian bangunan( misal: sambungan kayu, rangka atap, pintu, kusen,dll)

– Menghitung kekuatan dan pembebanan bangunan atau MEKANIKA TEKNIK ( berat bangunan, kekuatan beton, momen dan pembebanan pada plat,dll)

– Menghitung volume bangunan beserta harga atau rencana anggaran biaya bangunan (RAB) 

– Untuk materi menggambar ada beberapa yang akan dipelajari yaitu:

– Menggambar manual (menggunakan pensil,trek pen,rapido,sepasang segitiga,dll)

– Menggambar proyeksi (isometri, proyeksi miring, orthogonal,dll)

– Menggambar perspektif teknik 

– Menggambar digital (Autocad, Archicad, Google Sketchup,Style Builder,dll)

Pekerjaan apa saja yang cocok?

Pada umumnya banyak yang ragu dan menganggap remeh jurusan ini. Namun ada dampak positif mengenai hal itu yaitu banyaknya peluang kerja di dunia industri. Banyak perusahaan properti dan konsultan di Indonesia dan juga banyak orang yang membutuhkan tempat tinggal, maka akan banyak sekali peluang-peluang yang bisa anda dapatkan. Adapun profesi yang berkaitan dengan hal ini:

– Kontraktor/ Pemborong, yaitu bagian pelaksana proyek atau pekerjaan bangunan yang memimpin sebuah kontrak kerja atau lebih dari segi material maupun tenaga kerja saja.

– Pengusaha properti/ Developer, dengan ilmu bangunan yang anda miliki anda dapat mendirikan CV dengan syarat-syarat tertentu dan tentunya ini bukan usaha yang kecil dan untungnya juga menjanjikan. 

– Menjadi direktur atau pemilik perusahaan, impian yang tinggi sekali. Ini merupakan sesuatu yang sangat mungkin karena jika mau melihat sejenak ternyata banyak pimpinan perusahaan bangunan di Indonesia yang mengawali karir dari bawah. Hal ini justru menjadi kelebihan tersendiri karena sebagai pemimpin sudah tahu suka duka dan pernah menjalani apa yang menjadi pekerjaan staf yang dipimpinya.

– Pelaksana bangunan : bertugas mengarahkan tukang bangunan dan mengaplikasikan gambar ke dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan.

– Drafter : bertugas membuat gambar shop drawing atau gambar pedoman pelaksanaan.

– Quantity surveyor : bertugas menghitung volume dan kebutuhan material bangunan.

– Quality control : bekerja melakukan pengontrolan dan pengecekan pelaksanaan pembangunan agar menghasilkan produk yang bagus dan sesuai prosedur kerja.

– Pengendalian proyek : kerjanya menghitung rencana anggaran biaya bangunan ( RAB ), menghitung rencana anggaran biaya pelaksanaan ( RAP ) sehingga proyek bangunan yang dikerjakan dapat memberikan keuntungan.

– Logistik proyek : bertugas mengadakan dan melakukan pembelian material bangunan.

Ahmad Rizki – Polmed

Leave A Comment