Majalah Sunday

Memantik Semangat Mahasiswa ITB 2023 melalui KM ITB

Penulis: OSKM ITB 2023
Editor: Nur Amalina Husna 

“Jika kamu bertanya apa kelebihan KM ITB, tanyakanlah pada dirimu sendiri, apa kelebihan yang bisa kamu berikan untuk organisasi ini?”, sebuah statement menarik yang disampaikan pada talkshow bertemakan ‘Tentang ITB dan KM ITB pada Rabu, 16 Agustus 2023.

OSKM ITB 2023

Diisi oleh narasumber-narasumber hebat dan penting dalam sejarah serta keberjalanan Keluarga Mahasiswa (KM) ITB saat ini, talkshow hari pertama Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa (OSKM) ITB 2023 menjadi jalan pembuka bagi para mahasiswa baru menuju pintu kemahasiswaan. Harapannya, talkshow ini dapat memantik api kemahasiswaan maba ITB 2023 sehingga kedepannya mereka dapat menjadi pencetak katalisator di masyarakat.

Talkshow Sesi Pertama

Talkshow ‘Tentang ITB dan KM ITB’ menyambut sore pertama para mahasiswa baru di kampus Jatinangor dengan pengetahuan tentang sejarah ITB, sejarah kemahasiswaan, dan peran serta struktur organisasi kemahasiswaan KM ITB. Talkshow yang insightful ini dibawakan dalam dua sesi. Pembicara sesi pertama adalah dua alumni ITB, Bapak Denda Alamsyah Pranamanggala sebagai Wakil Ketua Umum IA ITB dan Bapak Alga Indria sebagai Direktur ITB Press yang sekaligus pernah menjabat sebagai Ketua Kabinet KM ITB.

kemeriahan KM ITB

Talkshow ‘Tentang ITB dan KM ITB’ Sesi 1 bersama Pak Dendra dan Pak Alga, pict by OSKM ITB 2023

Pada sesi pertama, Pak Denda dan Pak Alga menceritakan awal mula ITB dan sejarah kemahasiswaan pasca kemerdekaan sebagai pembentuk berdirinya organisasi mahasiswa ITB yang menjadi cikal bakal KM ITB. Organisasi KM ITB telah melalui pembubaran dan pembentukan kembali sampai akhirnya mencapai kondisi yang sekarang. Namun, hal yang terpenting adalah semangat kemahasiswaan para mahasiswa ITB yang tidak pernah padam untuk membentuk lembaga sentral mahasiswa sebagai wadah perwujudan kesejahteraan masyarakat kampus maupun masyarakat luar kampus.

Kedua narasumber juga menyampaikan bahwa KM ITB menjadi tempat belajar mahasiswa sebelum masuk ke jangkauan yang lebih luas sebab KM ITB merupakan sebuah miniatur negara Indonesia. Kelak, mahasiswa ITB akan menjadi orang-orang hebat di balik perkembangan bangsa Indonesia. Akan tetapi, manfaat dan kehebatan KM ITB hanya bisa dicapai berkat kontribusi orang-orang di dalamnya. Tidaklah penting jenis organisasi dalam atau luar kampus yang mahasiswa ikuti, fokus kita seharusnya lebih dipusatkan pada tujuan serta kontribusi yang bisa diberikan untuk organisasi dan bangsa Indonesia nantinya.

“Kebermanfaatannya adalah ketika kita mau membuat diri kita, sekitar kita, dan organisasi kita bermanfaat”, ucap Pak Alga.

Talkshow Sesi Kedua

Talkshow sesi kedua dilanjutkan oleh Muhammad Yogi Syahputra sebagai Ketua Kabinet KM ITB, Taufiq Pangestu sebagai MWA-WM ITB, serta Matthew Justin Lesmana sebagai PJS Kongres KM ITB. Para narasumber menjelaskan mengenai lembaga-lembaga KM ITB dan kondisi ITB saat ini, baik kondisi internal maupun kondisi mahasiswanya. Berdasarkan penjelasan tersebut, terdapat informasi-informasi menarik yang sangat bermanfaat mengenai sistem keorganisasian di ITB bagi para mahasiswa baru 2023.

Mahasiswa baru dapat mengenal lebih dalam lembaga-lembaga KM ITB, yakni Kongres KM ITB, Kabinet KM ITB, MWA-WM, HMJ, dan UKM beserta fungsi dan peranannya. Selain itu, para mahasiswa baru juga dapat mengetahui kondisi aktual terkait perkembangan internal ITB, arah pergerakan, dan partisipasi mahasiswa pasca pandemi COVID-19. Mahasiswa juga diberikan ruang untuk mengungkapkan pertanyaan-pertanyaan yang nantinya akan dijawab langsung oleh narasumber.

‘Selain ITBFess, apakah terdapat wadah lain yang menampung aspirasi mahasiswa?’ menjadi sebuah pertanyaan menarik yang diajukan oleh seorang mahasiswa baru di penghujung acara talkshow. Tentu, pertanyaan ini disambut baik oleh para narasumber. Menurut ketiganya, banyak sekali wadah aspirasi yang bisa dimanfaatkan oleh para mahasiswa, seperti Kongres, Kabinet KM ITB, maupun punakawan. Namun, aspirasi yang sudah disampaikan oleh para perantara kepada pihak terkait seringkali tidak ditanggapi dengan baik. Oleh sebab itu, Kabinet KM ITB juga menyediakan ruang diskusi dan demokrasi untuk dapat bertukar pikiran.

“Jika memang ada ketidakadilan, sampaikan, sampaikan, sampaikan! Jika masih merasa aspirasinya belum tersampaikan, hanya ada satu kata, lawan!” ucap Kak Yogi dengan penuh semangat demokrasi yang disambut oleh tepuk tangan meriah para mahasiswa baru.

KM ITB 2023

Talkshow ‘Tentang ITB dan KM ITB’ Sesi 2 bersama stakeholder KM ITB, pict by OSKM ITB 2023

Talkshow Sesi Penutup

Sebelum sesi talkshow resmi ditutup, ketiga narasumber tidak lupa menyampaikan closing statement yang dapat memberikan inspirasi, semangat demokrasi, dan optimisme bagi para mahasiswa baru untuk ikut andil berorganisasi dalam organisasi kemahasiswaan yang ada di ITB.

“Teruslah berkarya untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater. Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia!“ ujar Kak Justin.

“Tuai prestasi sebanyak mungkin dan harumkan nama bangsa Indonesia. In harmonia progressio,“ ucap Kak Taufiq.

“Di sini, saya menolak untuk menyampaikan berbagai romantisasi. Saya ingin menyambut teman-teman semua dengan kondisi realita yang ada di kampus kita. Saya menyambut mahasiswa baru ITB 2023 dengan suatu kondisi suka cita yang harus kita nikmati bersama-sama. Saya sangat membuka ruang-ruang diskusi dan aspirasi demi kesejahteraan mahasiswa. Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia!“ tutur Kak Yogi.

*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 263
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?