WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Mau Masuk SMK Jurusan Farmasi? Ini Beberapa Jalurnya, Yuk Simak!

Sumber gambar : Pixabay

Hello Sunners! Setelah lulus SMP dan ada keinginan masuk SMK? Kalian bisa banget Lo milih jurusan farmasi, kalo kamu mikir susah untuk masuk SMK Jurusan farmasi, jangan khawatir. nih beberapa cara dan syarat yang bisa kalian tau untuk bisa masuk di SMK jurusan farmasi.

Kalau mikirnya sekolah di jurusan Farmasi susah, sebelum kamu ingin daftar di jurusan Farmasi coba telusuri terlebih dahulu jangan terus berfikir bahwa jurusan tersebut susah. Kamu mencoba berpikir nggak susah untuk sekolah di jurusan tersebut kalau ada keinginan dan kemauan semuanya bakal berjalan dengan gampang dan tidak susah apa yang kamu bayangkan.

Syarat untuk masuk di Jurusan Farmasi

  • Tidak buta warna. (dites di tempat pendaftaran)
  • Fotokopi rapor semester 1-5 (dilegalisir).
  • Fotokopi kartu NISN 1 lembar.
  • Foto berwarna 4×6 sebanyak 3 lembar.
  • Foto berwarna 3×4 sebanyak 1 lembar.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) 1 lembar.
  • Fotokopi Akte Kelahiran 1 lembar.
  • Fotokopi sertifikat/piagam prestasi akademik maupun non akademik (jika memiliki)

Selain syarat umum untuk masuk jurusan farmasi. Ada juga dengan 2 jalur yaitu jalur prestasi dan jalur ujian tulis.

JALUR PRESTASI (JAPRES)

Jalur prestasi merupakan jalur seleksi pendaftaran peserta didik baru menggunakan nilai rapor tanpa tes tertulis dengan syarat sebagai berikut:

  • Nilai rata-rata rapor semester 1-5 mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA ≥ 80.
  • Biaya Pendaftaran Rp 150.000,-.

JALUR UJIAN TULIS (UTUL)

Jalur Ujian Tulis (UTUL) merupakan jalur seleksi pendaftaran peserta didik baru menggunakan nilai rapor yang dikombinasikan dengan nilai tes tertulis berbasis komputer dengan syarat sebagai berikut:

  • Nilai rata-rata rapor semester 1-5 mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA < 80.
  • Biaya Pendaftaran Rp 150.000,- (untuk dua kali kesempatan tes).
  • Soal Tes pilihan ganda: Bahasa Indonesia 10 soal, Bahasa Inggris 10 soal, Matematika 15 soal, IPA 15 soal.
  • Alokasi waktu tes 90 menit.
  • Apabila tes pertama belum memenuhi kriteria untuk diterima maka ada kesempatan untuk tes kedua.
  • Apabila dua kali kesempatan tes pada ODS Tahap 1 belum memenuhi kriteria untuk diterima maka ada kesempatan untuk mengikuti tes ODS Tahap 2 dengan membeli formulir dan mendapatkan nomor pendaftaran baru.

Penulis : Zahara Salsabila | PoliMedia

Leave A Comment