Majalah Sunday

Let It Go! Belajar Melepaskan Untuk Sembuh dari Luka

Penulis: Hanan Afifah – Universitas Negeri Jakarta
Editor: Alfira Damayanti Rahman – Universitas Negeri Jakarta

Sunners! Kamu pasti pernah merasa terluka karena seseorang, entah itu karena perkataan atau perbuatannya. Sudah kamu belajar melepaskan perasaan itu?

Seseorang yang kamu anggap sebagai ‘pemicu’ rasa sakit itu bisa saja merupakan kerabat dekat atau orang yang kamu sayangi. Mungkin kamu pernah bertanya-tanya “kenapa ya, dia jahat banget sama aku?”. Jangan khawatir! Apa yang kamu pikirkan itu manusiawi, kok. Sebagai manusia, kita berhak untuk merasakan emosi yang tertanam dalam diri. Kita bisa merasa senang, sedih, kecewa, atau marah karena seseorang.

Melepaskan

Ketika kamu merasa terluka akibat perkataan atau perbuatan seseorang, baiknya kita melihat dulu ke dalam diri. Apakah yang salah memang dari diri kita atau tidak. Namun terkadang, sekuat apapun kita mencoba menjadi pribadi yang baik. Akan selalu ada orang yang tidak suka atau bahkan membenci kita tanpa sebab. Yah namanya juga hidup~

Belajar Melepaskan, Cara Agar Sembuh dari Luka

Ada yang bilang bahwa luka yang ada dalam diri akan hilang dengan sendirinya, namun hal itu justru salah. Tidak baik membiarkan luka begitu lama tanpa diobati, berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk sembuh dari luka!

  1. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menerima. Kamu perlu menerima perasaan kecewa atau sedih yang kamu rasakan. Menerima adalah jalan terbaik sebelum mengikhlaskan. Bersikap denial terhadap perasaanmu hanya akan membuat dirimu semakin terluka. Terimalah kenyataan bahwa kamu merasa terluka akibat seseorang. Menangislah dan katakan pada dirimu bahwa kamu sedih ataupun marah.
  2. Setelah menerima, perlahan-lahan kamu akan mulai bisa untuk memaafkan. Sesekali kita berpikir bahwa permintaan maaf yang kita terima tidak sebanding dengan rasa sakit yang dirasakan. Bagaimanapun, memaafkan adalah pilihan yang tepat.
  3. Ketika kamu sudah berhasil menerima dan memaafkan, langkah terakhir adalah melepaskan. Belajar melepaskan semua kenangan buruk dan rasa sakit yang kamu rasakan dahulu. Kamu bisa memulai kebiasaan baru yang menyenangkan untuk mengalihkan perhatianmu dari ingatan akan masa lalu. Kamu bisa membuat jurnal, melukis, membuat aksesoris dari beads, atau sekadar membuat playlist berisi lagu-lagu favoritmu. Mulailah pertemanan dengan orang-orang yang suportif dan hindari lingkungan yang toxic!

Kamu harus yakin bahwa perlahan-lahan rasa sakit tersebut akan hilang untuk selamanya. You are present here and live your life! Things only get better from now on.

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 534
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?