Majalah Sunday

Kencing terus-menerus, Begini Mengatasinya

Penulis: Nur Rokhmatul Aziza – Universitas Negeri Surabaya

Kencing terus-menerus adalah kondisi yang menyebakan seseorang sering bolak-balik kencing dengan disertai rasa nyeri atau perih saat mengeluarkan uretra(air kencing). Ketika buang air kecil , pancaran urine menyebabkan rongga saluran kemih yang meradang tertekan sehingga menimbulkan gejala seperti nyeri. Bagi beberapa orang menyebutnya anyang-anyangan atau disuria. Kondisi ini tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. So, jangan anggap sepele kondisi tersebut ya sunners. Penting banget nih buat simak penyebab dan cara mengatasi kencing terus-menerus!

Penyebab Kencing Terus-menerus

Penyebab kencing terus-menerus (tetapi hanya bisa sedikit-sedikit dan tidak sampai tuntas) ada banyak hal; yuk simak kalau kamu mengalaminya juga, apalagi jika disertai rasa sakit. Salah satunya ialah infeksi saluran kemih yang merupakan kondisi ketika organ saluran kencing terinfeksi bakteri atau seringnya menahan kencing. Penyebab lainnya ialah  batu kandung kemih atau gangguan kandung kemih seperti tumor atau kanker yang letaknya menghalangi dan menyumbat aliran urine, pembesaran prostat pada pria yang dapat menekan atau menghambat aliran urine, kontipasi yaitu feses yang menumpuk di usus besar yang dapat menekan kandung kemih hingga aliran urine terganggu, dan efek samping obat-obatan tertentu.

Cara Mengatasi Kencing Terus-menerus

Tahukah sunners, kencing terus-menerus disertai gejala sakit yang lain jika dibiarkan bisa menyebabkan masalah serius pada ginjal lho. Lalu harus gimana? Yaps, langkah yang dapat dilakukan sebagai berikut:

1. Melakukan Kebiasaan Baik

Buang air kecil terus-menerus tapi tidak tuntas dapat diatasi dengan menerapkan kebiasaan baik. DiantaranyaL: 

1) Istirahat dan minum air putih yang cukup minimal 2-3 liter per hari untuk membantu membuang bakteri dari kandung kemih. 

2) Mengurangi minuman yang berwarna dan mengandung kafein seperti kopi, teh, dan soda, sebab dapat memperparah infeksi saluran kencing.  

3) Tidak menahan kencing dalam jangka waktu lama agar tidak menyebabkan bakteri mudah berkembang biak di sistem kemih. 

4) Merawat dan menjaga kebersihan organ intim, misalnya selalu berhati-hati saat membersihkannya dengan menggunakan air bersih, mengusap organ intim setelah buang air kecil dari depan ke belakang agar bakteri dari anus tidak berpindah ke saluran kemih, dan tidak bergonta-ganti pasangan untuk mencegah penularan bakteri penyebab infeksi saluran kemih maupun infeksi menular seksual.

2. Melakukan Pengobatan

Ada obat-obatan yang dapat membantu untuk menangani masalah ini, seperti antibiotik atau obat-obatan lain untuk menangani infeksi saluran kemih. Misalnya konsumsi obat pereda nyeri, painkiller atau antiinflamasi seperti ibuprofen untuk mengatasi rasa nyeri saat buang air kecil. Tak hanya itu, obat-obatan yang dapat membuat otot sfingter uretra dan kelenjar prostat menjadi lebih rileks juga dapat membantu untuk menangani buang air kecil tidak tuntas. Penting juga untuk tetap berkonsultasi dengan dokter terkait obat yang cocok.

3. Melakukan Retensi Urine

Retensi urine akut merupakan langkah darurat yang bisa diambil oleh dokter apabila buang air kecil tidak tuntas disebabkan oleh batu atau benda asing yang menyumbat aliran urine. Pemasangan kateter pada kandung kemih mungkin saja akan dilakukan untuk mengeluarkan urine dan sebagai bentuk pencegahan terhadap komplikasi dengan cara mengosongkan kandung kemih. Sedangkan, pengobatan pada kasus retensi urine yang bersifat kronis dapat dilakukan dengan kateterisasi yang bertujuan untuk membantu mengeluarkan urine dari kandung kemih, kecuali penyebab retensi urine dapat segera ditangani dan melakukan sistoskopi yang dilakukan untuk memeriksa kondisi kandung kemih dan saluran urine sehingga batu atau benda asing dari kandung kemih serta uretra keluar.

Kalian mengalami kencing terus-menerus ? Bingung kalo kencing terus-menerus harus gimana? Simak yuk cara mengatasi berikut!

Jangan anggap sepele buang air kecil terus-menerus dan tidak tuntas, simak penyebab dan cara mengatasinya yuk! pict by canva.com

Itulah penyebab dan cara mengatasi buang air kecil tidak tuntas. Be aware untuk memutuskan langkah yang dimbil dengan menyesuaikan penyebabnya ya.  Jika Sunners masih mengalami buang air kecil tidak tuntas terus berkelanjutan disertai gejala lainnya dan bingung cara mengatasinya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter profesional!

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 43
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?