Majalah Sunday

Journaling di Buku vs Journaling Digital

Penulis: Siti Nurhalizah – Universitas Negeri Jakarta

Hai Sunners! Siapa di sini yang suka journaling? Journaling memang telah menjadi sarana yang populer bagi banyak orang untuk menuliskan pengalaman, menata pikiran, serta bermanfaat bagi kesehatan mental, ya, Sunners. Dalam era modern seperti sekarang, journaling tidak hanya dilakukan secara tradisional, yaitu dengan menulis di buku, melainkan dapat juga dilakukan di perangkat digital, seperti handphone, laptop, maupun tablet. Nah, dalam artikel ini kita eksplor yuk, Sunners, apa saja kelebihan dan kekurangan dari dua metode journaling tersebut.

Journaling di Buku

journaling

Journaling memiliki berbagai manfaat, seperti meningkatkan kinerja otak dan menghilangkan stres, pict by canva.com

Kelebihan Journaling di Buku

1. Melatih saraf sensorik

Menulis atau journaling di buku dapat meningkatkan keterlibatan dan koneksi emosional seseorang dengan kata-kata yang dituliskan. Dengan menulis juga kamu dapat meningkatkan kinerja otak. Sebab, menulis melibatkan berbagai area otak yang terlibat dalam motorik halus, persepsi visual, serta pemrosesan bahasa. Aktivitas ini memungkinkan koneksi antara sel-sel saraf yang dapat meningkatkan fungsi otak secara menyeluruh.

2. Mengasah kreativitas

Journaling di buku memberikanmu peluang untuk menggambar atau menulis apapun yang kamu mau, tanpa terbatas pada layout atau fitur-fitur tertentu. Sehingga kamu dapat menggambar, menghias, atau membuat sketsa apapun yang kamu mau untuk mengeskpresikan perasaan dan pikiranmu.

3. Tidak bergantung pada teknologi

Buku catatan tidak memerlukan baterai ataupun koneksi internet. Ketidakbergantungan pada teknologi ini membuatmu dapat menulis di buku kapan dan di mana saja tanpa batasan.

Kekurangan Journaling di Buku

1. Dapat kotor dan rusak

Buku catatan dapat rusak dan kotor apabila tidak disimpan dengan baik. Ketika buku sudah kotor, lecek, sobek, atau rusak, dapat membuat seseorang tidak nyaman dan mungkin saja akan malas melanjutkan kegiatan journalingnya.

2. Memerlukan keterampilan artistik

Untuk memiliki journal yang bagus dan artistik, seseorang perlu memiliki keterampilan atau skil artistik. Bagi orang yang merasa tidak pandai dalam seni atau merasa tidak estetik, mungkin akan merasa terbatas ketika melakukan journaling di buku.

Journaling Digital

Kelebihan journaling digital

1. Mudah diakses dan dikelola

Aplikasi dan platform digital memudahkan untuk menyimpan, mencari, dan mengelola catatan journal. Platform digital juga memungkinkan kamu untuk mengakses journal dengan cepat dan dari berbagai perangkat. Journaling digital juga memungkinkan untuk kita melakukan pencadangan (back up) otomatis, sehingga kita tidak perlu khawatir jika journal kita terhapus atau hilang tanpa sengaja.

2. Keamanan dan privasi

Banyak aplikasi menyediakan fitur keamanan dan enkripsi yang dapat melindungi privasi pengguna dan mencegah akses yang tidak diinginkan. Dengan begitu, kamu dapat menulis journal tanpa takut orang lain akan membacanya.

3. Dapat menggabungkan berbagai media

Fitur-fitur dalam platform digital memudahkan kita untuk menyertakan foto, audio, maupun video dalam journal. Hal ini membuat journaling semakin menarik dan menyenangkan.

Kekurangan Journaling Digital

1. Ketergantungan pada teknologi

Journaling digital sangat bergantung pada teknologi, seperti baterai dan juga internet. Journaling digital juga memerlukan ruang penyimpanan dan memerlukan perangkat dengan spesifikasi tertentu. Selain itu, dalam hubungannya dengan internet, tentu ada potensi risiko keamanan, seperti hacker dan pencurian identitas.

2. Membuat mata lelah

Kegiatan sehari-hari yang kita lakukan sudah banyak memakan waktu di layar. Jika ditambah dengan journaling di media digital, ini membuatmu menambah screen time dan membuat mata menjadi lelah. 

pict by freepik.com

Memilih antara journaling di buku atau digital tergantung pada preferensi dan kebutuhan masing-masing. Keduanya juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Journaling di buku memberikan kekuatan emosional dan dapat mengistirahatkan mata dari layar elektronik. Sementara journaling digital menawarkan kemudahan akses, fleksibilitas multimedia, dan fitur keamanan. Sunners dapat memilih cara journaling yang mencerminkan kepribadian dan tujuanmu dalam membuat journal. Jadi, Sunners lebih suka journaling yang mana? Journaling di buku atau digital? Atau suka dua-duanya?

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 73
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?