WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Ini Cara yang Benar Menangani Mimisan

Beberapa orang kerap mengalami mimisan, baik orang dewasa maupun anak-anak. Mimisan adalah keluarnya darah dari hidung. Kok bisa keluar darah? Penyebab yang umum disebabkan oleh kondisi udara yang kering dan kebiasaan mengorek hidung. Hal tersebut menyebabkan pembuluh darah halus di dalam hidung pecah, sehingga terjadi pendarahan.

Penyebab Mimisan

Selain itu terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan mimisan yaitu

  • Cedera pada hidung
  • Membuang ingus terlalu kencang
  • Bentuk hidung yang bengkok akibat keturunan atau cedera
  • Penggunaan obat pelega hidung bentuk semprot secara berlebihan
  • Alergi
  • Flu 
  • Sinusitis kronis

Saat seseorang mengalami mimisan, darah dapat keluar dari pembuluh darah bagian depan atau belakang hidung. Mimisan yang berasal dari pembuluh darah bagian belakang disebabkan oleh hal-hal berikut

  • Masuknya benda asing
  • Benturan keras di kepala 
  • Tumor yang tumbuh di rongga hidung
  • Dampak dari operasi hidung
  • Hipertensi
  • Obat-obatan pengencer darah
  • Kondisi gangguan pembekuan darah

Jika mimisan terjadi selama lebih dari 20 menit atau disebabkan oleh cedera kepala segera periksakan diri ke dokter. Jika mimisan disertai dengan gejala anemia segera hubungi dokter agar ditangani lebih lanjut. 

Mimisan yang dialami anak berusia di bawah 2 tahun dan lansia juga perlu dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter agar mengetahui penyebab mimisan yang dialami.

Penanganan Mimisan

Saat mengalami mimisan usahakan tetap tenang dan jangan panic. Lakukan langkah berikut.

  • Duduk tegak dan jangan berbaring. Posisi duduk dapat mengurangi tekanan darah dalam hidung dan pendarahan dapat segera berhenti
  • Condongkan tubuh ke depan agar darah yang keluar tidak masuk ke tenggorokan
  • Tekan hidung selama 10-15 menit dan bernapas melalui mulut
  • Kompres dingin pangkal hidung untuk memperlambat pendarahan

Saat  mimisan berhenti, usahakan tidak membuang ingus, membungkuk, mengorek bagian dalam hidung, atau melakukan aktivitas berat selama 24 jam. Hindari rokok dan konsumsi minuman beralkohol. Tindakan tersebut dapat mencegah terjadinya iritasi hidung.

Jika cara di atas tidak efektif segeralah ke dokter agar dapat ditangani secara medis.

Hanifah Nur – PoliMedia Jakarta

Leave A Comment