WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Fakultas, Jurusan, Akreditasi, Kampus Merdeka: Berbagai Istilah Kampus yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Mulai Kuliah

Di zaman sekarang terkadang kita masih bingung bagaimana cara untuk memilih universitas dan jurusan yang akan kita ambil khususnya ketika kita akan lulus dari SMA/SMK. Untuk mencegah hal ini ada baiknya kita harus mengetahui apa itu jurusan dan universitas. Apa perbedaannya?? Mari kita bahas ….. 

Secara dari definisi fakultas merupakan bahasa serapan yang diambil dari Bahasa Belanda yaitu “faculteit”. Makna fakultas yaitu bagian administrasi atau divisi yang ada di perguruan tinggi yang di dalamnya terdapat beberapa jurusan atau program studi misalnya Fakultas Hukum, Fakultas Sastra, dll. Sedangkan untuk 

Universitas merupakan instansi pendidikan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan dalam berbagai rumpun ilmu. Misalnya, rumpun ilmu sains, humaniora, agama, ilmu sosial, ilmu terapan, dan rumpun ilmu lainnya. Universitas juga menyelenggarakan pendidikan vokasi, pendidikan akademik, dan pendidikan profesi. Universitas adalah instansi/lembaga yang menaungi berbagai fakultas. 

Dari definisi diatas dapat kita simpulkan bahwa jurusan adalah program yang akan kita ambil ketika kita akan memilih Universitas sebagai tempat kita untuk menuntut ilmu kembali dan mengasah kemampuan kita. Namun dalam hal ini tidak lagi sama seperti anak SMA/SMK, karena dalam konteks ini sudah berbeda dimana ketika menjadi mahasiswa kita sendiri yang akan belajar mandiri bagaimana menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab. Dalam tahap awal ketika akan memilih jurusan sering sekali mengalami kebingungan dalam memilihnya karena apa? Alasan yang paling utamanya yaitu karena minimnya pengetahuan kita tentang jurusan yang sudah tersedia di universitas yang akan dituju. 

Sebelum kita memilih jurusan dan universitas ada baiknya kita harus mencari tahu jurusan apa saja yang sudah tersedia disana dan bagaimana cara untuk mendaftar karena sekarang ini sudah banyak sekali jalur untuk masuk ke perguruan tinggi ada yang namanya jalur BEASISWA, SIBLINGS, BIDIKMISI, SNMPTN, SBMPTN, dan beberapa jalur lainnya yang dapat membantu kita lebih mudah untuk masuk ke perguruan tinggi. 

Terkadang karena kebingungan kita untuk memilih jurusan dan universitas setelah kita resmi menjadi mahasiswa dan telah mengalami masa Pendidikan kita baru sadar dan sering mengatakan bahwa jurusan yang sudah kita ambil bukan disini, keahlian yang kita punya juga bukan disini. Sehingga membuat kita menjadi kurang bersemangat dalam belajar karena banyak anak kuliahan yang mengalami hal seperti ini.  

Untuk mencegah hal itu terulang lagi kita harus bisa melakukan hal ini sebelum memilih jurusan dan universitas saat lulus yaitu:

1. Mengetahui minat dan bakat 

Mengetahui Minat Dan Bakat (unsplash.com/@airfocus)

Dalam hal ini kita harus memiliki minat dan bakat apa yang kita miliki selama SMA pastinya kita sudah memiliki mata pelajaran yang kita sukai misalnya Bahasa Inggris, olahraga dengan begitu kita bisa memilih Universitas yang menyediakan fakultas Bahasa Inggris ataupun olahraga dengan mudah tanpa harus bingung lagi.

2.Mengetahui kelebihan dan kekurangan

Mengetahui Kelebihan Dan Kekurangan (unsplash.com/@aaronburden)

Disini kita bisa menyeleksi diri kita bisa mengetahui kelebihan kita dengan berdasarkan bakat dan minat kita di mata pelajaran ketika kita memiliki kelebihan dalam berhitung misalnya mata pelajaran matematika, fisika, kimia kita akan lebih mudah memilih jurusan dan Universitas yang sesuai dengan kelebihan kita namun sebaliknya juga kekurangan kita juga harus kita sesuaikan dengan mata pelajaran supaya nantinya tidak ada kata salah jurusan, menyesal dan memilih untuk pindah jurusan ketika sudah resmi menjadi mahasiswa.

3.Memiliki cita-cita yang akan digapai 

Memiliki cita-cita yang akan digapai (unsplash.com/@bendavisual)

Cita-cita ada kaitannya dengan kuliah? Tentu saja sangat berkaitan karena ketika kita memiliki mimpi atau cita-cita yang akan digapai misalnya menjadi seorang guru kita harus mengambil jurusan yang ada kaitannya dengan keguruan yaitu di Universitas yang sudah tersedia dan kita juga harus menargetkan kita lulus 3-4 tahun.

4. Nilai akreditasi jurusan 

Nilai akreditasi jurusan (unsplash.com/@nguyendhn)

Apakah akreditasi sangat berkaitan dengan jurusan? Tentu saja sangat penting , berkaitan dan berpengaruh bagi kita karena ketika memilih jurusan yang memiliki akreditasi yang bagus (A, B) maka kita dengan mudah mencari pekerjaan ketika sudah lulus dari Universitas yang kita pilih. Dengan begitu kita akan dicari banyak orang yang memiliki skill dalam bidangnya. 

5. Sesuaikan biaya perkuliahan 

Sesuaikan biaya perkuliahan (unsplash.com/@alexandermils)

Ini adalah hal yang paling utama ketika ingin melanjutkan ke perguruan tinggi kita harus sesuaikan biaya jurusan yang kita ambil harus sesuai dengan perekonomian kita supaya tidak menghambat kita untuk melanjut ke perguruan tinggi. 

Dengan melakukan hal ini kita akan lebih paham dan mengerti bagaimana cara untuk memilih jurusan dan Universitas ketika kita sudah lulus dari SMA/SMK, selain itu ketika kita sudah resmi menjadi mahasiswa kita dapat mengasah skill kita dengan mengikuti berbagai kegiatan yang ada di kampus khususnya yang sekarang ini sedang berlangsung di setiap kampus yaitu Kampus Merdeka Belajar. Itu program apa?? manfaatnya apa?? Mari kita bahas supaya tidak bingung…..

Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil.

Ada juga Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, pada Pasal 18 disebutkan bahwa pemenuhan masa dan beban belajar bagi mahasiswa program sarjana atau sarjana terapan dapat dilaksanakan: 1) mengikuti seluruh proses pembelajaran dalam program studi pada perguruan tinggi sesuai masa dan beban belajar; dan 2) mengikuti proses pembelajaran di dalam program studi untuk memenuhi sebagian masa dan beban belajar dan sisanya mengikuti proses pembelajaran di luar program studi. 

Melalui Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, dapat menguntungkan mengikuti ini karena mahasiswa memiliki kesempatan untuk 1 (satu) semester atau setara dengan 20 (dua puluh) sks menempuh pembelajaran di luar program studi pada Perguruan Tinggi yang sama; dan paling lama 2 (dua) semester atau setara dengan 40 (empat puluh) sks menempuh pembelajaran pada program studi yang sama di Perguruan Tinggi yang berbeda, pembelajaran pada program studi yang berbeda di Perguruan Tinggi yang berbeda, dan pembelajaran di luar Perguruan Tinggi

 Tujuan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, program “hak belajar tiga semester di luar program studi” adalah untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Program-program experiential learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya. 

Dengan mengikuti kegiatan ini kita akan menambah pengalaman kita dengan melakukan dan mengikuti proses pembelajaran di luar kampus kita dan tentunya akan menemukan teman-teman baru yang dapat kita ajak untuk berbagi pengalaman. 

Teruntuk kamu Sunnersss….  Yang masih duduk di bangku SMA/SMK, mulai sekarang kamu harus mencari tahu jurusan dan Universitas apa yang akan kamu pilih nantinya setelah lulus dan sesuaikan dengan 5 point yang sudah ada supaya bisa membantu kamu dalam memilih dan tidak bingung.

By: Lois Ernike Hutabarat-Universitas Kristen Indonesia   

Leave A Comment