Majalah Sunday

Belajar Gaya Hidup Zero Waste: Yuk, Mulai dari Diri Sendiri!

Penulis: Alfira Damayanti Rahman – UNJ

Sunners! Kampanye Zero Waste sudah banyak dilakukan, mungkin kamu juga pernah melihat topik ini bersliweran di media sosial. Belajar gaya hidup Zero Waste. Yuk, mulai dari diri sendiri! untuk kualitas hidup dan lingkungan yang lebih baik.

Belajar Gaya Hidup Zero Waste

Sebelumnya kita pahami dulu pengertiannya, gaya hidup zero waste atau bebas sampah merupakan gaya hidup yang dilakukan dengan cara mengurangi sampah dari penggunaan produk sekali pakai dalam rangka menjaga lingkungan. Zero bukan berarti seratus persen gak pakai produk sekali pakai, karena ada beberapa produk seperti plastik kemasan, dan lain-lain yang tidak dapat dihindari penggunaannya. Namun dengan belajar menerapkan zero waste, kita jadi paham bagaimana produk tersebut bisa dimanfaatkan kembali dan tidak terbuang begitu saja.

Dalam gaya hidup zero waste terdapat 5 prinsip, Refuse (menolak), Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang) dan Rot (membusukan sampah).

Buat kalian yang belum familiar dengan gaya hidup zero waste mungkin akan pesimis dan merasa susah ketika harus menerapkannya. Padahal gaya hidup ini perlu dilakukan oleh semua kalangan, terutama anak muda. Iya kamu, gen Z si yang paling suka jajan. Boleh kok jajan, tapi kamu bisa banget mulai untuk menolak plastik sekali pakai ketika jajan (Refuse), kamu bisa bawa tempat makan atau wadah sendiri. Lebih baik lagi jika kamu membawa bekal ke sekolah. Selain tidak menimbulkan sampah, membawa bekal juga membuatmu lebih hemat dan sehat. Konsep zero waste ini sebenarnya juga sudah mulai dijalankan di beberapa sekolah, seperti melalui program memilah dan mendaur ulang sampah menjadi kerajinan dan sebagainya.

Gaya Hidup Zero Waste

Berikut beberapa langkah kecil untuk mulai belajar menerapkan zero waste demi hidup yang lebih baik!

Pertama, untuk mengurangi penggunaan produk sekali pakai kamu bisa memanfaatkan barang-barang yang ada untuk digunakan lagi. Contohnya adalah kebiasaan sederhana yang mungkin ibumu sering lakukan, yaitu menyimpan plastik keresek untuk digunakan kembali.

Kedua, beli secukupnya dan gunakan secukupnya. Kamu harus mulaiĀ berhati-hati ketika ingin membeli sesuat, baik makanan ataupun barang. Karena jika berlebih, akan menjadi sia-sia dan terbuang nantinya.

Ketiga, mulai memperhatikan sampahmu. Buanglah sampah pada tempatnya, dan kamu bisa memilah sampahmu sendiri.

Sunners! mungkin kamu merasa bahwa satu sampah yang kamu tinggalkan tidak akan memberikan dampak yang begitu besar. Nyatanya gak gitu~ sebagian besar sampah akan ditampung di TPA atau tempat pembuangan akhir, yang saat ini kondisinya sudah sangat kelebihan muatan sehingga tidak bisa lagi menampung sampah. Sebagian yang lain terkubur dalam tanah atau terbawa ke lautan sehingga menyebabkan alam tercemar.

Gaya Hidup Zero Waste

Kita juga harus melihat akibat dari pencemaran lingkungan dan perubahan iklim yang semakin drastis, kini Zero Waste bukan sekadar pilihan gaya hidup. Tetapi menjadi kewajiban kita untuk berkontribusi bagi lingkungan yang lebih baik untuk masa depan dan generasi selanjutnya.

Sebagai generasi muda, kita harus mulai peduli dari sekarang. Karena langkah kecil kita akan lebih baik daripada tidak pernah melangkah. Yuk mulai kurangi penggunaan plastik!

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 174
Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?