WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Bahaya Seks Bebas Bagi Remaja: Ketahui Dampak Negatif dan Cara Mencegahnya

Masa remaja memang memiliki rasa keingintahuan yang sangat tinggi terhadap sesuatu. Hal ini dikarenakan sebagai bentuk perkembangan dari masa anak-anak menuju ke masa dewasa. Rasa penasaran remaja terhadap perasaan seksual biasanya dipengaruhi oleh ketertarikan kepada lawan jenis. Namun, rasa penasaran terhadap seksualitas bisa menjadi pemicu salahnya pergaulan dalam remaja. Seks bebas menjadi salah satu penyebab dari salahnya pergaulan pada remaja. Maraknya kasus seks bebas yang terjadi pada remaja khususnya di Indonesia, menjadi masalah serius yang perlu ditangani. Pendidikan seks diperlukan untuk mencegah perilaku seks bebas karena minimnya pengetahuan remaja terkait alat reproduksi, dampak yang diakibatkan dari seks bebas, dan tanggung jawab atas perilaku dari seks bebas. Jika melakukan hubungan seksual perlu dilandasi oleh rasa tanggung jawab yang dimana usia remaja belum memiliki rasa tanggung jawab tersebut.

Sebenarnya apa, sih yang dimaksud dengan seks bebas?

Seks bebas adalah hubungan intim yang dilakukan oleh dua individu di luar hubungan pernikahan. Usia remaja yang melakukan seks bebas akan menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan seperti  terkena HIV (human immunodeficiency virus) dan PMS (Penyakit Menular Seksual). Selain itu, seks bebas di luar pernikahan bisa saja menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan sehingga mengakibatkan aborsi, putus sekolah, dan  rusaknya masa depan. Kehamilan di luar pernikahan tentunya memberikan dampak negatif seperti memberikan dampak sosial, fisik, dan psikologis. Apalagi jika kehamilan tersebut terjadi oleh perempuan yang masih berusia di bawah usia 21 tahun karena akan menyebabkan infeksi kandungan, kanker serviks, bayi lahir prematur, dan malnutrisi.

 

Faktor yang Mempengaruhi Seks Bebas Pada Remaja

Penyebab seks bebas oleh remaja biasanya dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal seperti pengaruh lingkungan yang buruk dan ketidakharmonisan keluarga. Hal lainnya yang menjadi penyebab seks bebas yaitu.

  • Faktor ekonomi yang rendah menyebabkan remaja mengalami putus sekolah sehingga orang tua tidak dapat membiayai anaknya untuk sekolah.
  • Kondisi keluarga yang tidak harmonis menyebabkan remaja melihat kekerasan dalam rumah tangga.
  • Orang tua yang tidak memperhatikan anaknya dan tidak memberikan pendidikan yang cukup mengenai dampak dari seks bebas. Anak akan menjadi tidak terarah dan bergerak sesuai dengan kemauannya sendiri.
  • Remaja berada di dalam pengaruh lingkungan yang buruk seperti sering menemukan tempat prostitusi, melakukan perjudian, dan memakai narkoba.
  • Penggunaan internet oleh remaja yang terlalu bebas sehingga sering mengakses konten pornografi dan melihat masuknya budaya luar antara hubungan laki-laki dengan perempuan yang tidak sesuai dengan norma dan perilaku masyarakat di Indonesia.
  • Tidak memiliki pengetahuan mengenai kesehatan alat reproduksi padahal memahami pengetahuan tersebut dapat menjauhkan remaja dari bahayanya seks bebas.

 

Mengapa Remaja Mudah Terpengaruhi oleh Seks Bebas?

Perlu dipahami bahwa dampak dari seks bebas memiliki risiko terhadap faktor kesehatan, psikologis, dan pendidikan pada remaja. Minimnya pengetahuan tentang dampak dari seks bebas menjadi salah satu alasan remaja melakukan perilaku seks tersebut.

  • Kehamilan di luar pernikahan menyebabkan permasalahan yang rumit dan kompleks bagi individu terutama pada remaja. Ketidaksiapan fisik dan pengetahuan terkait kehamilan akan meningkatkan kecemasan bahkan stres sehingga mempengaruhi janin yang ada di dalam kandungan. Kehamilan pada usia dini atau remaja memiliki risiko bayi akan lahir prematur. Selain itu, remaja yang tidak siap secara mental dan fisik terhadap kehamilan akan melakukan aborsi karena merasa malu dan depresi atas tindakannya sendiri.
  • Seks bebas bisa menularkan penyakit HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome).Bahayanya penyakit menular tersebut dapat merusak sistem kekebalan tubuh dan remaja akan mudah terkena penyakit-penyakit lainnya sehingga hal ini dapat berakibat fatal.
  • Dari sudut pandang agama, seks bebas merupakan perilaku menyimpang yang sangat dilarang dan bagi siapa yang melakukannya akan mendapatkan dosa berat.
  • Munculnya rasa menyesal dan bersalah karena merasa telah melanggar norma sosial dan agama yang dilarang untuk dilakukan. Remaja yang menyadari telah melakukan tindakan yang salah seperti seks bebas akan lebih rentan mengalami depresi dan merasa benci dengan dirinya sendiri.
  • Menurunnya motivasi belajar dan prestasi akademik karena kehilangan fokus dan lebih mementingkan apa yang disenangi.

Cara Menghindari Seks Bebas Pada Remaja

Setelah memahami dampak dari seks bebas, perlu dilakukan usaha pencegahan agar remaja tidak terjerumus ke pengaruh seks bebas. Ada beberapa cara agar risiko seks bebas dapat dihindarkan.

  1. Orangtua perlu melakukan pengawasan dan memberikan kasih sayang serta perhatian yang cukup agar remaja tidak terjerumus ke dalam lingkungan yang salah. Perhatikan komunikasi antara orangtua dengan anak karena kurangnya komunikasi secara intens akan mengakibatkan remaja menjadi pemberontak.
  2. Remaja perlu melakukan kegiatan positif di dalam maupun luar sekolah seperti mengikuti ekstrakurikuler sebagai bentuk penguatan terhadap pendidikan karakter. Ekstrakurikuler dapat memberikan perhatian kepada remaja sehingga remaja akan terhindar dari perilaku menyimpang seperti seks bebas.
  3. Pikirkan rencana masa depan yang baik dan terarah. Hal ini akan membuat remaja akan memikirkan terlebih dahulu sebelum bertindak untuk melakukan seks bebas karena bisa merusak masa depan. Selain itu, remaja akan berusaha untuk meraih apa yang diimpikan dan menjauhi perbuatan yang tidak baik.
  4. Pilihlah lingkungan pertemanan yang sehat karena bisa mempengaruhi pola pikir dan mempengaruhi kepribadian remaja. Lingkungan perteman yang sehat akan selalu memberikan energi positif sehingga remaja tidak akan merasa ikut-ikutan melakukan perbuatan yang tidak baik.
  5. Memperkuat ajaran agama, nilai, dan norma susila sebagai menangkal perilaku seks bebas. Dengan memperkuat ketiga hal tersebut, remaja akan dapat membedakan mana yang benar dan salah sehingga tidak terjerumus ke dalam perbuatan buruk.
  6. Pendidikan seks menjadi salah satu cara terbaik untuk mencegah seks bebas pada remaja karena mengajarkan edukasi seksual sejak dini bagaimana alat reproduksi bekerja dari lahir hingga dewasa nanti.

Sebagai generasi penerus bangsa, memahami dampak buruk dan cara pencegahan seks bebas merupakan hal yang wajib untuk dilakukan. Jangan sampai remaja terpengaruh oleh perilaku yang buruk sehingga dapat merusak masa depan mereka.

Yuk, mulai sekarang pandai untuk mengendalikan diri dan banyak membaca tentang edukasi seksual agar terhindar dari perilaku seks bebas.

 

Leave A Comment