WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

4 Cara Mencegah Prasangka Buruk

Di usia remaja memiliki prasangka buruk terhadap sesuatu atau seseorang merupakan hal yang lumrah dirasakan, sebab di usia rentan itu banyak pikiran-pikiran yang berlebihan serta beberapa faktor yang mempengaruhinya. Seperti rasa tidak percaya, perubahan sikap seseorang, trauma dimasa lalu sampai pada refleks diri sendiri tanpa punya penjelasan. Prasangka. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, berarti anggapan yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahuinya sendiri. Sedangkan buruk memiliki arti jahat atau tidak menyenangkan. Pengertian prasangka buruk yakni anggapan yang tidak menyenangkan mengenai sesuatu sebelum mengetahui kebenarannya. Perasaan tersebut tentu akan memperburuk keadaan jika terus didiamkan.

Jangan khawatir Sunners! Ada banyak cara mencegah prasangka buruk yang sedang dialami, berikut 4 cara yang bisa dilakukan:

 

1. Berpikir positif

Pada dasarnya prasangka buruk hadir karena kita terlalu berpikir negatif terhadap sesuatu atau seseorang melalui perubahan-perubahan yang dirasakan. Namun, tidak semua hal yang berubah itu berarti buruk. Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah berpikir positif,  sambil mencernah dan menggali kembali informasi. Dengan berpikir positif, kita hanya akan melihat kebaikan dari orang lain sehingga prasangka-prasangka tidak menyenangkan itu pelan-pelan akan hilang. 

2. Lengkapi informasi

Melihat dari pengertian prasangka yang punya arti anggapan yang belum diketahui kebenarannya. Hal inilah yang penting dilakukan yaitu, melengkapi informasi sebelum menuduh seseorang, menggali sendiri informasi yang akurat, dan tidak cepat termakan oleh tuduhan orang lain. Karena jika kita tidak memiliki informasi yang valid selamanya kita akan berprasangka buruk terhadap sesuatu atau seseorang tanpa sebab yang jelas. Tentu hal itu akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Mulai sekarang, ubahlah pola pikir curigaan sebelum tahu apa yang terjadi. Kemudian, komunikasikan kepada orang yang bersangkutan untuk menghindari kesalahpahaman informasi.

3. Perbanyak kegiatan 

Ketika prasangka buruk muncul salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan memperbanyak kegiatan yang bermanfaat untuk menekan pikiran tersebut. Cara yang sering dilakukan yaitu bersenang-senang dengan diri sendiri (me time), menghabiskan waktu bersama keluarga/teman, mengikuti kegiatan sosial yang dapat menjernihkan pikiran dari prasangka-prasangka tidak menyenangkan. Sampai pada waktu di mana kita lupa bahwa punya prasangka buruk terhadap sesuatu atau seseorang. Yang terpenting itu diri sendiri senang maka pikiran juga akan terbantu senang. 

4. Perluas pergaulan

Cara ini dapat diterapkan agar kita bisa memiliki pandangan dan wawasan luas mengenai apa yang sedang dirasakan. Dengan memiliki banyak teman dan sudut pandang kita bisa menyortir prasangka apa yang bisa dipikirkan lebih jauh dan mana yang perlu dihentikan. Saat kita memiliki banyak teman tentunya rasa toleransi terhadap perbedaan akan muncul dalam diri kita, dalam hal ini kita juga bisa meminta saran terbaik. Itulah kenapa memperluas pergaulan bisa menekan prasangka buruk yang dirasakan. 

             

            Keempat cara di atas dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari dalam jangka pendek dan jangka panjang nih Sunners! Jangan khawatir lagi ya jika punya prasangka buruk yang sulit dikontrol. Kurangi rasa curiga tanpa penyebab jika tidak ingin gelisah sendirian. Semangat Sunners!

Leave A Comment