WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

3 Tips Simpel Mengendalikan Overthinking Terhadap Pasangan

“Kamu sayang sama aku, tapi kenapa nggak berani unggah foto bareng aku? Apa kamu malu punya pacar kayak aku?”

“Kok baju kamu samaan sih dengan mantan gebetan kamu? Apa jangan-jangan aku hanya pelampiasannya aja?”

“Duh … dia kemana sih? Pesan yang aku kirimkan juga suka dilihat aja, apa aku udah gak penting ya bagi dia?”

Hai, Sunners! Adakah di antara kalian yang mengalami kasus tersebut? Bagaimana rasanya? Menyebalkan bukan? Tentunya menyebalkan dong, karena hal tersebut membuat seseorang uring-uringan atau yang biasa dikenal dengan istilah bad mood. Nah Sunners, jika kalian pernah mengalami hal seperti itu, artinya kalian sedang mengalami overthinking! Jadi, apa sih overthinking itu?

Lewah pikir atau paralysis analysis yang lebih dikenal dengan sebutan overthinking merupakan kondisi seseorang yang memikirkan permasalahan tanpa menemukan solusinya (buntu).

Kalau dalam istilah psikologi, kecenderungan ini disebut ruminasi. Ada banyak faktor penyebab overthinking  di antaranya karena stres, kebiasaan memendam sendirian ataupun membandingkan diri dengan orang lain. Umumnya sering kali terjadi pada hubungan asmara.

 

Tapi tahu gak sih, kalau kalian selalu mengkhawatirkan sesuatu secara berlebihan terhadap pasangan kalian, itu bisa membuat kalian terjebak pada lubang permasalahan. Hal tersebut terjadi karena kalian terlalu memikirkan sesuatu yang belum tentu terjadi dan mencari-cari apa sih penyebab permasalahannya sehingga kalian sendirilah yang terjebak dalam keraguan. Selain menimbulkan masalah yang tidak seharusnya, ternyata overthinking membuat pasangan merasa tidak nyaman, hilang kepercayaan dan sering menyebabkan pertengkaran. Akibatnya hubungan kalian bisa menjadi renggang dan yang terburuk adalah kandas di tengah jalan. Jadi, pasti kalian gak mau kan hal itu terjadi?

Tenang, kalian tidak perlu khawatir, kita punya 3 Tips Simpel Mengendalikan Overthinking Terhadap Pasangan.Simak penjelasan berikut ini:

1. Introspeksi Diri

Tips simpel yang pertama yaitu intropeksi diri.

Kenapa harus intropeksi diri? Karena dalam menjalin hubungan asmara, setiap orang memiliki sifat dan cara yang berbeda-beda. Bukan persamaan yang dipertahankan, melainkan perbedaan untuk saling melengkapi satu sama lain agar terciptanya kebahagiaan. Ada banyak hal yang bisa Sunners lakukan ketika sedang melakukan introspeksi diri, misalnya dengan meditasi atau mengenang kembali momen bersama pasangan yang sudah dilewati bersama. Dengan adanya introspeksi ini, Sunners dapat menenangkan diri dan pikiran sejenak untuk dapat mengendalikan pikiran-pikiran negatif yang muncul pada sebuah hubungan. Jadi, intropeksi diri itu penting, Sunners!

2. Komunikasi

Tips simpel yang kedua adalah berkomunikasi.

Sunners percaya tidak? Ternyata dengan berkomunikasi saja, kalian bisa mengetahui apa yang dimaksud dan diinginkan oleh pasangan kalian. Katakan apa yang ingin kalian ungkapkan kepada pasangan kalian, misalnya dengan mengungkapkan kemarahan, kebahagian, atau kecurigaan kepadanya. Perlu kalian ingat, jangan gunakan asumsi-asumsi yang bisa menurunkan kepercayaan terhadap pasangan, ya, Sunners. Hal itu akan mengakibatkan overthinking  yang tak kunjung usai. Cobalah untuk saling percaya satu sama lain.

3. Berpikir Rasional/Positive Vibes.

Tips simpel yang terakhir adalah dengan berpikir rasional.

Menurut Ratna Widia(2020:24) mengatakan bahwa “berpikir rasional akan mengarahkan kita pada sebuah rencana sedangkan overthinking   mengantarkan kita pada sebuah wacana.” Jadi, alangkah bijaknya jika kalian meminimalisir kebiasaan overthinking   dengan berpikir rasional. Meskipun kalian tahu, serapih apapun perencanaan yang kita buat akan selalu ada  potensi kegagalan. Dengan berbekal manajemen yang baik, maka semua rencana atau usaha dapat berhasil dengan sempurna dan tepat pada waktunya.

Nah Sunners, itulah 3 Tips Simpel Mengendalikan Overthinking   terhadap Pasangan. Tidak semua hal yang Sunners pikirkan tentang pasangan benar adanya, kuncinya ada kepercayaan. Lakukan yang terbaik sesuai dengan kata hati kalian dan yakinlah bahwa kalian sudah mencoba yang terbaik.

Penulis: Lidya Setia Ningsih – Universitas Negeri Jakarta

 

Leave A Comment