WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Trust Issue : Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Sumber gambar : Freepik

Hai, Sunners! Kalau kalian sedang mengalami masa trust issue artikel ini akan menjelaskan beberapa gejala, penyebab, serta cara mengatasinya agar kalian tidak merasa sulit hilang kepercayaan atau disebut dengan trust issue

Trust issue adalah masalah kepercayaan diri dengan ketakutan akan pengkhianatan, pengabaian, dan manipulasi. Banyak dari kita memiliki perasaan ini ; apakah kita sulit mempercayai pacar kita, atau sosok orang tua kita, atau teman kita. Kejadian di masa lalu yang tidak menyenangkan di masa lalu antara kita dengan seseorang; atau berasal dari peristiwa yang agak traumatis, terkadang membentuk krisis kepercayaan dalam diri kita. Menjadi sulit percaya pada orang lain.

Mungkin kalian pernah mengalami pengalaman serupa atau sama-sama traumatis, tetapi tidak yakin apakah itu menyebabkan masalah kepercayaan. Lebih persisnya, trust issue ini adalah masalah kepercayaan terhadap orang lain yang disebabkan oleh beberapa faktor; antara lain seperti luka dan penghianatan di masa lalu.

 

  • Gejala dan Tanda-tanda

 

Apabila mulai merasa tidak yakin dan sulit untuk percaya dengan orang disekitar. Hal ini biasanya timbul bersamaan dengan beberapa pikiran negatif seperti berasumsi bahwa orang orang ini cenderung akan mencelakakan. Sikap curiga yang berlebihan inilah yang biasanya menyebabkan timbulnya Trust Issue pada seseorang. Selalu berfikiran bahwa orang itu akan membawa kalian berdampak negatif.

 

  • Penyebab

 

Trust Issue berkembang sebagai hasil dari pengalaman di masa lalu atau bisa juga kemarin atau sekarang. Masa lalu, khususnya hubungan dengan orang tua, dapat memainkan peran yang sangat besar untuk mendekati kondisi seseorang dalam hubungan sosial saat ini. Jika seseorang mengalami pengkhianatan, pengabaian, atau ancaman bahaya ketika mereka masih anak atau remaja, dapat menyebabkan Trust Issue saat beranjak dewasa. Hal ini sesuai dengan teori ikatan sosial; dimana salah satu elemennya adalah kepercayaan. Sebenarnya faktor kuncinya bukanlah kejujuran intrinsik orang lain, tetapi kemampuan seseorang dalam memprediksi mereka secara sosial.

Semua orang mengalami masa lalu, namun sikap, penerimaan, dan kerentanan setiap orang berbeda. Bagi beberapa orang masa lalu dapat membekas terlalu dalam, dan tidak untuk sebagian orang. Demikian juga halnya dengan intensitas pengalaman masa lalu berbeda beda untuk masing masing orang. Peristiwa kehidupan traumatis juga dapat menyebabkan trust issue pada orang dewasa. Peristiwa kehidupan ini dapat mencakup; antara lain : Kecelakaan, Penyakit, Pencurian atau perusakan properti pribadi, Kehilangan orang yang dicintai, dll

 

  • Mengatasi Trust Issue

 

Hal penting pertama dalam mengatasi trust issue adalah dengan menyadarinya, bahwa yang dilakukan selama ini untuk memproteksi diri dari ketakutan dikhianati, atau disakiti justru akan mengganggu dan merusak tatanan hidup. Dengan demikian maka hal ini menjadi motivasi untuk berupaya melakukan langkah langkah dalam memperbaiki kondisi yang ada.

Memang tidak mudah, dan tetap ada kemungkinan akan melalui pengalaman yang menyakitkan lagi. Tapi harus menyadari bahwa itu merupakan bagian dari risiko. Ingatlah bahwa di antara orang yang menyakiti pasti lebih banyak lagi orang-orang yang menyayangi

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain :

  1. Terima risiko yang timbul karena belajar memercayai lagi. Tidak ada yang sempurna, kita bisa saja mengecewakan orang. Oleh karena itu, menempatkan kepercayaan pada seseorang tidak dapat disangkal akan menyebabkan dikecewakan di beberapa titik atau lainnya.
  2. Pelajari cara kerja kepercayaan. Kepercayaan tidak harus diberikan dengan bebas.ย 
  3. Ambil risiko emosional. harus melompat terlebih dahulu biarkan diri menjadi rentan dan berisiko dikecewakan untuk menciptakan hubungan yang sehat lagi.
  4. Hadapi ketakutan dan perasaan negatif lainnya yang dibangun di sekitar kepercayaan. Sangat penting bagi untuk mengakui pada diri sendiri mengapa takut dan apa yang takuti, sehingga dapat mencoba untuk melanjutkan.
  5. Coba dan percaya lagi. Jika gagal dan kembali ke kecenderungan tidak percaya, coba lagi. Percaya lagi. Tetaplah menempatkan diri di luar sana.

Penulis : Zahara Salsabila | PoliMedia

2 comments

  1. Desi purnama sari

    Saya Punya trauma Yang begitu sulit buat saya Lupakan.

Leave A Comment