WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Terjebak Masa Kecil: Menyembuhkan Luka Hati Karena Keluarga

Hai Sunners!!! Masa anak-anak adalah masa yang menyenangkan bukan? Masa transisi di mana anak-anak bermain sambil belajar tanpa harus memikirkan masalah hidup. Pada masa anak-anak ini, kasih sayang dari orang tua sangatlah dibutuhkan untuk membantu perkembangan anak.

Namun, bagaimana jika yang terjadi adalah sebaliknya? Anak tidak mendapatkan perhatian dari orang tua, anak yang dituntut dewasa  sebelum waktunya karena keadaan, anak yang harus menyaksikan pertengkaran orang tuanya tapi tidak bisa mencegah pertengkaran itu dan anak dijadikan sebagai tempat pelampiasan kekesalan orang tua. Kalau begitu, apa masih menyenangkan melalui masa anak-anak yang seperti itu? Pastinya tidak menyenangkan dan akan meninggalkan luka hati yang mendalam bagi anak hingga besar nanti. 

Sebagai anak, jika hal yang menyakitkan datang dari orang terdekat, apalagi itu dari orang tua kita sendiri, kita akan susah untuk melupakannya. Hal yang menyakitkan itu bisa membuat kita memiliki  trauma yang akan menghantui kita setiap waktu dan membuat kita sulit untuk mengobati luka itu. 

Tapi, apa bisa luka hati disembuhkan? Katanya dengan memaafkan bisa menyembuhkan luka hati. Ketika orang yang melukai hati kita meminta maaf dan kita bisa memberi maaf kepada orang itu akan membuat luka kita sembuh. Namun, jika luka hati itu berasal dari orang terdekat kita sendiri, apa akan semudah itu?  

Terus, bagaimana dong cara menyembuhkan luka hati karena masalah keluarga? Jadi ada 3 cara untuk mengobati luka hati karena keluarga nih, Sunners:

1. Berdamai dengan diri sendiri

silhouette of woman raising her right hand

Berdamai dengan sendiri merupakan hal yang penting dilakukan untuk menyembukan luka hati. Memang tidaklah mudah untuk berdamai dengan sendiri. Namun, kamu perlu berdamai dengan diri kamu sendiri dulu jika ingin sembuh dari luka hatimu.

Berdamailah dengan dirimu sendiri dengan cara minta maaf kepada diri kamu sendiri karena harus melalui masa yang menyakitkan itu. Kemudian, ucapkan terima kasih pada dirimu sendiri karena sudah kuat sampai titik ini, kamu bisa melewati dan bertahan meskipun luka yang kamu rasa sangatlah sakit.

Dan juga beranikan dirimu untuk  berbicara kepada orang tuamu tentang apa yang kamu rasakan dan apa yang masih mengganjal dalam hatimu. Katakan kepada mereka bahwa kejadian di masa kecil masih meninggalkan luka dalam hatimu. Dengan begitu kamu akan cukup kuat untuk mengobati luka hatimu dan perlahan kamu akan bisa sembuh dari luka lama itu.

2. Memaafkan mereka yang menyakitimu 

pink-petaled flower

Mengapa harus memaafkan? Memaafkan adalah salah satu cara untuk memulihkan luka hati meskipun tidak akan sembuh sepenuhnya. Meskipun begitu, memaafkan bukanlah perkara yang mudah untuk dilakukan bagi orang yang sudah terlalu sakit hati karena perlakuan orang kepada kita. Kita bisa memaafkan kesalahan orang lain namun, kita tidak bisa melupakan atau menghapusnya dari ingatan kita.

” Luka hati itu diibaratkan dengan menancapkan paku di dinding, kamu bisa mencabutnya tapi bekas pakunya tidak akan bisa hilang.” Sama halnya dengan luka hati, kamu bisa memberi maaf kepada orang yang melukai hatimu tapi tidak dengan menghapus luka yang pernah diberikan kepadamu.

Luka itu akan tetap membekas dalam ingatan walaupun sudah tidak sakit lagi. Jadi, dengan memaafkan orang yang memberimu luka hati dan berusaha menghilangkan rasa marah, rasa benci yang ada pada dirimu bisa membantumu untuk mengobati luka hatimu. 

3. Konsultasi ke Psikolog

person holding babys hand

Nah ini cara yang terakhir Sunners! Kalau kamu merasa bahwa sakit hatimu sudah tidak bisa kamu atasi karna sudah dalam tahap yang tinggi, kamu bisa konsultasi ke Psikolog. Kamu bisa menceritakan bahwa luka hati akibat masalah keluarga masih menghantuimu dan kamu sulit untuk mengobati luka itu. 

Ceritakan apa yang membuatmu sulit untuk berdamai dengan dirimu sendiri dan sulit memaafkan karena luka yang diberikan oleh orang tuamu bahkan, kamu masih merasa terjebak dengan masa lalu itu. Dengan begitu kamu akan bisa terlepas dan sembuh dari luka hati yang membebanimu akibat masalah keluarga dari masa lalu. 

 

Nah, itulah tiga cara untuk mengobati luka hati karena keluarga. Sulit ya, tapi mustahil tidak, Sunners. Dengan meyakini kamu bisa sembuh dan kamu memiliki kemauan untuk sembuh dari luka hati yang menghantuimu, kamu pasti sembuh. Karena itu, berdamai dengan diri sendiri dan memaafkan mereka (orang tua) yang menyakitimu adalah cara healing yang paling tepat. Namun, jika itu terlalu sulit untukmu, kamu bisa mencoba point yang ketiga. 

Dan juga mau ngingetin nih,  Sunners. Mulai sekarang mari berhenti untuk membenci atau menyakiti orang lain yuk, maupun itu keluarga, teman dan pacar. Mari tanamkan dalam diri sendiri untuk mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Jangan mendendam karena itu hanya akan membebani dirimu sendiri. Semoga membantu ya, Sunners. 

” Don’t let the sun go down on your anger. That is, the night must also be completed. “

Penulis: Anjelia Panggabean, Universitas Kristen Indonesia

 

 

Leave A Comment