WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Takut Self Diagnose? Kapan Waktu yang Tepat Konsultasi ke Psikolog?

Self diagnose adalah saat dimana seseorang mendiagnosa bahwa diri mereka sendiri mengidap suatu penyakit atau gangguan berdasarkan  pengetahuan atau informasi yang diperoleh secara mandiri.

Dengan self diagnose, secara mental kalian dapat mengalami kekhawatiran atau kecemasan. Selain itu, kalian juga mungkin saja salah meminum obat atau salah metode pengobatan yang bisa memperburuk kondisi kesehatan. Untuk itu, daripada mendiagnosa diri sendiri akan lebih baik jika kamu mempertimbangkan untuk konsultasi dengan orang yang lebih profesional.

Untuk masalah penyakit mental, self diagnose lebih sulit dilakukan karena penyakit atau gangguan yang dirasakan tidak dirasakan secara fisik. Terlebih dengan stigma negatif yang berkembang di masyarakat mengenai orang yang pergi ke psikolog  serta biaya ke psikolog yang dirasa kurang terjangkau bagi masyarakat, membuat kebanyakan orang hanya memendam masalah mereka sendiri dan enggan untuk mencari bantuan professional. Beberapa orang yang merasa memiliki ciri-ciri gangguan mental pun terkadang masih merasa bingung apakah perlu pergi ke psikolog atau tidak. Jadi sebenarnya kapan seseorang harus berkonsultasi pada psikolog? Berikut ini penjelasannya:

  • Masalah Terasa Semakin Mengganggu dan Terjadi Penurunan Performa

Kamu dapat memperhatikan seberapa intens reaksi kamu terhadap suatu masalah. Gejala lain yang perlu diamati adalah putus asa, susah tidur, cemas berlebihan, kehilangan nafsu makan atau justru ingin makan terus, sakit kepala dan sakit perut tanpa penyebab yang jelas, serta menarik diri dari orang-orang di sekitar Anda. Apalagi kalau reaksi ini sudah berlangsung lebih dari dua minggu lamanya.

  • Semua Hal Terasa Penuh Tekanan

Merasakan kegelisahan atau cemas memanglah wajar. Namun, saat perasaan tersebut mulai terasa mengganggu hingga berpengaruh terhadap rutinitasmu, Kamu jadi susah fokus ketika belajar, kamu tidak merasakan kebahagiaan lagi ketika melakukan hal-hal yang biasanya kamu suka dan hubunganmu dengan orang lain terasa memudar, itulah saatnya kamu mencari bantuan.

  • Mencari Pelampiasan yang Tidak Sehat

Dalam menghadapi permasalahan atau perasaan yang kita rasa sangat berat, sering kali kita mencari pelarian atau pelampiasan untuk menekan perasaan tersebut. Tidak sedikit dari orang-orang melampiaskannya pada hal yang negatif. Daripada melampiaskan pada hal negatif akan lebih lebih baik kita mencoba bercerita pada orang terdekat atau mencari bantuan profesional.

  • Orang-orang di Sekitarmu Merasa Khawatir 

Saat mengalami gangguan atau penyakit mungkin kamu merasa baik-baik saja. Namun orang di sekitarmu bisa saja memiliki pendapat berbeda karena melihat perbedaan pada dirimu. Pendapat dari orang lain tersebut dapat kalian gunakan untuk menilai kondisi kalian.

 

 

Penulis: Conny Febrina – Institut Bisnis Nusantara

Leave A Comment