WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Merasa Moody dan Kurang Produktif Saat Bulan Ramadhan? Hati-Hati Terindikasi SAD!

Hai Sunners! Bagaimana hari-hari di awal bulan puasamu? Apakah kamu merasa bersemangat menjalani hari-harimu atau justru kamu merasa sejak menjelang Ramadhan moodmu malah menjadi suram dan akhirnya membuatmu merasa kurang produktif saat menjalani hari? Jika kamu merasakan opsi yang kedua berhati-hatilah karena kemungkinan kamu terindikasi SAD. Apa itu SAD? Yuk simak pembahasannya di bawah ini.

Seasonal Affective Disorder (SAD) atau yang disebut juga gangguan afektif musiman adalah salah satu jenis depresi yang mempengaruhi mood seseorang pada periode waktu yang sama dan berulang setiap tahunnya. Meskipun SAD biasanya lebih sering terjadi di negara yang memiliki subtropis dan paling umum terjadi di musim dingin, tetapi tidak menutup kemungkinan kalau SAD juga terjadi di negara tropis dan terjadi di musim panas di mana cahaya matahari sedang terik seperti bulan Ramadhan.

Lalu apa saja sih gejala dari SAD ini? Gejala SAD sendiri bervariasi dari gejala ringan hingga berat. Gejala ringan atau gejala umum yang sering terjadi adalah perubahan mood saat periode waktu gangguan itu berlangsung, merasa tertekan dan cemas sepanjang hari, serta mengalami masalah dengan nafsu makan dan pola tidur. Sedangkan gejala berat biasa dicirikan mulai dari kehilangan minat, terus-menerus memiliki pikiran yang negatif (seperti self-harm atau bunuh diri) hingga kurang produktif yang kemudian mengganggu aktivitas orang yang mengalami SAD tersebut.

Selain itu, Mimin punya beberapa tips nih untuk membantu meringankan gejala ringan saat mengalami SAD. Pertama, usahakan untuk tetap aktif dan menyempatkan diri untuk keluar di pagi hari sekitar satu jam, percaya atau tidak cahaya matahari di pagi hari dapat membuat diri dan suasana hatimu lebih baik lho! Kedua, cobalah untuk sesering mungkin berinteraksi secara langsung dengan orang di sekitarmu karena interaksi tersebut dapat mengalihkan pikiran negatifmu. Dan yang terakhir, dalam beberapa kasus SAD biasanya merasakan ingin memakan lebih banyak yang mengandung karbohidrat atau justru kehilangan selera makan, usahakan ketika kamu merasakan gejala ini imbangi juga makananmu dengan sayuran dan buah-buahan dan atur pola makan secara teratur.

Nah, itu dia penjelasan mengenai SAD yang bisa saja kamu alami saat bulan Ramadhan. Perlu digarisbawahi, jika kamu memiliki beberapa ciri di atas jangan buru-buru self-diagnosis ya, Sunners! Dan jangan khawatir kalau kamu memang sedang mengalami SAD, umumnya gejala ringan SAD akan membaik dengan sendirinya kok ketika periode waktunya telah berlalu. Namun, jika gejalanya terasa mulai mengganggu aktivitasmu, segera konsultasikan keluhanmu tersebut dengan psikolog terdekat dan terpercaya.

Alda Alviani
Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta

Leave A Comment