WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Mengenal 3 Bentuk Self-harm

Hallo Sunners!! Setelah kemarin sudah membahas tentang apa itu self-harm dan cara mengatasinya, sekarang kita bahas yuk bentuk-bentuk self-harm. 

Mengulas Kembali sedikit, self-harm adalah tindakan dengan sadar menyakiti diri sendiri pada bagian tubuh tertentu. self-harm, atau kadang juga disebut dengan self-injury, biasanya bukanlah tindakan untuk bunuh diri. Biasanya dilakukan dengan cara menyayat tubuh, menggoreskan tubuh, menjambak, dan memukul diri sendiri, bagi seseorang yang terkena self-harm hal tersebut dapat membantunya dan mengekspresikan perasaan yang tidak dapat diungkapkan.

Nah, sekarang mari mengetahui tentang 3 bentuk self-harm. 

1.Major Self Mutilation

Self-harm yang tergolong parah/extreme, sampai berdampak kerusakan organ tubuh yang tidak bisa diperbaiki atau rusak permanen. Contohnya yaitu membakar diri & mencederai tubuh dengan menabrak diri ke benda keras. Biasanya dilakukan oleh seseorang yang menderita psikosis.

2.Stereotype Self Mutilation 

Self-harm yang tergolong menyakiti diri lebih ringan, tetapi sering dilakukan berulang-ulang dan bisa juga berdampak fatal. Contohnya yaitu membenturkan kepala ke tembok, mengiris pergelangan tangan, menjambak rambut, dan masih banyak lagi.

3.Superficial Self Mutilation

Self-harm yang tergolong sangat wajar dan ringan, bahkan banyak yang melakukannya tanpa sadar. Contohnya yaitu menggigit kuku saat grogi, memencet jerawat, atau diet yang berlebihan. 

 

Nah, untuk itu solusi kita yang berada di sekitar pelaku Self-harm yaitu jaga perkataan, karena bisa sangat mempengaruhi untuk pulih atau memperburuk kondisi mereka. Mulai peduli, dorong mereka dengan melakukan hal positif.

Dan untuk kamu pelaku self-harm, jangan biarkan luka hati dan perasaanmu membekas di kulitmu mari sayangi diri sendiri, jangan malu untuk meminta bantuan kamu berhak mendapatkan pertolongan, banyak yang bersedia untuk membantu dan mendengarkan ceritamu kok. 

 

Penulis : Fildzah Putri Amalia, Politeknik Negeri Media Kreatif

Leave A Comment